October 08, 2016

Makalah jaringan internet


Judul: Makalah jaringan internet
Penulis: Eva Fila Rosalina




Makalah untuk memenuhi nilai tugas Mata Kuliah Komputer dan Masyarakat
Disusun oleh:
Alprian Stevanus 2011 43500
Eva Fila Rosalina2011 43500 277
Imam Syaiful2011 43500
Rega Mahera2011 43500
Risky2011 43500
Kelas: R6B
Program Studi Teknik Informatika
Fakultas Teknik, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Indraprasta PGRI
JAKARTA
BAB I
PENDAHULUAN
Jaringan komputer merupakan sistem terhubung atas komputer dan perangkat jaringan yang bekerjasama dalam suatu tujuan untuk bisa berkomunikasi, akses informasi, dan juga nernagi sumber daya. Internet merupakan jaringan komputer yang ruang lingkupnya global atau mendunia. Internet memiliki arti yang cukup luas dimana kata internet itu sendiri merupakan singkatan kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer di seluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP), sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu komputerisasi maupun telekomunikasi.
Sejarah internet dimulai pada tahun 1969, Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam proyek ARPA – ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) melakukan demonstrasi bagaimana melakukan komunikasi jarak jauh (jarak tak terhingga) melalui saluran telepon menggunakan hardware dan software komputer berbasis Sistem Operasi UNIX. Pada proyek ARPANET tersebut, setelah dirancang bentuk jaringan dengan standarisasi kehandalan dan seberapa besar informasi dapat dipindahkan untuk saling berbagi, maka terbentuklah sebuah protokol baru yang dikenal dengan TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protokol).
Pada awalnya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja diantaranya yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah, menjadi jaringan secara terpadu. Lalu pada bulan Oktober 1972, ARPANET diperkenalkan secara umum dan tidak lama kemudian berkembang sangat pesat di seluruh wilayah sampai ARPANET kesulitan dalam mengaturnya. Kemudian ARPANET dipecah menjadi dua bagian, yaitu MILNET untuk keperluan militer dan ARPANET yang lebih kecil untuk keperluan non-militer. Seiring waktu gabungan antara kedua jaringan tersebut dikenal masyarakat luas dengan nama DARPA Internet dan kemudian disederhanakan lagi menjadi Internet seperti yang sekarang ini kita kenal. Istilah internet pertama kali digunakan pada tahun 1982 dengan perkembangan name server yang memungkinkan para pengguna dapat terhubung kepada suatu host tertentu.
Internet terus berkembang dengan sangat pesat dan membuat penggunanya semakin bertambah. Hal ini juga didukung denga berbagai layanan yang bisa didapatkan baik dalam mengakses informasi dari berbagai situs, komunikasi live chat, email gratis, dan berbagi data secara langsung menggunakan software dan tools tertentu atau menggunakan File Transfer Protocol (FTP).
BAB II
JARINGAN INTERNET
Jenis-Jenis Jaringan
Berdasarkan Area
Local Area Network (LAN)
LAN merupakan suatu jenis jaringan komputer yang mencakup wilayah lokal yaitu ruangan (10 s/d 100 meter), gedung (100 s/d 1.000 meter), dan kampus (1.000 s/d 10.000 meter). Dalam jaringan ini menggunakan berbagai perangkat jaringan yang cukup sederhana dan populer, seperti menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair), Hub, Switch, Router, dan lain sebagainya. Contoh dari jaringan LAN seperti komputer-komputer yang saling terhubung di sekolah, perusahaan, Warnet, maupun antar rumah tetangga yang masih mencakup wilayah LAN.
Keuntungan dari penggunaan jenis jaringan komputer LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer lebih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari penggunaan Jenis Jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
Metropolitan Area Network (MAN)
MAN merupakan jenis jaringan komputer yang lebih luas dan lebih canggih dari jenis jaringan komputer LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena jenis jaringan komputer MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya (10.000 s/d 100.000 meter). Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall modern yang saling berhubungan antar kota.
Keuntungan dari jenis jaringan komputer MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.
Kerugian dari jenis jaringan komputer MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.
Wide Area Network (WAN)
WAN merupakan jenis jaringan komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada jenis jaringan komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringan WAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai jenis jaringan komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari jenis jaringan komputer WAN (100.000 s/d 1juta meter dan 1juta s/d 10juta meter). Jaringan WAN biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.
Keuntungan jenis jaringan komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari jenis jaringan komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.
Kerugian dari jenis jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.
Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia yang cakupannya di atas 10juta meter. Internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia sehingga komunikasi dan transfer data atau file menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai jenis jaringan komputer beserta topologi dan tipe jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.
Keuntungan dari jenis jaringan internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat, penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh penghasilan
Kerugian dari jenis jaringan internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.
Wireless (Tanpa Kabel)
Wireless merupakan jenis jaringan komputer yang menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.
Keuntungan jenis jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan kabel jaringan.
Kerugian jenis jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.
Berdasarkan Media Penghantar
Wire Network
Jaringan komputeryang menggunakan kabel sebagai media penghantar. Kabel yang umum digunakan memiliki bahan dasar tembaga dan serat optik (MAN/WAN).
Wireless Network
Jaringan komputer yang menggunakan media gelombang radio atau cahaya infrared. Frekuensi yang digunakan biasanya frekuensi tinggi yaitu 2,4 GHz dan 5,8 GHz.
Berdasarkan Fungsi
Client Server
Jaringan komputer yang menggunakan salah satu (atau lebih) komputer sebagai Server dan lainnya sebagai Client.
Peer to Peer
Jaringan komputer dimana setiap komputer dapat berfungsi sebagai Server sekaligus Client. Setiap komputer dapat menerima dan memberikan hak akses dari/ke komputer lain.
Topologi Jaringan
Topologi adalah suatu aturan bagaimana menghubungkan komputer secara fisik dan pola hubungan antara komponen-komponen yang berkomunikasi. Ada dua jenis topologi yaitu topologi fisik dan topologi logika. Topologi Fisik berkaitan dengan bentuk jaringan, perangkat, dan instalasi jaringan. Topologi Logika berkaitan dengan bagaimana data mengalir dalam topologi fisik. Terdapat 3 (tiga) topologi utama yang menjadi dasar bagi topologi lain:
Topologi Bus

Menggunakan perangkat jaringan atau network Interface card (NIC) yang dikenal dengan ethernet.
Penghubung semua peralatan jaringan (device) adalah sebuah kabel backbone (kabel utama) untuk transmisi data.
Kabel yang digunakan berjenis coaxial (RG-58 / RG-59) dan menggunakan shield.
Ujung kabel backbone harus ditutup dengan terminator.
Jika kabel backbone rusak atau terputus maka jaringan mati total.
Jika satu node crash tidak menyebabkan jaringan lumpuh.
Pengiriman data menggunakan metode Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection (CSMA/CD) baseband.
Data mengalir bolak balik (dua arah), sehingga sering terjadi collision (tabrakan data).
Sederhana, hemat biaya, dan mudah diimplementasika dalam jaringan berskala kecil.
Diimplementasikan pada 10Base-2 dan 10Base-5, yang dapat mengangkut data 10Mbps
Topologi Ring

Menggunakan kabel backbone untuk transmisi data.
Kabel yang digunakan berjenis twisted pair.
Ujung kabel backbone akan dihubungkan dengan node pertama sehingga membentuk cincin atau lingkaran tertutup.
Jika node crash maka jaringan akan lumpuh.
Pengiriman data menggunakan metode token passing scheme dan dilakukan secara bergantian pada satu arah saja.
Tidak ada pengiriman pesan ke alamat broadcast sehingga tidak terjadi tabrakan data sehingga performa jaringan relatif stabil.
Rumit, relatif mahal jika diimplementasikan dalam jaringan berskala kecil.
Topologi Star

Menggunakan sentral berupa hub atau switch
Kabel yang digunakan berjenis coaxial, UTP, dan STP yang menghubungkan masing-masing node dengan hub
Jika salah satu node putus, jaringan tetap berfungsi
Jika hub atau sentral rusak maka jaringan lumpuh
Pengiriman data menggunakan metode CSMA/CD base band
Data mengalir dua arah
Sering terjadi tabrakan data namun lalulintas data masih dapat diatur oleh switch
Relatif lebih mahal namun proses instalasi mudah dan dapat diimplementasikan pada jaringan berskala kecil atau besar.
Beberapa topologi lain:
Topologi Tree

Topologi Mesh

Tipe Koneksi Internet
Ada berbagaimana macam tipe koneksi ke internet, baik yang mengunakan kabel (wire) maupun yang tanpa kabel (wireless).  Hal itu didukung dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat menghubungkan komputer kita dengan internet melalui berbagai cara, adapun tipe-tipe koneksi sebagai  berikut:
Tipe Koneksi Internet dengan Kabel
Dial-Up (Kecepatan Akses Internet Dial-Up Melalui Jalur PSTN)
Jika di rumah sudah terpasang saluran telepon dan kita memiliki komputer maka kita dapat terkoneksi dengan internet. Cara menghubungkan komputer kita ke internet menggunakan kabel telepon biasa atau lebih sering disebut dengan dial up. Dial-up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) yaitu cara kita terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan telephone reguler (PSTN), contohnya adalah "Telkomnet Instan" dari ISP Telkom.
Dial-up Connection ini pada umumnya digunakan oleh pribadi-pribadi yang menginginkan untuk mengakses Internet dari rumah. Komputer yang digunakan untuk dial-up pada umunya adalah sebuah komputer tunggal (bukan jaringan komputer). Kecepatan akses internet menggunakan dial up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 kilo byte persecond (kbps).
ADSL (Kecepatan Akses Internet-ASDL)
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s, Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps. Untuk line rate 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.
LAN (Kecepatan Akses Internet-LAN)
Salah satu cara untuk terhubung ke internet adalah dengan menghubungkan komputer Anda ke jaringan komputer yang terhubung ke internet. Cara ini banyak digunakan di perusahan, kampus-kampus, dan warnet-warnet. Sebuah komputer yang dijadikan server (komputer layanan) di hubungkan ke internet. Komputer lain di jaringan tersebut kemudian dihubungkan ke server tersebut. Biasanya komputer yang berfungsi sebagai server dihubungkan dengan sebuah Internet Service Provider (ISP) melalui kabel telepon atau melalui antena. Sedangkan untuk menghubungkan komputer ke komputer server dilakukan dengan menggunakan kartu LAN (LAN Card) dan kabel koaksial (UTP).
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.
TV Kabel (Kecepatan Akses Internet)
Jaringan TV kabel untuk menghubungkan komputer ke internet telah banyak digunakan. Televisi kabel dinilai cocok terutama untuk pengguna internet dari kalangan keluarga (rumah tangga). Kelebihan mengakses internet dengan menggunakan jaringan TV kabel dapat mengakses internet setiap saat dan bebas dari gangguan telepon sibuk.
Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).
Di dalam jaringan rumah, kabel dari "TV kabel" menggunakan kabel koaksial dan dipasang sebuah "pemisah saluran" (splitter) kabel. Setelah kabel dari jaringan (cable network) melewati splitter, kabel tersalur dalam dua saluran, satu ke TV dan satu lagi ke modem kabel. Dari modem kabel baru menuju kartu ethernet dan kemudian ke komputer.
Tipe Koneksi Internet Tanpa Kabel (Wireless)
GPRS (Kecepatan Akses Internet-GPRS)
Kebutuhan industri akan komunikasi bergerak menyebabkan GPRS menjadi salah satu teknologi komunikasi data yang banyak digunakan saat ini. GPRS adalah kepanjangan dari General Packet Radio Service yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile).
Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) Internet. Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook, dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
Software yang dipergunakan
Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.
3G (Kecepatan Akses Internet-3G)
3G adalah singkatan dari istilah third-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:
Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.
Jaringan 3G tidak merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Jaringan Telepon Telekomunikasi selular telah meningkat menuju penggunaan layanan 3G dari 1999 hingga 2010. Jepang adalah negara pertama yang memperkenalkan 3G secara nasional dan transisi menuju 3G di Jepang sudah dicapai pada tahun 2006. Setelah itu Korea menjadi pengadopsi jaringan 3G pertama dan transisi telah dicapai pada awal tahun 2004, memimpin dunia dalam bidang telekomunikasi.
4G (Kecepatan Akses Internet-4G)
4G adalah singkatan dari istilah fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada standar generasi keempat dari teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dan 2G. Sistem 4G menyediakan jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik, contohnya telpon pintar dan laptop menggunakan modem usb.
Sistem 4G menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau.
Wifi (Kecepatan Akses Internet-WiFi)
Teknologi sambungan komunikasi tanpa kabel dikenal dengan istilah Wirelless Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan "Kebebasan" karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda "Wi-Fi Hot Spot". Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan, tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.
Program-Program Aplikasi Internet
Internet sebuah jaringan komputer memerlukan beragam program-program aplikasi agar penggunaan internet dapat tepat guna. Tersedia banyak tipe program-program aplikasi yang kian hari kian banyak dan variatif jumlahnya. Berikut beberapa program aplikasi internet populer berdasarkan kategori dan fungsinya.
Web browser
Web browser adalah program aplikasi yang digunakan untuk menampilkan halaman world wide web (www). Web browser saat ini kemampuannya sudah demikian canggih dan aplikasi penggunaanya juga bertambah luas. Penggunaan web browser saat ini tidak hanya sebatas menampilkan sebuah alamat URL (situs) saja, namun juga dapat digunakan sebagai webmail, chatting, blog, main games, dan lain-lain.
E-Mail Client
E-Mail Client adalah sebuah program yang digunakan untuk membaca dan mengirim e-mail. Ciri khusus dari E-mail client adalah kita dapat mendownload pesan terlebih dahulu ke dalam komputer kita, memutuskan koneksi internet, dan baru kemudian membaca pesan secara offline (koneksi internet tidak tersambung), hal ini berbeda apabila kita menggunakan webmail yang mengharuskan kita memiliki koneksi internet secara terus-menerus.
Internet Relay Chat (IRC)
IRC adalah salah satu jenis program chat yang paling tua, untuk dapat melakukan komunikasi chat menggunakan IRC, seseorang harus menggunakan program seperti IRC, atau masuk ke sebuah web yang memiliki fitur java. Di dalam IRC seseorang melakukan chat di dalam channel yang terdapat di dalam server tersebut.
Instant Messenger
Instan messenger adalah sebuah program komunikasi secara cepat dan langsung oleh dua orang atau lebih dalam jaringan internet. Program Instant Messenger belakangan ini amat marak dan mengalami kemajuan yang pesat. Komunikasi yang dapat dilakukan menggunakan program Instant messenger tidak saja sebatas teks, namun juga sudah dapat menggunakan suara dan bahkan video.
P2P
P2P adalah kependekan dari peer to peer. Prinsip kerja dari P2P adalah membuat koneksi secara langsung atara satu computer dengan computer lain tanpa melibatkan server tertentu. Program P2P berguna untuk tujuan file sharing seperti MP3, video, gambar, dan lain-lain. Program P2P pertama adalah Napster yang kasusnya cukup heboh dan mendapat tantangan hebat dari kalangan industry music perihal pelanggaran hak cipta lagu. Saat ini ada banyak program sejenis P2P yang menawarkan beragam kemampuan untuk melakukan fungsi file sharing.
Download Manager
Download Manager adalah sebuah program yang khusus dirancang untuk mendownload file dari internet. Menggunakan program download manager untuk melakukan download file sangat nyaman, seperti dapat memantau proses download secara rapi, dapat mendownload file lebih cepat karena umumnya program download manager memiliki kemampuan mencari site mirror otomatis dan terakhir kita dapat melanjutkan download file apabila terhenti di tengah jalan tanpa memulai dari nol lagi.
Internet TV dan Radio
Menyaksikan siaran televisi dan radio dewasa ini dapat kita lakukan via internet. Internet memiliki jangkauan yang amat luas dibandingkan penyiaran konvensional. Siaran televisi dan radio di banyak negara dapat kita tonton dan dengar secara langsung dengan hanya memilih dari daftar channel yang ada. Perlu diperhatikan untuk dapat menonton siaran TV secara baik, maka diperlukan koneksi internet yang cepat.
Pemanfaatan Media Elektronik, Website/Situs, dan Aplikasi Internet
Pemanfaatan Media Elekronik
Pembacaan berita melalui media elektronik saat ini merupakan hal yang selalu ada dalam setiap stasiun televisi. Apalagi saat ini acara berita sangat dicari oleh masyarakat. Bahkan beberapa stasiun televisi telah menayangkan acara berita selama 24 jam penuh dan menghapus berbagai acara-acara lain seperti hiburan, film, dan lain-lain.
Tentunya dengan keadaan semacam ini, pihak pengelola stasiun televisi harus mengolah akal lebih banyak agar acara berita yang ditayangkan tidak membosankan. Karena itulah saat ini berita tidak hanya ditayangkan dengan memberikan liputan semata tetapi berita juga disampaikan melalui berbagai macam acara lain seperti diskusi, debat, obrolan interaktif, dan berbagai macam model penayangan berita lainnya. Jauh berbeda dengan dulu, dimana tayangan berita hanya menampilkan liputan semata dan laporan langsung dari TKP yang hanya sesekali saja.
Tapi ada hal lain di balik berbagai variasi berita yang ada semacam ini, yakni pemanfaatan cara tersebut oleh beberapa orang atau kalangan untuk kepentingan tertentu. Khusunya di acara debat, diskusi, dan obrolan interaktif, akan selalu didatangkan narasumber-narasumber yang kesemuanya ahli dalam bidangnya, dan untuk beberapa kategori masalah yang sama, narasumber yang didatangkan pun juga hampir selalu sama.
Dengan diundang sebagai narasumber dalam acara semacam ini, tentunya kesempatan berbicara di muka umum menjadi lebih lebar. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa acara-acara semacam ini telah menjadi ajang untuk menorehkan citra-citra tertentu pada orang ataupun kelompok tertentu.
Selain dimanfaatkan sebagai jalan untuk menyematkan citra-citra tertentu pada beberapa orang atau kelompok, acara berita saat ini juga dimanfaatkan guna meraih nilai-nilai lebih pada pandangan masyarakat. Dengan penilaian lebih, tentunya akan memuluskan jalan untuk berpolitik. Karena dengan penilain yang lebih dukungan pun akan mengalir lebih deras. Dan popularitas yang diraih akan membuat dukungan mengalir tidak hanya dari satu atau beberapa golongan bahkan dukungan akan datang dari berbagai golongan.
Media elektronik juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang nyatanya sangat efektif. Kebanyakan pelajar dan masyarakat pada umumnya, akan lebih cepat dan mudah menyerap informasi yang diberikan melalui media elektronik ketimbang melalui buku. Media elektronik juga terus berkembang dengan sangat variatif, mulai dari media elektronik konvensional berupa kaset rekaman pengajaran dan program TV pendidikan, media elektronik berbasis komputer seperti CD, CD MP3, vcd, dvd, serta media elektronik berbasis internet seperti e-news, e-Journal, e-Book, e-Consultant, Chatting, Newsgroup, dan lain sebagainya.
Pemanfaatan Wesite/Situs
Dengan pesatnya perkembangan pengguna internet di dunia saat ini, terutama di indonesia. Segala macam kebutuhan bisa didapat di sini, terutama kebutuhan informasi baik domestik maupun internasioan.Mulai dari jual/beli/sewa, mencari lowongan kerja, promosi bisnis, kirim email, serta berburu berita seputar sosial-politik-ekonomi dan keuangan. Dengan adanya mesin pencari atau sering disebut dengan istilah search engines, misalnya google, yahoo, AOL, Lycos, dan masih banyak yang lainnya. Kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi yang akan kita cari bahkan tanpa mengetahui alamat situsnya sama sekali. Dengan menggunakan search engine dan mengetikkan kata kunci yang kita bidik, dalam waktu sekejap kita akan disodorkan beberapa link yang berkaitan dengan informasi yang akan kita cari.
Beberapa alasan mendasar atau utama mengapa perusahaan bahkan individu membuat atau ingin memiliki sebuah website atau situs internet, diantaranya adalah :
Memperluas jangkauan promosi, dengan memiliki website maka produk kita lebih banyak dikenal masyarakat bahkan sampai kemancanegera. Produk yang bisa ditawarkan melalui website bisa berupa produk barang maupun jasa. Dengan luasnya promosi maka otomatis akan meningkatkan penjualan perusahaan kita.
Media tanpa batas, internet adalah media informasi yang tanpa batas. Dengan memiliki website berarti kita sama saja memiliki karyawan yang mempromosikan produk kita selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Artinya website kita akan memberikan informasi kepada calon pembeli selama 24 jam non-stop.
Internet bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh dunia (unlimited user access).
Promosi terluas, internet adalah media promosi terluas jika dilihat dari kacamata jangkauan atau cakupan area (unlimited scopt of areas).
Media pengenalan perusahaan. Jika kita baru saja mendirikan perusahaan atau baru saja meluncurkan sebuah produk, maka websitelah solusinya. Dengan adanya website kita lebih cepat mengenalkan perusahaan kita dan lebih mendekatkan perusahaan kepelanggan. Hal ini disebabkan pelanggan internal maupun eksternal bisa menggali lebih dalam tentang sejarah perusahaan, jasa atau produk yang ditawarkan, bahkan informasi lowongan kerja, dan detail informasi perusahaan.
Sebagai media promosi, internet merupakan salah satu media promosi yang menarkan biaya yang relatif efisien dikaitkan dengan jangkauan area dengan optimalisasi manfaat terbesar.
Pemanfaatan Aplikasi Internet
Akhir-akhir ini, kita cenderung semakin akrab dengan istilah-istilah semacam e-Commerce, e-Banking, e-Government, e-Learning, dan sebagainya. Huruf "E" disini mengacu pada kata "Electronic", tapi lebih banyak digunakan dalam konteks internet. Jadi, istilah-istilah tersebut bisa dibaca sebagai Electronic Commerce, Electroni Government, Electronic Banking, Electronic Learning, dan masihbanyak lagi. Berikut ini beberapa contoh pemanfaatan aplikasi internet.
E-Commerce
Dari namanya,kita sudah bisa menebak kalau ini berkaitan dengan kegiatan yang bersifat komersial. Contoh paling umum dari kegiatan e-commerce adalah aktifitas transaksi perdagangan melalui sarana internet. Dengan memanfaatkan e-commerce, para penjual (merchant) dapat menjajakan produknya secara lintas negara karena memang sifat internet sendiri yang tidak mengena batasan geografis. Transaksi dapat berlangsung secara real time dari sudut mana saja di dunia asalkan terhubung dalam jaringan internet. Umumnya transaksi melalui sarana e-commerce dilakukan melalui sarana suatu situs web yang dalam hal ini berlaku sebagai semacam etalase bagi produk yang dijajakan. Dari situs web ini, para pembeli (customer) dapat melihat bentuk dan spesifikasi produk bersangkutan lengkap dengan harga yang dipatok dan dan dapat langsung melakukan transaksi pembelian bila ada barang yang diinginkan.
Seperti halnya kegiatan bisnis konvensional, iklan juga memegang peranan penting dalam e-commerce. Para pengelola situs web banyak mendapatkan pemasukan dari iklan yang ditayangkan di situs web yang dikelolanya (umumnya berbentuk iklan banner atau popup window). Tengok saja Yahoo atau DetikCom sebagai contoh dimana tiap halamannya selalu dijejali oleh banner iklan yang mencolok mata, dan dari sanalah sumber pembiayaan layanan (plus sumber keuntungan) mereka berasal.
Tapi dengan makin banyaknya situs web yang muncul juga berarti semakin ketatnya persaingan. Menjaring iklan di sebuah situs web juga tidak mudah. Walhasil banyak situs web yang tidak mampu membiayai operasionalnya karena pemasukan dari iklan ternyata tidak mampu mengimbangi besarnya modal yang dikucurkan. Karena itulah beberapa waktu terakhir ini kita banyak melihat situs web komersial (dikenal sebagai 'DotCom') yang bertumbangan.
E-Banking
Electronic Banking, atau e-banking bisa diartikan sebagai aktifitas perbankan di internet. Layanan ini memungkinkan nasabah sebuah bank dapat melakukan hampir semua jenis transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via web. Mirip dengan penggunaan mesin ATM, lewat sarana internet seorang nasabah dapat melakukan aktifitas pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran tagihan-tagihan rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Jelas banyak keuntungan yang bisa didapatkan nasabah dengan memanfaatkan layanan ini, terutama bila dilihat dari waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena transaksi e-banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah dapat terhubung dengan jaringan internet.
E-banking sebenarnya bukan barang baru di internet, tapi di Indonesia sendiri, baru beberapa tahun belakangan ini marak diaplikasikan oleh beberapa bank papan atas. Konon ini berkaitan dengan keamanan nasabah yang tentunya menjadi perhatian utama dari para pengelola bank disamping masalah infrastruktur bank bersangkutan.
Keamanan memang merupakan isu utama dalam e-banking karena sebagaimana kegiatan lainnya di internet, transaksi perbankan di internet juga rawan terhadap pengintaian dan penyalahgunaan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Sebuah situs e-banking diwajibkan untuk menggunakan standar keamanan yang sangat ketat untuk menjamin bahwa setiap layanan yang mereka sediakan hanya dimanfaatkan oleh mereka yang memang betul-betul berhak. Salah satu teknik pengamanan yang sering dugunakan dalam e-banking adalah melalui SSL (Secure Socket Layer) maupun lewat protokol HTTPS (Secure HTTP).
E-Government
E-Government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.
Beberapa manfaat dari penerapan e-government yaitu:
Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, atau dimanapun, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
Peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Dengan adanya keterbukaan [transparansi ] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan rasa saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah seperti jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video confernce.
e-Learning
Istilah e-Learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk penerapan teknologi informasi di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. Definisi e-Learning sendiri sebenarnya sangat luas, bahkan sebuah portal informasi tentang suatu topik juga dapat tercakup dalam e-Learning ini. Namun istilah e-Learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar-mengajar di sekolah dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi Internet.
Dalam teknologi e-Learning, semua proses belajar-mengajar yang biasa ditemui dalam sebuah ruang kelas, dilakukan secara live namun virtual, artinya dalam saat yang sama, seorang guru mengajar di depan sebuah komputer yang ada di suatu tempat, sedangkan para siswa mengikuti pelajaran tersebut dari komputer lain di tempat yang berbeda. Dalam hal ini, secara langsung guru dan siswa tidak saling berkomunikasi, namun secara tidak langsung mereka saling berinteraksi pada waktu yang sama.
Semua proses belajar-mengajar hanya dilakukan di depan sebuah komputer yang terhubung ke jaringan internet, dan semua fasilitas yang yang biasa tersedia di sebuah sekolah dapat tergantikan fungsinya hanya oleh menu yang terpampang pada layar monitor komputer. Materi pelajaran pun dapat diperoleh secara langsung dalam bentuk file-file yang dapat didownload, sedangkan interaksi antara guru dan siswa dalam bentuk pemberian tugas dapat dilakukan secara lebih intensif dalam bentuk forum diskusi dan email.
Pemanfaatan e-Learning membuahkan beberapa keuntungan, diantaranya dari segi finansial dengan berkurangnya biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan sistem secara keseluruhan jika dibandingkan dengan biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan bangunan sekolah beserta seluruh perangkat pendukungnya, termasuk pengajar. Dari sisi peserta didik, biaya yang diperlukan untuk mengikuti sekolah konvensional, misalnya transportasi, pembelian buku, dan sebagainya dapat dikurangi, namun sebagai gantinya diperlukan biaya akses internet. Dari sisi penyelenggara, biaya pengadaan e-Learning sendiri dapat direduksi, disamping jumlah peserta didik yang dapat ditampung jauh melebihi yang dapat ditangani oleh metode konvensional dalam kondisi geografis yang lebih luas.
Namun, dibalik segala kelebihan yang ditawarkan, penerapan e-Learning, khususnya di Indonesia masih menyimpan masalah, antara lain pada keterbatasan akses internet serta kurangnya pemahaman masyarakat akan teknologi internet. e-Learning juga kurang cocok untuk digunakan pada level pendidikan dasar dan menengah, khususnya karena kendala sosialisasi. Seperti kita ketahui, tujuan kegiatan belajar-mengajar di sekolah bukan hanya untuk menimba ilmu pengetahuan, melainkan juga melatih anak untuk bersosialisasi dengan teman sebaya maupun lingkungan di luar rumah. Hal semacam ini tidak bisa didapati dalam sekolah maya via e-Learning. Disamping itu, sistem belajar jarak jauh sangat mensyaratkan kemandirian, sehingga lebih cocok untuk diterapkan pada lembaga pendidikan tinggi maupun kursus.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Internet merupakan jaringan komputer di seluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP), sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu komputerisasi maupun telekomunikasi.
Seiring berjalannya waktu internet terus berkembang dengan sangat pesat dan membuat penggunanya semakin bertambah. Hal ini juga didukung denga berbagai layanan yang bisa didapatkan baik dalam mengakses informasi dari berbagai situs, komunikasi live chat, email gratis, dan berbagi data secara langsung menggunakan software dan tools tertentu atau menggunakan File Transfer Protocol (FTP).
Koneksi internet juga terus dikembangkan dengan memberikan kecepatan akses data yang semakin cepat. Selain itu berbagai macam aplikasi internet yang sangat bermanfaat bagi masyarakat juga terus bertambah dan semakin canggih. Aktivitas yang semula membutuhkan tenaga, waktu, dan tempat yang cukup banyak dapat menjadi lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan layanan dan aplikasi internet yang ada.
Saran
Dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi yang disediakan oleh jaringan internet, sebaiknya dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan. Kiranya kita semua setuju bahwa tidak seluruh kegiatan manusia dapat ditransformasikan kedalam bentuk elektronis. Manusia pada dasarnya adalah mahluk sosial dan karenanya memiliki naluri untuk bersosialisasi secara normal. Kebutuhan sosialisasi semacam ini hanya bisa dipuaskan melalui interaksi secara manusiawi, bukan melalui perangkat elektronik, seberapapun majunya tingkat perkembangan teknologi yang telah dicapai.
DAFTAR PUSTAKA
http://bobbyfiles.wordpress.com/2008/11/01/internet-aplikasi-dan-kegunaannya/http://id.wikipedia.org/wiki/4Ghttp://risdahidayanti20.wordpress.com/2013/03/21/pengertian-e-goverment-manfaat-dan-contoh-e-government-yang-ada-di-indonesia/http://ikhzzan.wordpress.com/2011/02/06/730/http://fajarayu.blogspot.com/Haryanto, Yuli, Jaringan Komputer, Universitas Indraprasta PGRI Teknik Informatika/Semester IV, Jakarta, 2010


Download Makalah jaringan internet.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca Makalah jaringan internet. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon