August 31, 2016

Latihan Akuntansi Biaya


Judul: Latihan Akuntansi Biaya
Penulis: Adi OnlyOne


PT Angkasa sari memiliki 2 departemen produksi untuk menghasilkan produknya: Departemen A dan Departemen B. Data produksi ke dua departemen tersebut untuk bulan Januari 2014. Berikut datanya:
Data produksi Bulan Januari 2014
Departemen A Departemen B
Produk yang dimasukkan dalam proses 70.000 kg Produk selesai yang ditransfer ke Departemen B 60.000 kg Produk selesai yang ditransfer ke gudang48.000 kg
Produk dalam proses akhir bulan10.000 kg 12.000 kg
Biaya yang dikeluarkan bulan januari 2014: Biaya bahan bakuRp140.000 Rp 0
Biaya tenaga kerjaRp310.000 Rp540.000
Biaya overhead pabrikRp496.000 Rp810.000
Tingkat penyelesaian produk dalam produk proses akhir: Biaya bahan baku100% Biaya Konversi20% 50%

DEPARTEMEN A
Perhitungan unit ekuivalensiBBB: 60.000 kg + 10.000 kg (100%) = 70.000kg
BTK: 60.000 kg + 10.000kg (20%) = 62.000kgBOP: 60.000 kg + 10.000kg (20%) = 62.000kgPerhitungan harga pokok produksi per satuan departemen A
Unsur biaya produksiTotal biayaUnit ekuivalensiBiaya produksi per Kg
Bahan bakuRp140.000 70.000kg Rp2
Tenaga kerjaRp310.000 62.000kg Rp5
Overhead pabrikRp496.000 62.000kg Rp8
Total Rp946.000 Rp15
Perhitungan harga produk jadi dan persediaan produk dalam proses Dep A
Harga pokok produk jadi: 60.000kg x Rp15 Rp900.000
Harga pokok persediaan produk dalam proses:
Biaya bahan baku: 100% x 10.000kg x Rp2 = Rp20.000
Biaya tenaga kerja: 20% x 10.000kg x Rp5 = Rp10.000
Biaya overhead pabrik: 20% x 10.000kg x Rp8= Rp16.000
Rp 46.000
Jumlah biaya produksi Departemen A Bulan Januari 2014 Rp946.000

Jurnal pencatatan biaya produksi Departemen A
BDP-BBBRp140.000
Persediaan bahan bakuRp140.000
BDP-BTKRp310.000
Gajih dan upahRp310.000
BDP-BOPRp496.000
Berbagai rekening yang di kreditRp496.000
Jurnal untuk mencatat harga pokok produk jadi yang di transfer oleh Dep A ke Dep B
Persediaan produk jadiRp900.000
BDP-BBBRp120.000
BDP-BTKRp300.000
BDP-BOPRp480.000
Jurnal untuk mencatat harga pokok persediaan produk dalam proses yang belum selesai diolah dalam Dep A pada akhir bulanPersediaan produk dalam prosesRp46.000
BDP-BBBRp20.000
BDP-BTKRp10.000
BBB-BOPRp16.000

DEPARTEMEN B
Perhitungan unit ekuivalensiBTK: 48.000 kg + 12.000kg (50%) = 54.000kgBOP: 48.000 kg + 12.000kg (50%) = 54.000kgPerhitungan harga pokok produksi per satuan departemen B
Unsur biaya produksiTotal biayaUnit ekuivalensiBiaya produksi per Kg
Tenaga kerjaRp 540.000 54.000kg Rp10
Overhead pabrikRp 810.000 54.000kg Rp15
Total Rp1.350.000 Rp25
Perhitungan harga produk jadi dan persediaan produk dalam proses Dep B
Harga pokok produk selesai yang ditransfer departemen B ke gudang:
Harga pokok dari departemen A: 48.000kg x Rp15= Rp720.000
Penambahan dari departemen B: 48.000kg x Rp25= Rp1.200.000
Rp1.920.000
Harga pokok persediaan produk dalam proses akhirHarga pokok dari Dep A : 12.000kg x Rp15= Rp180.000
Biaya yang ditambahkan oleh Dep B:
BTK : 50% x 12.000kg x Rp10= Rp60.000
BOP: 50% x 12.000kg x Rp15= Rp90.000
Total harga pokok persediaan produk dalam proses Dep B Rp 330.000
Jumlah biaya produksi kumulatif Departemen B Bulan januari 2014 Rp2.250.000

Jurnal pencatatan biaya produksi Departemen B
Jurnal untuk mencatat penerimaan produk dari Dep A
BDP-BBB Dep BRp900.000
BDP-BBB Dep ARp120.000
BDP-BTK Dep ARp300.000
BDP-BOP Dep ARp480.000
-35477595250
BDP-BTKRp540.000
Gajih dan upahRp540.000
BDP-BOPRp810.000
Berbagai rekening yang di kreditRp810.000
Jurnal untuk mencatat harga pokok produk jadi yang di transfer ke gudangPersediaan produk jadiRp1.920.000
BDP-BBBRp720.000
BDP-BTKRp480.000
BDP-BOPRp720.000
Jurnal untuk mencatat harga pokok persediaan produk dalam proses yang belum selesai diolah dalam Dep A pada akhir bulanPersediaan produk dalam prosesRp330.000
BDP-BBBR180.000
BDP-BTKRp60.000
BBB-BOPRp90.000


Download Latihan Akuntansi Biaya.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca Latihan Akuntansi Biaya. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon