January 16, 2017

RAGAM BAHASA


Judul: RAGAM BAHASA
Penulis: Dena Kate


PEMAKAIAN UNSUR RAGAM BAHASA
2070100137795
Kelompok 2
Nama : Denanda W KatrienNPM : 12513160
Natalia Indah BrilianiNPM : 16513343
Nurul Rizki SeptianiNPM : 16513737
Rohmah SujiatiNPM : 18513056
Sella Lailatul FitriNPM : 18513354
Dosen : Drs. Budi Santoso.MM
Fakultas PsikologiUniversitas GunadarmaKalimalang, Bekasi2013
KATA PENGANTAR
AssalamualaikumWr.Wb.Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat serta hidayah-Nya terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Bahasa Indonesia dengan judul makalah "Pemakaian unsur ragam budaya". Shalawat beserta salam saya sampaikan kepada Nabi besar Muhammad SAW yang telah memberikan pedoman hidup yakni Al-Qur'an dan sunnah untuk keselamatan para umat.
Dalam penyusunannya, penyusun memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, karena itu penyusun mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada: Kedua orang tua dan segenap keluarga besar penyusun makalah yang telah memberikan dukungan, kasih, dan kepercayaan yang begitu besar.
Dari sanalah semua kesuksesan ini berawal, semoga semua ini bisa memberikan banyak kebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi. Meski pun penyusun berharap isi dari makalah ini terlepas dari kekurangan dan kesalahan, namun disadari selalu ada yang kurang.Oleh karena itu, penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar kemajuan makalah ini agar hasil yang di dapat lebih baik lagi. Akhir kata penyusun berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca.WassalamualaikumWr.Wb.Bekasi, 18 November 2013
PenyusunDAFTAR ISI
Cover
Kata Pengantar1
Daftar Isi 2
Bab I : Pendahuluan 3
Latar Belakang 3
Tujuan 3
Batasan Permasalahan 3
Bab II : Isi 4
Pengertian Ragam Bahasa 4
Jenis Ragam Bahasa 4
2.2.1 Ragam Lisan4
2.2.2 Ragam Tulis6
2.3 Ragam Bahasa Menurut Pendidikan Penutur9
2.4 Ragam Bahasa Menurut Sikap Penutur9
Bab III : Referensi10

BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Perkembangan Bahasa yang kian lama semakin pesat dapat kita perhatikan secara seksama. Hal itu tentu saja membentuk suatu keanekaragaman bentuk bahasa yang di pergunakan. Faktor terbentuk dan terwujudnya hal tersebut adalah dari beberapa hal seperti perbedaan situasi kondisi penutur, perbedaan budaya dan suku nsehingga mempengaruhi dialek, status sang sang penutur, globalisasi dsb. Menajdi suatu kekayaan bahasa dan dapat terbentuk kosakata baru dari Bahasa Indonesia. Keragaman Bahasa ini hendaknya dapat kita pergunakan dengan baik dan secara maksimal menghormati dan mempertahankan keragaman yang ada dapat diolah menjadi suatu keunikan tersendiri
TUJUAN
Untuk memahami definisi Ragam Bahasa
Untuk mengenal lebih dalam jenis dan macam Ragam Bahasa
Untuk mengetahui peranan fungsi penggunan Ragam Bahasa
BATASAN PERMASALAHAN
Definisi Ragam Bahasa
Ragam Bahasa Tulis dan Ragam Bahasa Lisan
Jenis dan Macam Ragam Bahasa
Kelebihan dan Kekurangan dari masing masing jenis Ragam Bahasa
BAB II
ISI
PENGERTIAN RAGAM BAHASA
Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai.Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosio linguistic lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalita stertentu, meskipun penggunaannya kadang juga di anggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiriJENIS RAGAM BAHASA
Berdasarkan pokok pembicaraan, ragam bahasa di bedakan antara lain atas:
Ragam bahasa undang-undangRagam bahasa jurnalistikRagam bahasa ilmiahRagam bahasa sastra
Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa di bedakan atas:
Ragam LisanAdalah ragam bahasa yang diungkap kan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman, yang antara lain meliputi:
Ragam bahasa cakapanAdalah ragam bahasa yang dipakai apabila pembicara menganggap kawan bicara sebagai sesama, lebih muda, lebih rendah statusnya atau apabila topic pembicara bersifat tidak resmi.Ragam bahasa pidatoAdalah ragam bahasa yang di gunakan saat membaca kan pidato dimuka umum. Biasanya pidato berisi penegasan kalimat untuk bias diterima si pendengarRagam bahasa kuliahAdalah ragam bahasa yang di gunakan dalam kata pengantar perkuliahanRagam bahasa panggungAdalah ragam bahasa yang digunakan seseorang saat di panggung ketika mengsi acara hiburan lain agar bias di terima penonton.

1. Ciri-ciri ragam bahasa lisan :a.    Memerlukan kehadiran orang lain
b.    Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkapc.    Terikat ruang dan waktud.    Di pengaruhi oleh tinggi rendahnya suara2. Kelebihan ragam bahasa lisan :Dapatdisesuaikandengansituasi.
Faktorefisiensi.
Faktor kejelasan karena pembicara menambahkan unsure lain berupa tekan dan gerak anggota badan agar pendengar mengerti apa yang dikatakan seperti situasi, mimic dan gerak-gerak pembicara.
Faktor kecepatan, pembicara segera melihat reaksi pendengar terhadap apa yang di bicarakan nya.
Lebih bebas bentuknya karena factor situasi yang memperjelas pengertian bahasa yang ditutur kan oleh penutur.
Penggunaan bahasa lisan bias berdasarkan pengetahuan dan penafsiran dari informasi audit, visual dan kognitif.
3. Kelemahan ragam bahasa lisan :Bahasa lisan berisi beberapa kalimat yang tidak lengkap, bahkan terdapat frase-frase sederhana.
Penutur sering mengulangi beberapa kalimat.
Tidak semua orang bias melakukan bahasa lisan.
Aturan-aturan bahasa yang dilakukan tidak formal.

Ragam TulisAdalah ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual atau bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsure dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan dan kosa kata.yang antara lain meliputi:
Ragam bahasa teknisRagam bahasa undang-undangRagam bahasa catatanRagam bahasa suratRagam bahasa menurut hubungan antar pembiacra dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara:
Ragam bahasa resmiRagam bahasaakrabRagam bahasa agak resmiRagam bahasa santai
1. Ciri-ciri ragam bahasa tulis :a. Tidak memerlukan kehadiran orang lain.
b. Unsur gramatikal dinyatakan secara lengkap.
c. Tidak terikat ruang dan waktud. Dipengaruhi oleh tanda baca atau ejaan.
2. Kelebihan ragam bahasa tulis :Informasi yang disajikan bias dipilih untuk di kemas sebagai media atau materi yang menarik dan menyenangkan.
Umumnya memiliki kedekatan budaya dengan kehidupan masyarakat.
Sebagai sarana memperkaya kosakata.
Dapat digunakan untuk menyampaikan maksud, membeberkan informasi atau mengungkap unsur-unsur emosi sehingga mampu mencanggihkan wawasan pembaca.
3. Kelemahan ragam bahasa tulis :Alat atau sarana yang memperjelas pengertian seperti bahasa lisan itu tidak ada akibatnya bahasa tulisan harus disusun lebih sempurna.
Tidak mampu menyajikan berita secara lugas, jernih dan jujur, jika harus mengikuti kaidah-kaidah bahasa yang dianggap cenderung miskin daya pikat dan nilai jual.
Yang tidak ada dalam bahasa tulisan tidak dapat diperjelas /ditolong, oleh karena itu dalam bahasa tulisan diperlukan keseksamaan yang lebih besar.
Ragam bahasa berdasarkan daerah disebut ragam daerah (logat/dialek).Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan perbedaan pemakaian bahasa.Bahasa Indonesia yang digunakan oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan bahasa Indonesia yang digunakan di Jawa Tengah, Bali, Jayapura, dan Tapanuli. Masing-masing memiliki cirri khas yang berbeda-beda. Misalnya logat bahasa Indonesia orang Jawa Tengah tampak pada pelafalan /b/ pada posisi awal saat melafalkan nama-nama kota seperti Bogor, Bandung, Banyuwangi, dll. Logat bahasa Indonesia orang Bali tampak pada pelafalan /t/ seperti pada kata ithu, kitha, canthik, dllRAGAM BAHASA MENURUT PENDIDIKAN PENUTUR
Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang berasal dari bahasa asing, misalnya fitnah, kompleks, vitamin, video, film, fakultas. Penutur yang tidak berpendidikan mungkin akan mengucapkan pitnah, komplek, pitamin, pideo, pilm, pakultas. Perbedaan ini juga terjadi dalam bidang tata bahasa, misalnya bawa harusnya membawa, nya rise harusnya mencari. Selain itu bentuk kata dalam kalimat pun sering menanggalkan awalan yang seharusnya di pakai.contoh:
1) Ira mau nulis surat à Ira mau menulis surat2) Saya akan ceritakan tentang Kancil à Saya akan menceritakan tentang Kancil.
RAGAM BAHASA MENURUT SIKAP PENUTUR
Ragam bahasa dipengaruhi juga oleh setiap penutur terhadap kawan bicara (jikalisan) atau sikap penulis terhadap pembawa (jika dituliskan) sikap itu antara lain resmi, akrab, dan santai. Kedudukan kawan bicara atau pembaca terhadap penutur atau penulis juga mempengaruhi sikap tersebut.Misalnya, kita dapat mengamati bahasa seorang bawahan atau petugas ketika melapor kepada atasannya. Jika terdapat jarak antara penutur dan kawan bicara atau penulis dan pembaca, akan digunakan ragam bahasa resmi atau bahasa baku. Makin formal jarak penutur dan kawan bicara akan makin resmi dan makin tinggi tingkat kebakuan bahasa yang digunakan. Sebaliknya, makin rendah tingkat keformalannya, makin rendah pula tingkat kebakuan bahasa yang di gunakanBAB III
REFERENSI
Atep Tatang,Maman; Lilis A,Nenden; Susilawati,Euis. (2012).Bahasa Indonesiaku Bahasa Negeriku.Jakarta: PT. Tiga Serangkai
Alwi,Hasan.(2001).Paragraf,Bahan Penyuluhan Bahasa Indonesia.Jakarta: Depdiknas.


Download RAGAM BAHASA.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca RAGAM BAHASA. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon