November 09, 2016

PENGANTAR ILMU SEJARAH


Judul: PENGANTAR ILMU SEJARAH
Penulis: A. Agnes Titis En...


PENGANTAR ILMU SEJARAH
PENGERTIAN SEJARAH

DI SUSUN OLEH :FKIP PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS LAMPUNG
TAHUN AJARAN 2013/2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah- NYA sehingga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Penyusun juga panjatkan kehadiran ALLAH SWT, karena hanya dengan kerido'an-NYA Makalah dengan judul "PENGERTIAN SEJARAH" ini dapat terselesaikan.Penulis menyadari betul sepenuhnya bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, makalah ini tidak akan terwujud dan masih jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati penulis berharap saran dan kritik demi perbaikan-perbaikan lebih lanjut.Akhirnya penulis berharap, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi yang membutuhkan.Bandar lampung, 30 september 2013
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
TUJUAN
PERMASALAHAN
BAB II PEMBAHASAN
2.1PENGERTIAN SEJARAH
2.2PENDAPAT PARA AHLI
2.3DEFINISI SEJARAH
BAB III PENUTUP
3.1KESIMPULAN
3.2 SARAN
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang MateriPengertian sejarah ini sangat penting untuk di pahami agar mahasiswa mampu memahami arti sejarah yang sebenrnya dan dapar membedakan sejarah dengan dongeng atau mytos. Kami berharap melalui tugas ini semua teman-teman dapat semakain mengerti dan paham mengenai arti sejarah yang sebenarnya.TujuanSetelah membaca diharapkan mahasiswa dapat :Membedakan sejarah dengan dongeng mythe, legenda, silsilah, kronik dan babadMengerti dan pahan mengenai pengertian sejarahMengidentifikasikan pendapat para ahli mengenai sejarahPermasalahanPermasalahan yang terjadi alam mata kuliah ini anatara lain :Mahasiswa belum bisa membedakan sejarah dan dongengMahasiswa masih terbatas pengetahuannya mengenai pendapat para ahliMahasiswa belum pahan mengenai pengertian sejarahBAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sejarah Menurut Jan Romein, kata "sejarah" memiliki arti yang sama dengan kata "history" (Inggris), "geschichte" (Jerman) dan "geschiedenis" (Belanda), semuanya mengandung arti yang sama, yaitu cerita tentang kejadian atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau.
Sementara menurut sejarawan William H. Frederick, kata sejarah diserap dari bahasa Arab, "syajaratun" yang berarti "pohon" atau "keturunan" atau "asal-usul" yang kemudian berkembang dalam bahasa Melayu "syajarah". Dalam bahasa Indonesia menjadi "sejarah". Menurutnya kata syajarah atau sejarah dimaksudkan sebagai gambaran silsilah atau keturunan.2.2 Definisi SejarahBeberapa definisi sejarah yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut.
Roeslan Abdulgani, mengemukakan bahwa sejarah ialah ilmu yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadiannya; dengan maksud untuk menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya, untuk dijadikan perbendaharaan-pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan masa sekarang serta arah progres masa depan. Ilmu sejarah ibarat penglihatan tiga dimensi; pertama penglihatan ke masa silam, kedua ke masa sekarang, dan ketiga ke masa yang akan datang. Atau dengan kata lain, dalam penyelidikan masa silam tidak dapat melepaskan diri dari kenyataan-kenyataan masa sekarang yang sedang dihadapi, dan sedikit banyak tidak dapat kita melepaskan diri dari perspektif masa depan.
Moh. Yamin, SH, memberikan definisi sejarah ialah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan kenyataan.
Thomas Carlyle, memberikan definisi sejarah adalah peristiwa masa lampau yang mempelajari biografi orang-orang terkenal. Mereka, adalah penyelamat pada zamannya. Mereka merupakan orang-orang besar yang pernah dicatat sebagai peletak dasar sejarah.
Herodotus, ahli sejarah pertama dunia berkebangsaan Yunani, yang mendapat julukan: The Father of History atau Bapak Sejarah. Menurut Herodotus sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia.
Ibnu Khaldun, mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia, tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat itu.
Dari beberapa definisi yang dikemukakan oleh beberapa tokoh di atas tidaklah sama dalam hal isi, taraf dan tujuannya. Namun, dapat diambil beberapa unsur pokoknya, yakni adanya peristiwa, kisah, dan ilmu sejarah. Dalam hal ini, R. Moh. Ali menyimpulkan definisi sejarah sebagai berikut.Sejarah yaitu ilmu yang menyelidiki perkembangan peristiwa dan kejadiankejadian di masa lampau.
Sejarah yaitu kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan manusia, yakni menyangkut perubahan yang nyata di dalam kehidupan manusia.
Sejarah yaitu cerita yang tersusun secara sistematis (teratur dan rapi).
Dari definisi Moh. Ali ini dapat dipahami bahwa sejarah menyangkut seluruh perubahan dan perkembangan kehidupan manusia. Dengan demikian jelas juga bahwa yang mempunyai sejarah hanyalah manusia.BAB II
PENUTUP
KesimpulanSejarah merupaka salah satu cabang ilmu pengetahuan. Semua peristiwa-peristiwa masa lampau yang menjadi inti sejarah itu sungguh-sungguh terjadi dan dapat di buktikan kebenarannya. Dan sejarah adalag gambaran tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang di alami oleh manusia, di susun secara ilmiah meliputi urutan waktu, di ebrikan tafsiran dan analisis kritis, sehingga udah di mengerti.
DAFTAR PUSTAKA
Muhd. Yusof Ibrahim, 1986, Pengertian Sejarah, Beberapa Perbahasan Mengenai Teori dan Kaedah, Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur, hlm. 6.
Drs. Sidi Gazalba. 1966. Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu. Jakarta.
http://artpelajar.blogspot.com/2012/12/pengertian-sejarah_17.html


Download PENGANTAR ILMU SEJARAH.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca PENGANTAR ILMU SEJARAH. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon