October 08, 2016

Perkembangan Jaringan Sosial


Judul: Perkembangan Jaringan Sosial
Penulis: Syarif Hidayatullah


MAKALAH
PERKEMBANGAN JARINGAN SOSIAL
center1834515
Oleh
SYARIF HIDAYATULLAH
NIM 14050974051
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PRODI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI
2014
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah berkat rahmat, taufiq serta hidayah dari Allah SWT., makalah yang berjudul "PERKEMBANGAN JARINGAN SOSIAL" telah selesai. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen penulis, Bapak I Kadek Dwi Nuryana, yang telah memberikan pengarahan dan bimbingan untuk menyelesaikan makalah ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman penulis yang sudah membantu dalam penyelesaian makalah ini.
Penulis sadar bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu penulis mengharap adanya kritik maupun saran dari pembaca untuk melengkapi kekurangan dalam makalah ini.
Harapan penulis dalam menulis makalah ini agar pembaca mendapat wawasan dan bisa dijadikan referensi untuk mengetahui pengertian, sejarah, perkembangan, serta manfaat dari jaringan Sosial.
Surabaya, 21 Februari 2015
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
Latar Belakang Masalah 1
Tujuan Penulisan 1
Rumusan Masalah 1
Manfaat Penulisan 2
BAB II PEMBAHASAN 3
Pengertian Jaringan Sosial 3
Sejarah Perkembangan Jaringan Sosial 3
Layanan Jaringan Sosial 5
Manfaat Jaringan Sosial 10
BAB III PENUTUP 14
DAFTAR PUSTAKA 15
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, manusia menginginkan cara yang mudah untuk setiap perkerjaannya, mulai dari mengerjakan tugas rumah sampai cara yang mudah untuk berinteraksi dengan lainnya.
Dengan adanya teknologi komputer dan terknologi internet, manusia mulai berpikir bagaimana cara untuk menghubungkan satu orang dengan lainnya di seluruh permukaan bumi, tanpa harus bertemu atau bertatap muka secara langsung. Menginginkan suatu interaksi satu dengan lainnya hanya dengan mengetik ataupun bersuara.
Dari situlah mulai terbentuknya Jaringan Sosial dengan media internet yang memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi meskipun di benua yang berbeda, saling bertukar informasi, berbagi berbagai macam konten, dan hal lainnya.
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memahami pengertian Jaringan Sosial, sejarah perkembangan Jaringan Sosial, layanan dari Jaringan Sosial dan manfaat apa saja yang bisa didapay dari Jaringan Sosial.
Rumusan Masalah
Apa yang dimaksud Jaringan Sosial?
Bagaimana sejarah dari Jaringan Sosial?
Apa saja layanan Jaringan Sosial?
Apa saja manfaat dari Jaringan Sosial?
Manfaat Penulisan
Memahami pergertian Jaringan Sosial.
Memahami sejarah Jaringan Sosial.
Mengetahui berbagai macam layanan Jaringan Sosial.
Mengetahui manfaat Jaringan Sosial.

BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Jaringan Sosial
Jejaring sosial (yang selanjutnya akan disebut Jaringan Sosial) adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jaringan ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. ( J.A. Barnes, 1954)
Jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.
Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya.
Sejarah Jaringan Sosial
Jaringan Sosial muncul atas dasar ide untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh belahan dunia. Dengan diawali ditemukannya internet, banyak cara yang dibuat untuk memudahkan berinteraksi dengan orang-orang di seluruh belahan dunia.
Jaringan Sosial diawali dengan munculnya Classmates.com pada tahun 1995 yang berfokus pada hubungan antar mantan teman sekolah dan pada tahun 1997 muncul SixDegrees.com yang diklaim sebagai jaringan sosial pertama didunia karena dianggap lebih menawarkan sebuah situs jaringan sosial di banding Classmates.com.
1999 Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun. termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. sehingga bisa di katakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah jaringan sosial.
2002 Berdirinya Friendster, situs jaringan sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan sebuah jaringan sosial menjadi fenomenal.
2003 Berdirinya LinkedIn, tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah jaringan Sosial makin berkembang.
2003 Berdirinya MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya,sehingga myspace di katakan situs jaringan sosial yang user friendly.
2004 Lahirnya Facebook, situs jaringan sosial yang terkenal hingga sampai saat ini, merupakan salah satu situs jaringan sosial yang memiliki anggota terbanyak.
2006 Lahirnya Twitter, situs jaringan sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini yang hanya di batasi 140 karakter.
2007 Lahirnya Wiser, situs jaringan social pertama sekali diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi (22 April) 2007. Situs ini diharapkan bisa menjadi sebuah direktori online organisasi lingkungan seluruh dunia termasuk pergerakan lingkungan baik dilakukan individu maupun kelompok.
2011 Lahirnya Google+, google meluncurkan situs jaringan sosialnya yang bernama google+, namun pada awal peluncuran. google+ hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google. Setelah itu google+ di luncurkan secara umum.
Layanan Jaringan Sosial
SixDegrees.com
MacroView (kemudian berganti nama menjadi SixDegrees.com) adalah situs layanan jaringan sosial yang didirikan oleh CEO Andrew Weinreich dan berbasis di New York City, berlangsung dari tahun 1997 sampai 2001 dan didasarkan pada model Web Kontak jaringan sosial. Hal ini dinamakan enam derajat dari konsep pemisahan dan memungkinkan pengguna untuk mendaftarkan teman, anggota keluarga dan kenalan baik di situs dan eksternal, kontak eksternal diundang untuk bergabung dengan situs.
Pengguna bisa mengirim pesan dan posting buletin kepada orang-orang di pertama mereka, kedua, dan ketiga derajat, dan melihat hubungan mereka dengan pengguna lain di situsnya. Itu adalah salah satu manifestasi pertama situs jaringan sosial dalam format yang terlihat saat ini.
Blogger
Blogger adalah sebuah layanan publikasi blog yang dibuat oleh Pyra Labs pada 23 Agustus 1999 dan diakusisi oleh Google pada tahun 2003. Secara umum, blog yang dihost oleh Google berada di bawah subdomain blogspot.com.
Blogger memperbolehkan penggunanya untuk mempublikasikan blognya di server lain, melalui FTP hingga 1 Mei 2010. Setelah tanggal tersebut, semua blog harus disimpan di server Google, meskipun pengguna dapat menggunakan alamat situsnya sendiri dengan fitur Custom URL.
Sebagai salah satu perangkat publikasi blog pertama di dunia, Blogger berperan dalam mempopulerkan format blog di dunia.
Friendster
Friendster adalah sebuah situs permainan sosial yang berfokus pada permainan dan musik yang berpusat di Mountain View, California.
Friendster didirikan pada 22 Maret 2002 yang sebelumnya dikenal sebagai situs jaringan sosial, kemudian dirancang ulang dan dialihkan menjadi situs permainan sosial pada Mei 2011, layanan ini memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan anggota lain, serta berbagi konten dan media daring dengan anggota tersebut.
Situs web ini dulunya digunakan untuk berkencan dan mencari tahu tentang acara baru, band,dan hobi. Pengguna dapat berbagi video, foto, pesan dan komentar dengan anggota lain melalui profil dan jaringan mereka.
Friendster dianggap sebagai salah satu jaringan sosial asli dan bahkan "kakek"­nya semua jaringan sosial. Layanan ini sangat populer di kawasan Asia Tenggara.
Situs ini merupakan situs jaringan sosial pertama di internet yang memiliki basis awal di negara­negara berbahasa Inggris, lalu menyebar hingga ke Asia.
LinkedIn
LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional.
linkedin didirikan pada 5 mei 2003, didirikan oleh Reid Hoffman, Allen Blue, Kons tantin Guericke, Eric Ly, dan Jean­Luc Vaillant, berpusat di Mountain View, California, US.
MySpace
Myspace (dahulu MySpace) merupakan sebuah situs jaringan sosial yang didirikan oleh Thomas Anderson dan Christopher DeWolfe pada tahun 2003. Kantor pusatnya bertempat di Beverly Hills, California, dan berada dalam satu gedung perkantoran dengan pemilik langsung perusahaan tersebut, News Digital Media, kepunyaan News Corporation.
MySpace menjadi situs jaringan sosial paling populer di Amerika Serikat pada bulan Juni 2006.
MySpace memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan halaman profil penggunau dengan memasukkan HTML (tetapi tidak JavaScript) ke bagian-bagian seperti "About Me", "I'd Like to Meet", dan "Interests". Video dan konten berbasis flash bisa dimasukkan dengan cara ini. Pengguna juga memiliki pilihan untuk menambahkan musik ke halaman profil mereka melalui MySpace Music, sebuah layanan yang memungkinkan band-band untuk memasang lagu mereka di MySpace.
Facebook
Facebook adalah sebuah layanan jaringan sosial yang diluncurkan pada bulan Februari 2004, dimiliki dan dioperasikan oleh Facebook, Inc. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa Universitas Harvard, Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes.
Pada awalnya, tujuan didirikannya Facebook adalah untuk menjembatani mahasiswa Harvard agar bisa saling berbagi melalui media online Facebook tersebut.
Keanggotaan situs web ini awalnya terbatas untuk mahasiswa Harvard saja, kemudian diperluas ke perguruan lain di Boston, Ivy League, dan Universitas Stanford. Situs ini secara perlahan membuka diri kepada mahasiswa di universitas lain sebelum dibuka untuk siswa sekolah menengah atas, dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun. Meski begitu, menurut survei Consumer Reports bulan Mei 2011, ada 7,5 juta anak di bawah usia 13 tahun yang memiliki akun Facebook dan 5 juta lainnya di bawah 10 tahun, sehingga melanggar persyaratan layanan situs ini.
Pengguna Facebook dapat membuat profil dilengkapi foto, daftar ketertarikan pribadi, informasi kontak, dan informasi pribadi lain. Pengguna dapat berkomunikasi dengan teman dan pengguna lain melalui pesan pribadi atau umum dan fitur obrolan. Mereka juga dapat membuat dan bergabung dengan grup ketertarikan dan "halaman kesukaan" (dulu disebut "halaman penggemar" hingga 19 April 2010), beberapa di antaranya diurus oleh banyak organisasi dengan maksud beriklan.
Wiser
Wiser.org, yang sebelumnya bernama WiserEarth, adalah ruang komunitas online untuk pergerakan sosial dan lingkungan, diluncurkan pada Hari Bumi (22 April) 2007. Kata Wiser sendiri diambil dari akronim dari World Index of Social and Environmental Responsibility (Index Dunia untuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan)
Wiser.org melacak kegiatan lembaga nirlaba di berbagai belahan dunia. Situs ini memetakan dan menghubungkan Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM), lembaga bisnis, pemerintah, grup, dan individu yang mengangkat isu-isu global seperti perubahan iklim, kemiskinan, lingkungan, perdamaian, air, kelaparan, keadilan sosial, konservasi, Hak Asasi Manusia (HAM), dan lain-lain. Wiser.org adalah program utama lembaga nirlaba WiserEarth, yang sebelumnya dikenal dengan nama Natural Capital Institute.
Ide pembangunan Wiser menurut Wikipedia, berawal dari Paul Hawken, seorang pengarang buku dan juga penggiat lingkungan ini memiliki banyak koleksi kartu nama dari ribuan organisasi, tetapi tidak memiliki direktori komprehensif yang terdiri atas seluruh organisasi nirlaba yang terlibat dalam sektor keadilan sosial dan lingkungan.
Twitter
Twitter adalah layanan jaringan sosial dan mikroblog daring yang memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan berbasis teks hingga 140 karakter, yang dikenal dengan sebutan kicauan (tweet).
Twitter didirikan pada bulan Maret 2006 oleh Jack Dorsey, dan situs jaringan sosialnya diluncurkan pada bulan Juli.
Pada bulan Juni 2008, Twitter meluncurkan program verifikasi, yang memungkinkan para selebriti dan figur publik untuk memverifikasi akun mereka. Program ini awalnya ditujukan untuk membantu pengguna mengenali akun selebriti yang benar-benar dimiliki oleh selebriti tersebut, bukannya akun palsu. Sejak saat itu, program ini telah digunakan untuk memverifikasi akun para pengusaha dan figur publik yang mungkin tidak aktif berkicau, namun masih ingin mempertahankan kontrol atas akun yang menyandang nama mereka.
Twitter memungkinkan penggunanya untuk "berkicau" melalui ponsel, layanan pesan singkat, ataupun melalui aplikasi yang dirilis untuk tablet dan telepon pintar tertentu. Twitter kerap dibanding-bandingkan dengan klien Internet Relay Chat (IRC) berbasis web. Pada tahun 2008, dalam sebuah esai di majalah Time, penulis teknologi Steven Johnson menyatakan bahwa mekanisme dasar Twitter "sangat sederhana". Ia menulis: "Sebagai jejaring sosial, Twitter mengutamakan prinsip pengikut. Jika Anda memilih untuk mengikuti pengguna lain di Twitter, kicauan pengguna akan muncul secara kronologis-terbalik di halaman utama Anda. Jika Anda mengikuti 20 orang, Anda akan melihat berbagai kicauan yang bergulir ke bawah halaman: kicauan sarapan sereal, tautan baru yang menarik, rekomendasi musik, bahkan renungan tentang masa depan pendidikan.".
Google+
Google+ adalah sebuah layanan jaringan sosial baru yang diluncurkan oleh google untuk menjawab kebutuhan para pengguna facebook yang memiliki keterbatasan ruang gerak, keamanan, serta privacy. Google+ atau Google Plus adalah jaringan sosial yang dioperasikan oleh Google Inc. Google+ diluncurkan pada 28 Juni 2011 dengan sistem undangan untuk diuji coba. Di hari tersebut, pengguna Google+ diijinkan untuk mengundang teman di atas 18 tahun, untuk membuat akun. Namun, ini segera dihentikan sehari kemudian setelah pembuatan akun semakin membeludak.
Google+ mengintegrasikan layanan sosial seperti Google Profile dan Google Buzz, dan memperkenalkan layanan baru seperti Circles, Hangouts, Sparks, and Huddles. Google+ juga akan tersedia dengan berbagai aplikasi desktop dan aplikasi ponsel, tetapi hanya pada Android dan sistem operasi iOS. Media massa seperti The New York Times telah menyatakan bahwa Google+ adalah upaya terbesar Google untuk menyaingi jaringan sosial Facebook, yang telah mempunyai lebih dari 750 juta pengguna pada tahun 2011.
Manfaat Jaringan Sosial
Manfaat Jaringan Sosial dapat berdampak positif bagi manusia tetapi juga memiliki dampak negatif. Bila kita ambil dari sisi positifnya, ada orang-orang yang memberikan contoh nyata bagaimana dia menggunakan jaringan sosial untuk mengubah dunia. Antara lain, membantu mengumpulkan uang untuk amal, meningkatkan ataraf kesadaran orang-orang untuk berbuat baik atau malah menyelamatkan nyawa orang lain. Ada beberapa contoh cerita nyata yang memang patut kita diperhartikan. Ini mudah-mudahan membantu Anda menyadari bagaimana Twitter, Facebook, Skype, Paseban dan alat komunikasi benar-benar bisa melakukan itu.
Sebagai alat penggalangan dana
Twitter merupakan salah satu jaringan sosial yang baik sekali untuk mempromosikan kampanye penggalangan dana dan followers Anda akan ikut menyumbangkan dana. Inilah salah satu cara memanfaatkan jaringan sosial untuk tujuan yang baik.
Beberapa tahun lalu di Mesir, sekelompok pengguna Twitter yang sudah cukup terkenal memutuskan mengadakan penggalangan dana untuk timur tengah hingga mendapat dana yang lebih sekali dengan hanya menggunakan Twitter untuk mencari donatur. Penggalangan ini disebut dengan Tweetback dan mampu mengumpulkan dana US$200.000 dalam satu minggu.
Bagaimana cara kerjanya? DIselenggarakan oleh pengguna Twitter Mesir yang memiliki follower yang signifikan kemudian mereka men-tweet cara penggalangan dana sebelum dan saat dijalankan. Mereka menawarkan ke perusahaan-perusahaan besar seperti Coca Cola. Pengguna Twiiter yang ikut dalam penggalangan dana ini memiliki paling sedikit 15.000 followers bahkan ada yang memiliki 1juta followers. Selain mereka men-tweet bagaimana cara menyumbang atau berapa banyak uang yang terkumpul mereka juga men-tweet untuk apa dana digalangkan seperti membangun sekolah, infrastruktur, rumah sakit dan lain sebagainya.
Menyelamatkan Hidup
Jaringan Sosial dapat digunakan untuk meyelamatkan hidup seseorang. Yang cukup sering terjadi adalah mendonorkan organ tubuh. Untuk mencari orang yang rela mendonorkan organ tubuhnya terkadang perlu mengelilingi dunia, dan salah satu cara agar tidak mengelilingi dunia karena itu akan makan waktu yang lama jaringan sosial adalah salah satu media yang tepat. Karena mungkin bila mengukuti untaian proses dari rumah sakit akan memakan waktu yang cukup lama. Sebagai contoh seorang anak yang bernama Damon Kidney yang mendapatkan donor organ memalui Facebook. Bahkan di Indonesia, melalui Twitter, orang menawarkan diri untuk mendonorkan organ tubuhnya.
Lebih dari sekedar mencari donor, tahun 2012 lalu ada seorang pria Afrika Selatan yang diculik dan terjebak di dalam bagasi mobilnya. Untungnya dia masih memegang ponsel miliknya, dia men-tweet keadaannya dan mengirim sms ke pacarnya menceritakan apa yang terjadi. Dan tweet-tweet dibaca oleh seorang profesional keamanan swasta berhasil melacak posisi pria Afrika itu dan menyelematkan nyawanya.
Membuat dunia menjadi lebih kecil
Jaringan sosial membuat dunia menjadi lebih kecil. Dengan informasi yang cepat sekali menyebar membuat orang-orang sulit menghindar. Salah satu buktinya adalah kampanye Invisible Children Stop Kony dengan mengunggah video ke YouTube dan mendapat 50 juta penonton dalam satu minggu.
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan topik panglima Uganda Joseph Kony. Ini banyak menuai kritik dan menyderhanakan situasi yang sebelumnya sangat kompleks.
Kampanye Kony ini salah satu contoh bagaimana jaringan sosial sangat kuat dalam meningkatkan kesadaran dan juga mengingatkan kita untuk menggunakan media ini dengan baik dan benar. Sayangnya video ini di blok untuk beberapa negara termasuk Indonesia.
Memberikan tekanan kepada pemerintah
Jaringan sosial juga bisa digunakan untuk memberikan tekanan kepada pemerintah. Mungkin yang masih hangat adalah revolusi di Timur Tengah. Di sana, orang-orang menggunakan jaringan sosial baik itu Twitter dan Facebook untuk berkumpul dan membicarakan permasalahan revolusi mereka dan melibatkan ribuan orang. Di Mesir, Facebook dan Twitter digunakan untuk memberi informasi kemana dan dimana jalan-jalan yang ditutup oleh tentara dan mana yang aman. Sayangnya beberapa negara di dunia memblok Facebook dan Twitter karena merasa ini sebagai ancaman bagi kedaulatan negara.
Menyatukan orang-orang
Ketika badai terjadi orang-orang mungkin takut untuk keluar rumah tetapi, untuk bertahan hidup korban juga harus keluar mencari makanan, listrik, air dan lain-lian. Dengan Twitter dan Facebok bisa membantu orang-orang yang terjebak tanpa listrik dan makanan. Ini terjadi ketika badai Sandy melanda Amerika Serikat. Hampir 1 juta jiwa di New York hidup tanpa listrik. Beberapa diantara mereka menggunakan Twitter dan Facebook untuk berbagi informasi dengan korban-korban lainnya. Entah itu update mengenai transportasi, makanan, SPBU yang masih bisa digunakan dan lain sebagainya.

BAB III
PENUTUP
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Jaringan Sosial terus dan semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi telekomunikasi internet dan dan keinginan dari setiap orang untuk berinteraksi satu dengan lainnya dengan cara yang mudah.
Jaringan Sosial dapat dimanfaatkan untuk hal yang baik bergantung pada pemakai dan tujuan menggunakan Jaringan Sosial tersebut. Jaringan Sosial juga telah mengubah cara berinteraksi manusia menjadi semakin mudah dan juga dapat menghubungkan satu dengan lainnya di seluruh bumi.

DAFTAR PUSTAKA
Santoso, Jainur. 2013, Sejarah dan Perkembangan Jejaring Sosial (Online) (http://www.putussibau.com/iptek/komputer/175-sdpjs.html, diakses 19 Februari 2015)
Lestari, Arina Puji. 2013, Sejarah dan Perkembangan Jejaring Sosial (Online) (https://etikajejaringsosial.wordpress.com/about/pembahasan/sejarah-dan-perkembangan-jejaring-sosial, diakses 19 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Jejaring sosial (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Jejaring_sosial), diakses 19 Februari 2015)
Wikipedia, the free encyclopedia. 2015, SixDegrees.com (Online) (http://en.wikipedia.org/wiki/SixDegrees.com, diakses 19 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Blogger (layanan) (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Blogger_(layanan)), diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Friendster (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Friendster, diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2014, LinkedIn (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/LinkedIn, diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Myspace (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Myspace, diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Facebook (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Facebook, diakses 21 Februari 2015)
Aziz Marwan. 2012, Wiser, Jejaring Social Untuk Pergerakan Lingkungan (Online) (http://zenithsca1999.blogspot.com/2012/08/wiser-jejaring-social-untuk-pergerakan.html, diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Wiser.org (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Wiser.org, diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Twitter (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Twitter, diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Wiser.org (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Wiser.org, diakses 21 Februari 2015)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2015, Google+ (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/Google%2B, diakses 21 Februari 2015)
Paseban.com. 2013, Lima Manfaat Jejaring Sosial yang Membuat Dunia Menjadi Lebih Baik (Online) (http://portal.paseban.com/article/129232/manfaat-jejaring-sosial, diakses 21 Februari 2015)


Download Perkembangan Jaringan Sosial.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca Perkembangan Jaringan Sosial. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon