September 09, 2016

MAKALAH APSI


Judul: MAKALAH APSI
Penulis: Novita Suryaningsih


ANALISIS SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN
PADA PT. GEMA CAHAYA LISTRINDO
TANGERANG
213360013335
LAPORAN TUGAS MATA KULIAH
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
Diajukan untuk memenuhi nilai UAS pada Semester Empat mata kuliah APSI
Disusun oleh :
Novita Suryaningsih (18110237)
Nafsiatul Afiyah (18110200)
Reynold Anthonie (18110760)
Oki Firmansyah (12119727)
Putri Intansari (12119572)
Monica Juliani (12117769)
Fitri (12118109)
Yudi Pratomo (12119753)
Jurusan Manajemen Informatika
Akademi Manajemen Informatika dan komputer Bina Sarana Informatika
Jakarta
2013
PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN MAKALAH
Makalah ini telah disetujui dan disahkan serta diizinkan untuk dinilai pada periode : Tahun Akademik 2013/2014 di Semester Empat
DOSEN PENASEHAT AKADEMIK
Kelas 12.4B.25
Nazwirman.S.Kom.MM
PENILAIAN MAKALAH
Makalah ini telah dinilai pada tanggal..............................
PENILAI
(................................)
Saran-saran dari Penilai:
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga tugas makalah ini dapat terselesaikan dengan baik yang berjudul : "ANALISIS SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN PADA PT. GEMA CAHAYA LISTRINDO TANGERANG"
Tugas makalah ini dibuat untuk memenuhi syarat Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Analisis dan Perancangan Sistem Informasi (APSI), walaupun makalah ini masih jauh dari kata sempurna, namun diharapkan dapat menambah pengetahuan kita tentang sistem penggajian karyawan pada PT. Gema Cahaya Listrindo.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangannya, untuk itu kami meminta maaf yang sebesar-besarnya jika terdapat kata-kata yang salah di dalam penulisan tugas makalah ini. Dan kami juga mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca agar kami dapat menyempurnakan tugas makalah yang telah kami buat ini.
Makalah ini dapat diselesaikan dari bantuan beberapa pihak, dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
Ibu Raudah Nasution. ST, selaku dosen mata kuliah Analisis dan Perancangan Sistem Informasi (APSI) yang telah memberikan banyak pengetahuan mengenai mata kuliah APSI dan tentang penyusunan makalah ini.
Pihak dari PT. Gema Cahaya Listrindo, pemilik, dan semua karyawan yang telah banyak membantu pada saat kami melakukan riset dan analisis.
Orang tua dan keluarga kami yang selalu mendukung dan mendoakan kami, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini dengan baik.
Teman-teman yang telah memberikan saran-saran kepada penulis selama pembuatan makalah ini.
penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Jakarta, April 2013
(Penulis)
DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Persetujuan dan Pengesahan Makalahi
Lembar Penilai Laporan Makalah ii
Kata Pengantariii
Daftar Isiiv
Daftar Simbolvi
Daftar Gambarvii
Daftar Tabelviii
Daftar Lampiranix
BAB I PENDAHULUAN
Umum1
Maksud Dan Tujuan2
Metode Penelitian2
Ruang Lingkup2
Sistematika Penulisan3
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Konsep Dasar Siste4
2.2 Peralatan Sistem (Tool System)9
BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN
3.1 Umum13
3.2 Tinjauan Perusahaan13
3.2.1 Sejarah Perusahaan13
3.2.2 Stuktur Organisasi dan Fungsi14
3.3 Prosedur Sistem Berjalan16
3.4 Diagram Alir Data Sistem Berjalan18
3.5 Kamus Data Sistem Berjalan20
3.6 Spesifikasi Sistem Berjalan21
3.6.1 Spesifikasi Dokumen Masukan21
3.6.2 Spesifikasi Dokumen Keluaran22
3.7 Permasalahan Pokok23
3.8 Alternatif Pemecahan Masalah23

BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan25
4.2 Saran25
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
SURAT KETERANGAN PKL
NILAI MAKALAH
LAMPIRAN-LAMPIRAN
DAFTAR SIMBOL
Simbol DAD
EXTERNAL ENTITY
Digunakan untuk menggambarkan objek yang menjadi sumber informasi dan tujuan.
DATA FLOW
Digunakan untuk menggambarkan suatu penghubungan pada penggambaran DAD.

PROCES
Digunakan untuk menggambarkan suatu prosespada penggambaran DAD.
DATA STORE
Digunakan untuk menggambarkan tempat penyimpanan data.
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar III.1. Struktur Organisasi PT. Gema Cahaya Listrindo .............. 14
Gambar III.2. Diagram Konteks ............................................................... 18
Gambar III.3. Diagram Nol ...................................................................... 19
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel II.1. Notasi Tipe Data .................................................................... 12
Tabel II.2. Notasi Struktur Data .............................................................. 12
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Dokumen Masukan Halaman
Lampiran A.1 Kartu Absensi............................................................................... 27
Lampiran Dokumen Keluaran
Lampiran B.1 Rekapitulasi Gaji Karyawan......................................................... 28
Lampiran B.2 Laporan Data Gaji Karyawan ...................................................... 29
Lampiran Dokumen Surat-surat Perusahaan
Lampiran C.1 Akta Notaris.................................................................................. 30
Lampiran C.2 Surat Keterangan Terdaftar Pajak ................................................ 31
Lampiran C.3 Tanda Daftar Perusahaan Perseroan Terbatas............................... 32
Lampiran C.4 Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Menengah........................ 33
Lampiran C.5 Tanda Bukti NPWP....................................................................... 34
Lampiran C.6 Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.................................... 35
Lampiran C.7 Tanda Terima SPT Tahunan......................................................... 36
Lampiran C.8 Bukti Pembayaran Pajak............................................................... 37
BAB I
PENDAHULUAN
Umum
Pada saat masa sekarang ini semua teknologi dan informasi sudah sangat maju pesat dan cepat. Untuk itu semua kegiatan manusia dalam mengakses informasi atau apapun begitu sangat mudah untuk dikerjakan. Mengakses informasi apapun sangat mudah didapat, bisa dilakukan di rumah sehingga kebutuhan manusia yang beranekaragam inilah yang mengakibatkan teknologi informasi menjadi maju dan berkembang.
Perkembangan teknologi dan sistem informasi inilah, yang pada saat ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan atau organisasi. Sebagai salah satu contohnya dengan penggunaan komputerisasi pada sebuah perusahaan sebagai alat bantu untuk menyimpan dan mengolah segala bentuk data secara tepat,cepat dan akurat.
Sehubungan dengan kondisi perkembangan informasi atau di era globalisasi saat ini. Dimana perusahaan atau instansi saling meningkatkan mutu dan kualitas sistem informasinya, agar dapat bersaing di era globalisasi ini. Dengan adanya penggunaan teknologi informasi yang secara optimal, perusahaan atau instansi tersebuat akan terus meningkatkan mutu dan kualitasnya dengan baik agar dapat dipercaya oleh konsumen di masyarakat seperti sekarang ini, sehingga segalanya mudah dan cepat diselesaikan.
PT. GEMA CAHAYA LISTRINDO adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pemasangan dan perbaikan jaringan listrik. Sampai pada saat ini semua proses yang dilakukan oleh PT. GEMA CAHAYA LISTRINDO, dari proses penggajian karyawan. Semua data-data tentang penggajian karyawan dapat disimpan dan diolah dengan baik, sehingga data akan selalu ada jika suatu waktu dibutuhkan sebagai laporan untuk perusahaan.
Berdasarkan latar belakng ini, penulis ingin membuat tulisan ilmiah yang berjudul:
"Analisis Sistem Penggajian Karyawan Pada PT. Gema Cahaya Listrindo Tangerang"
1.2 Maksud dan Tujuan
Maksud dari penulisan Laporan Riset ini adalah :
Untuk mengetahui sistem yang digunakan di perusahaan tempat penulis melakukan kegiatan riset.
Untuk mengetahui sejauh mana penerapan sistem informasi di perusahaan tempat penulis melakukan kegiatan riset.
Tujuan dari penulisan laporan riset ini adalah untuk memenuhi nilai Ujian Semester Akhir pada mata kuliah Analisis Perancangan Sistem informasi di semester IV (empat) pada Program Diploma Tiga (DIII) di Akademi Manajemen Informatika dan komputer Bina sarana Informatika (AMIK BSI) jurusan manajemen Informatika.
1.3 Metode Penelitian
Dalam rangka pengumpulan data yang diperlukan dalam penulisan laporan riset penulis menggunakan beberapa metode, diantaranya adalah :
Metode Observasi
Metode observasi merupakan pengamatan dan penelitian secara langsung terhadap obyek yang diselidiki di lapangan.
Metode wawancara
Metode wawancara merupakan proses tanya jawab langsung dan sistematis kepada orang yang mengetahui tentang permasalahan yang sedang diamati untuk meyakinkan hal-hal kegiatan observasi yang telah dilakukan.
1.4 Ruang Lingkup
Untuk lebih memusatkan permasalahan yang ada dan agar tidak menyimpang dari pokok permasalahan, maka kami membuat batasan permasalahan yaitu mengenai analisis sistem informasi penggajian meliputi proses pendistribusian gaji pegawai, sampai dengan pembuatan laporan yang akan ditujukan kepada pimpinan perusahaan.
1.5 Sistematika Penulisan
Untuk dapat mengetahui secara ringkas permasalahan dalam penulisan laporan riset ini maka digunakan sistematika penulisan yang bertujuan untuk memudah pembaca menulusuri dan memahami isi laporan riset sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini penulis menguraikan latar belakang secara umum, maksud dan tujuan, metode penelitian, ruang lingkup yang membatasi permasalahan dan sistematika penulisan yang merupakan gambaran dari keseluruhan bab.
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini menjelaskan tentang konsep dasar dati sistem yang dibahas dalam ruang lingkup dan memberikan penjelasan secara teoritis tentang peralatan rancangan sistem yang meliputi Diagram Alir Data (DAD) dan kamus data yang digunakan dalam penulisan laporan riset.
BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN
Bab ini akan menjelaskan mengenai sejarah singkat berdirinya perusahaan, struktur organisasi dan fungsinya, prosedur sistem berjalan, Diagram Alir Data (DAD), kamus dataspesifikasi sistem berjalan yang terdiri dari bentuk dokumen masukan (input) dan keluaran (output), permasalahan dan alternatif pemecahan masalah.
BAB IV PENUTUP
Pada bab ini penulis mengemukakan beberapa kesimpulan dan saran_saran yang berkaitan dengan sistem informasi penjualan pada PT. GEMA CAHAYA LISTRINDO
BAB II
LANDASAN TEORI
Konsep dasar Sistem
Setiap sistem terdiri dari struktur dan proses. Struktur sistem merupakan unsur-unsur yang membentuk sistem tersebut, sedangkan proses sitem menjelaskan cara kerja setiap unsur sistem tersebut dalam mencapai tujuan sistem.
Pengertian Sistem
Menurut Romney (2006:2) sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen komponen yang saling berhubungan yang berinteraksi untuk mencapai satu tujuan.
Menurut Joygiyanto (2005:1) suatu sistem dapat diartikan sebagai " Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran."
Menurut Winarno (2006:15) "sistem yaitu sekumpulan komponen yang saling bekerja sama untuk mencapai satu tujuan masing-masing komponen memiliki fungsi berbeda dengan yang lain, tetapi tetap dapat bekerja sama."
2.1.2 Karakteristik Sistem
Sistem memiliki karakteristik atau sifat – sifat tertentu, yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikaitkan sebagai suatu sistem,adapun karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut :
Komponen Sistem (components)
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen – komponen yang saling berinteraksi yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan, komponen tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat–sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungs tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar,yang disebut dengan Supra Sistem.
Batasan Sistem (Boundary)
Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lainya atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah – pisahkan.
Lingkungan Luar Sistem (Environment)
Bentuk apapun yang ada diluar lingkup sistem atau batasan sistem yang mempengaruhi sistem tersebut disebut dengan lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini dapat menguntungkan dan dapat juga mencurigakan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi bagi sistem tersebut,yang dengan demikian lingkungan luar tersebut harus selalu dijaga dan dipelihara. Sedangkan lingkungan luar yang mencurigakan harus dikendalikan,karena kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup sistem tersebut.
Penghubung Sistem (Interface)
Sebagai media yang menghubungkan sistem dengan subsistem yang lainnya disebut dengan penghubung sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumber – sumber daya mengalirdari satu subsistem ke subsistem lain, keluaran suatu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem yang lain. Dengan melewati penghubung, Dengan demikian terjadi suatu integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan.
Masukan Sistem (Input)
Energi yang dimasukkan kedalam sistem disebut masukan sistem yang dapat berupa pemeliharaan ( maintenance input ) dan sinyal ( signal input ) sebagai contoh didalam suatu unit sistem komputer "program" adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputer sementara "data" adalah signal input yang akan diolah menjadi informasi.
Keluaran Sistem (Output)
Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna, Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain. Seperti contoh sistem informasi keluaran yang dihasilkan adalah informasi yang mana informasi ini dapat digunakan sebagai masukan untuk pengambilan keputusan atau hal – hal lain yang merupakan input bagi subsistem lainya.
Pengolahan Sistem (Process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluara. Sebagai contoh,sistem akutansi, Sistem ini akan mengolah data transaksi menjadi laporan – laporan yang dibutuhkan oleh pihak manajemen.
Sasaran (Objective)
Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat deterministik. Kalau suatu sistem tidak memiliki sasaran,maka operasi sistem tidak ada gunany. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan.
2.1.3 Klasifikasi Sistem
Sistem dapat di klasifikasikan dari beberapa sudut pandang :
Sistem abstrak dan sistem fisik
Sistem abstrak (Abstract System) adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik (sistem teologia yang merupakan suatu sistem yang menggambarkan hubungan antara tuhan dengan manusia).
Sistem fisik (physical system) adlah sistem yang tampak secara fisik sehingga setiap mahluk dapat melihatnya misalnya seperti sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi, dan lain-lain.
Sistem alamiah dan sistem bautan manusia
Sistem alamiah (Natural System)adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia misalnya seperti tata surya, sistem galaxi, sistem produksi dan lain-lain.
Sistem buatan manusia (Human Made System) adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan yang melibatkan interaksi manusia misalnya seperti akuntansi, sistem informasi dan lain-lain.
Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik
Sistem deterministik ( Deterministik System)adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah di prediksi. Interaksi bagian-bagiannya dapat di deteksi dengan pasti sehingga keluaran dari sistem dapat diramalka misalnya sistem komputer adalah contoh sistem yang tingkah lakunya dapat di pastikan berdasarka program-program komputere yang dijalankan.
Sistem Probabilistik (Probabilistic System) adalah sistem yang kondisi masa depan tidak dapat diprediksi karena mengundang unsur probabilitas misalnya sistem manusia.
Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup
Sistem terbuka (Open System) adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Lebih spesifik dikenal dengan juga yang disebut dengan sistem terotomasi, yang merupakan bagian dari sistem yang di gunakan dalam masyarakat modern. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk subsistem lainnya misalnya sistem kebudayaan manusia.
Sistem tertutup (Close System) adalah sistem yang tidak berhubangan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya campur tangan dari pihak luar. Secara teoritis sistem tersebut ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup tidak benar-benar tertutup).
2.1.4 Daur Hidup Sistem
Siklus hidup sistem (system life cycle) adalah proses evolusioner yang diikiuti dalam penerapan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. Siklus hidup sistem terdiri dari serangkaian tugas yang mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem. Siklus hidup sistem sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pembangunan dan pengembangan sistem. Adapun beberapa fase atau tahapan dari daur hidup suatu sistem adalah sebagai berikut :
Mengenali Adanya Kebutuhan
Sebelum segala sesuatu terjadi, timbul suatu kebutuhan atau problema yang harus dapat dikenali sebagaimana adanya. Kebutuhan dapat terjadi sebagai hasil perkembangan organisasi. Kapasitas kebutuhan itu meningkat melebihi kapasitas dari sistem yang ada. Semua kebutuhan ini harus dapat didefinisikan dengan jelas. Tanpa adanya kejelasan dari kebutuhan yang adaa, pembangunan akan kehilangan arah dan efektivitanya.
Pembangunan sistem
Suatu sistem atau seperangkat prosedur yang harus diikuti guna menganalisis kebutuhan yang timbul dan membangun suatu sistem untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Pemasangan Sistem
Setelah tahap pembangunan sistem selesai, sistem kemudian akan dioperasikan. Pemasangan sistem merupakan tahap yang penting dalam daur hidup sistem,dimana peralihan dari tahap pembangunan menuju tahap operasional adalah pemasangan sistem yang merupakan langkah akhir dari suatu pembangunan sistem.
Pengoperasian Sistem
Program-program komputer dan prosedur-prosedur pengoperasian yang membentuk suatu sistem informasi semuanya bersifat statis. Sedangkan organisasi yang ditunjang oleh sistem informasi selalu mengalmi perubahan karena pertumbuhan kegiatan, perubahan peraturan dan kebijaksanaan ataupun kemajuan teknologi. Untuk mengatasi perubahan-perubahan tersebut, sistem harus diperbaiki atau diperbaharui.
Sistem menjadi usang
Kadang-kadang perubahan yang terjadi begitu drastis sehingga tidak dapat diatasi hanya dengan melakukan perbaikan dapa sistem yang sedang berjalan. Tiba saat dimana secara ekonomis dan teknis, sistem yang ada sudah tidak layak lagi untuk dioperasikan dan sistem yang baru perlu dibangun untuk menggantikannya.
Peralatan pendukung (Tools System)
Peralatan pendukung (Tool System) merupakan alat yang digunakan untuk menggambar logika model dari suatu sistem dengan menggunakan simbol-simbol, lambang-lambang, ataupun diagram-diagram yang menunjukkan secara tepat arti dan fungsinya. Fungsi dari peralatan pendukung (Tool System) adalah untuk menjelaskan kepada user bagaimana fungsi dari sistem informasi dapat bekerja dengan suatu bentuk logika model dan phsycal model.
Diagram Alir Data (DAD)
Tahapan DAD (Diagram Alir Data)
Diagram Konteks
Diagram ini dibuat untuk menggambarkan sumber serta tujuan data yang akan diproses atau dengan kata lain diagram tersebut untuk menggambarkan sistem secara manual umum atau global dari keseluruhan sistem yang ada.
Diagram Nol
Diagram ini dibuat untuk menggambarkan tahapan proses yang ada didalam diagram konteks yang penjabarannya secara terperinci.
Diagram Detail
Diagram ini dibuat untuk menggambarkan arus data diatas secara lebih mendetail lagi dari tahapan proses yang ada didalam diagram nol.
Aturan Main DAD
Didalam diagram alir dat tidak boleh menghubungkan antara external entity dengan external entity lainnya secara langsung.
Didalam diagram alir data tidak boleh menghubungkan data store yang satu dengan data store yang lainnya secara langsung.
Setiap proses harus ada data flow yang masuk dan juga data flow yang keluar.
Cara Pembuatan Diagram Alir Data
Mulai dari umum sampai dengan detail (Top-Down Analysis)
Jabarkan proses sedetail mungkin
Pelihara konsistensi antar proses
Berikan label yang yang bermakna
Istilah dan Simbol yang digunakan dalam DAD
Kesatuan Luar (External Entity)
External entity mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan sistem yang dikembangkan. External entity merupakan kesatuan dilingkungan sistemyang dapat berupa manusia, organisasi, atau sistem lainnya yang berada dilingkungan luar sistem yang akan memberikan input atau output dari sistem. Biasanya external entity ini dikenal dengan nama entiras sumber atau tujuan. External entity dapat juga berupa departemen, divisi, atau sistem diluar sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang dikembangkan.
Proses (Process)
Menggambarkan proses pengolahan atau transformasi data. Proses disebut juga fungsi atau informasi. Komponen proses yang menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input ke output atau dapat dikatakan bahwa komponen proses menggambarkan transformasi suatu input atau lebih menjadi output.
Arus Data (Data Flow)
Suatu data flow atau alur data dapat dipresentasikan dengan anak panah yang menunjukan arah menuju keadaan keluar dari suatu proses. Alur data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau juga informasi dari suatu bagian sistem kebagian lainnya. Arus data disimbolkan dengan panah.
Simpanan Data
Simpanan Data flow yang sudah disimpan atau diarsipkan.
Kamus Data
Kamus data berfungsi sebagai suatu katalog yang menjelaskan lebih detail tentang DAD yang mencakup process, data flow, dan data store. Macam-macam atribut kamus data yaitu:
Nama Arus Data
Hal ini harus terdapat dalam kamus data, sehingga mereka yang membaca DAD dan memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus data dalam DAD dapat mudah mencari di kamus data.
Arus Data
Arus data menunjukan dari mana data mengalir dan kemana data akan menuju. Keterangan arus data ini harus perlu dicatat di kamus data agar memudahkan mencari arus data didalam DAD.
Tipe Data
Tipe data perlu dicatat dalam kamus data, kerena dapat digunakan untuk mengelompokkkan kamus data kedalam kegunaannya sewaktu perancangan sistem.
Struktur Data
Struktur data menunjuan arus data yang dicatat. Pada kamus data terdiri dari item-item atau elemen-elemen data.
Penjelasan
Untuk lebih memperjelas tentang makna dari arus data yang dicaat di kamus data., maka bagan penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentang arus data tersebut.
Volume
Menunjukan banyakna arus data yang mengalir dalam suatu periode tertentu.
Periode
Periode ini merupakn kapan terjadina arus data ini, periode perlu dicatat di kamus data karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi kapan input data harus dimasukkan kedalam sistem, kapan proses program dilakukan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.
Alias
Alias atau nama lain dari data yang harus dituliskan. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk oran atau departeman yang satu dengan yang lain.
Notasi pada Kamus Data
Terdiri dari 2 macam yaitu:
Notasi tipe data
Notasi tipe data untukmembuat spesifikasi formast input maupun output suatu data notasi yang umum digunakan antara lain adalah:
Tabel II.1
Notasi Tipe Data
Notasi Keterangan
X Untuk setiap karakter
9 Angka numerik
A Karakter alphabet
Z Angka nol yang ditampilkan spasi kosong
. Pemisah ribuan
, Pemisah pecahan
- Tanda penghubung
/ Pembago
Notasi Struktur Data
Notasi yang digunakan untuk membuat spesifik elemen data. Dimana notasi yang digunakan adalah sebagai berikut:
Tabel II.2 Notasi Struktur Data
Notasi Keterangan
= Terdiri dari
+ Dan atau and
( ) Pilihan optimal
{ } Iterasi (perulangan proses)
[ ] Pilihan salah satu pilihan yang ada
| Pemisah pilihan didalam tanda [ ]
* Keterangan atau catatan
@ Field kunci
BAB III
ANALISA SISTEM BERJALAN
3.1 Umum
Perusahaan kontraktor electrical merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa. Dikatakan perusahaan jasa karena produk yang ditawarkan oleh perusahaan ini berupa jasa, misalnya jasa pelayanan perbaikan jaringan listrik, jasa pelayanan pemasangan jaringan listik,dan sebagainya.
3.2 Tinjauan Perusahaan
3.2.1 Sejarah Perusahaan
PT Gema Cahaya Listrindo didirikan pada tanggal 23 Juli 2008 yang beralamat di Kp. Gebang Sangiang Jaya Tangerang. Perusahaan ini merupakan mitra bisnis dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang jasa kontraktor electrical, mechanical, serta supplier. PT Gema Cahaya Listrindo berfokus pada kepuasan pelanggan khususnya PLN sebagai mitra bisnis dengan memberikan jasa layanan yang lengkap kepada klien seperti penyiapan proposal perencanaan, perhitungan, dan rekomendasi serta penyediaan teknis terhadap permasalahan teknis yang berhubungan dengan jaringan listrik di lapangan oleh tenaga-tenaga terlatih dan telah berpengalaman.
Visi:
Menjadi Partner solusi terpercaya yang turut berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat.
Misi:
Menyediakan solusi teknis yang terpercaya dan efektif kepada konsumen kami.
Mencapai ke tingkat profesionalisme yang superior dan menciptakan gambaran positif kepada konsumen.
Meyediakan tempat kerja yang kondusif , adil dan menantang yang akan mendorong potensi terbaik dari para karyawan.
Membangun hubungan kemitraan jangka panjang dengan partner bisnis kami berdasarkan saling percaya dan menguntungkan.
Memberi kontribusi yang positif bagi masyarakat dimana kami bekerja.
3.2.2 Struktur organisasi dan Fungsi
Direktur Utama


Direktur



Koordinator Keuangan
Koordinator Personalia
Koordinator Engineering
Koordinator Operasional
Koordinator Estimate Tender


Ass. Koordinator personalia
Ass. Koordinator keuangan
Ass. Koordinator operasional
Ass. Koordinator Estimate Tender


Pengadaan Peralatan
Technical

Gambar III.1. Struktur Organisasi PT. Gema Cahaya Listindo
Direktur Utama
adalah pemimpin perusahaan yang memiliki tugas untuk memimpin dan mengendalikan kondisi perusahaan serta menentukan sebuah keputusan yang akan diambil oleh perusahaan.
Direktur
memiliki tugas melaksanakan perintah yang diberikan langsung oleh Direktur Utama dan membantu Direktur Utama dalam menyiapkan hal-hal yang berhubungan dengan operasional perusahaan dan memantau kinerja karyawan.
Koordinator Personalia
memiliki tugas yaitu membantu Direktur dalam menyiapkan hal-hal yang berhubungan dengan ketenagakerjaan perusahaan serta mengkoordinasikan kinerja di semua bidang.
Koordinator Keuangan
bertanggung jawab terhadap aliran keuangan diperusahaan.
Koordinator Engineering
Memiliki tugas menangani hal-hal yang berhubungan dengan aplikasi barang yang menggunakan mesin.
Koordinator Opersional
Memiliki tugas menangani dan mengalokasikan sumber daya yang ada di perusahaan serta mengawasi status proyek.
Koordinator Estimate Tender
membimbing perusahaan dalam mendapatkan proyek yang tepat untuk perusahaan yang disesuaikan dengan kemampuan dari perusahaan.
Ass. Koordinator Personalia
Memiliki tugas membantu Koordinator Personalia yang berhubungan dengan ketenagakerjaan serta pengalokasian sumber daya manusia di dalam perusahaan.
Ass. Koordinator Keuangan
Memiliki tugas membantu peran dari Koordinator Keuangan dalam urusan keuangan di perusahaan.
Pengadaan Peralatan
Memiliki tugas membantu Koordinator Engineering dalam membimbing perusahaan untuk melakukan pembeelian bahan dan barang yang di perlukan untuk kegiatan operasional perusahaan.
Technical
Memiliki tugas membantu Koordinator Engineering dalam urusan penanganan yang berhubungan dengan kegiatan teknis dengan mengalokasikan sumber daya yang ada di perusahaan.
Ass. Koordinator Operasional
Memiliki tugas membantu Koordinator Operasional untuk memaksimalkan pengalokasikan sumber daya yang ada di perusahaan serta mengawasi status proyek.
Ass. Koordinator Estimate Tender
Memiliki tugas membantu dan mendukung Koordinator Estimate Tender dalam pengambilan keputusan tender proyek.
3.3 Prosedur Sistem Berjalan
Adapun prosedur penggajian karyawan pada PT Gema Cahaya Listrindo Tangerang Adalah Sebagai Berikut :
Prosedur pengumpulan absensi
Karyawan bekerja setiap hari absen dengan menggunakan kartu absen. Kartu absen tersebut dikumpulkan setiap dua minggu sekali untuk diserahkan ke koordinator dari masing-masing bagian lalu dan dikumpulkan menjadi data absen dan diberikan ke koordinator bagian keuangan untuk dicek secara keseluruhan. Data absen karyawan tersebut diarsipkan.

Prosedur penghitungan gaji
Penghitungan gaji karyawan dilakukan oleh koordinator bagian keuangan dengan melihat data inputan yang berupa arsip data absensi karyawan yang akan dikelompokkan berdasarkan masing-masing bagian dalam perusahaan. Kemudian setelah proses penghitungan gaji karyawan selesai dilakukan oleh koordinator bagian keuangan seluruh data hasil penghitungan gaji karyawan direkapitulasi dan selanjutnya meminta persetujuan ke direktur utama. Setelah disetujui oleh direktur utama rekapitulasi dikembalikan ke koordinator bagian keuangan untuk diarsipkan ke dalam arsip gaji karyawan.
Prosedur pembayaran gaji
Proses pembayaran gaji dilakukan oleh koordinator bagian keuangan dengan berdasarkan data rekapan yang telah disetujui oleh direktur utama dan arsip gaji karyawan, maka koordinator keuangan akan membuatkan slip gaji yang akan diberikan kepada karyawan selanjutnya gaji akan diberikan kepada karyawan yang bersangkutan disertai tanda terima gaji karyawan untuk ditandatangani yang selanjutnya akan diarsipkan.
Prosedur pembuatan laporan penggajian
Setelah transaksi dan tanda terima gaji yang telah ditandatangani diarsipkan, koordinator bagian keuangan akan membuat laporan berdasarkan data arsip gaji dan arsip tanda terima karyawan yang telah ditandatangan tersebut, setelah semuanya selesai dan data tersusun dengan baik, terakhir hasilnya dilaporkan ke direktur utama.

3.4 Diagram Alir Data (DAD)/ Diagram Data Flow (DFD) Pada sistem penggajian PT Gema Cahaya Listrindo Tangerang
DIAGRAM KONTEKS
Direktur Utama
Karyawan
Kartu Absensi
Tanda terima gaji accRekap Gaji


SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN

Gaji, slip gaji, tanda terima gaji Rekap gaji, Laporan Penggajian


Koordinator masing – masing bagian

Rekap Absensi
Kartu Absensi
Gambar III.2. Diagram Konteks
DIAGRAM NOL

Koordinator Masing – masing bagian
1.0
Rekap Absensi
Karyawan
Kartu absensi Data Absensi
Data Absensi
Data absensi



Kartu absensi
2.0
Hitung Gaji
Data Absensi
Rekap Gaji ACC
Rekap Gaji
Rekap Gaji ACC
Direktur Utama
Data Rekapitulasi Gaji ACC

Data Arsip GajiArsip Gaji
3.0
Pembayaran Gaji

Data Arsip Gaji
Slip Gaji,gaji,Data Rekapitulasi Gaji ACC
Tanda terima gaji
Karyawan
Data Slip Gaji
Slip Gaji
Data Tanda Terima Gaji ACC
Tanda Terima Gaji ACC Tanda Terima Gaji ACC
4.0
Pembuatan Laporan

Data Tanda Terima Gaji ACC
Laporan Penggajian
Data Arsip Gaji
Gambar III.3. Diagram Konteks
3.5 Kamus Data Sistem Berjalan
Pada kamus data ini teradapat keterangan tertulis mengenai suatu data secara terinci, karena kaus data harus dapat memberikan keterangn yang jelas tentang data yang dicari.
Dokumen Masukan
Nama Arus Data : Kartu Absensi
Alias: Kartu Absensi
Bentuk Data: Cetakan Manual
Penjelasan: Untuk mengetahui absensi karyawan
Periode: Setiap hari kerja
Volume: 1 kali dalam sehari
Struktur Data: Header+isi
Header: No_Kartu_Absensi+Nama+Bagian+Bulan+
Sakit+Izin+Alpa+Lambat+Lain-lain
No_Kartu Absensi: *Terdiri dari 2 digit*
Isi: Tgl+Pagi+Masuk+Keluar+Siang+Masuk+Keluar
Lembur+Masuk+Keluar+Jam
Dokumen Keluaran
Nama Arus Data: Rekapitulasi Gaji Karyawan
Alias: Rekapitulasi Gaji Karyawan
Bentuk Data: Cetakan Manual
Penjelasan: Untuk mengetahui data gaji karyawan
Periode: Setiap selesai proses penghitungan gaji
Volume: Setiap 2 minggu sekali
Struktur Data: Header+isi
Header: Divisi+Koordinator+Periode_Gaji
Isi: No+Nama+Jumlah_Masuk+Gaji+Total+Keterangan
Nama Arus Data: Laporan Data Gaji Karyawan
Alias: Laporan Data Gaji Karyawan
Bentuk Data: Cetakan Manual
Penjelasan: Sebagai laporan penggajian untuk direktur utama
Periode: Setiap selesai penggajian
Volume: Setiap 2 minggu sekali
Struktur Data: Isi
Isi: No+Periode+Tanggal+Nama+Gaji+Jumlah_Masuk+
Jumlah_Gaji+Total_Pinjaman+Jumlah_Potongan+
Sisa_Pinjaman+Gaji_diterima
3.6 Spesifikasi Sistem Berjalan
Spesifikasi sistem berjalan adalah perincian dari bentuk dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penggajian karyawan. Bentuk dokumen ini terbagi dalam 2 bagian, yaitu dokumen masukan dan dokumen keluaran.
3.6.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan
Dokumen masukan adalah semua dokumen yang digunakan sebagai dasar untuk memperoleh data-data yang nantinya akan diproses untuk menghasilkan suatu keluaran yang yang disebut dengan output. Dokumen masukan yang digunakan adalah sebagai berikut :
Nama Dokumen: Kartu Absensi
Fungsi: Untuk mengetahui data absensi karyawan
Sumber: Karyawan
Tujuan: Koordinator Bagian
Frekuensi: Setiap karyawan masuk
Media: Kertas
Jumlah: Satu Lembar
Nama Dokumen: Data Absensi
Fungsi: Untuk mengetahui jumlah absensi karyawan dari
Masing-masing bagian
Sumber: Koordinator Bagian
Tujuan: Koordinator Keuangan
Frekuensi: Setiap 2 minggu sekali
Media: Kertas
Jumlah: Satu Lembar
3.6.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran
Dokumen keluarn adalah segala bentuk dokumen yang akan mendukung kegiatan manajemen serta merupakan dokumen dari hasil catatan laporan. Dokumen keluaran yang digunakan adalah sebagai berikut :
Nama Dokumen: Rekapitulasi Gaji
Fungsi: Untuk mengatahui data gaji karyawan
Sumber: Koordinator Keuangan
Tujuan: Direktur Utama
Frekuansi: Setiap 2 minggu sekali
Media: Kertas
Jumlah: Satu Lembar
Nama Dokumen: Slip Gaji
Fungsi: Bukti rincian gaji karyawan
Sumber: Koordinator Keuangan
Tujuan: Karyawan
Frekuensi: Setiap 2 minggu sekali
Media: Kertas
Jumlah: Satu Lembar
Nama Dokumen: Tanda Terima Gaji
Fungsi: Bukti pembayaran gaji
Sumber: Koordinator Keuangan
Tujuan: Karyawan
Frekuansi: Setiap 2 minggu sekali
Media: Kertas
Jumlah: Satu Lembar
Nama Dokumen: Laporan Data Gaji Karyawan
Fungsi: Untuk mengetahui data gaji karyawan
Sumber: Koordinator Keuangan
Tujuan: Direktur Utama
Frekuansi: Setiap 2 minggu sekali
Media: Kertas
Jumlah: Satu Lembar
3.7 Permasalahan
Masih manualnya sistem berjalan yang digunakan PT. Gema Cahaya Listrindo menimbulkan berbagai masalah diantaranya adalah :
Sistem penggajian karyawan yang masih menggunakan cara manual membuat proses penggajian tidak efektif dan efisien.
Kurangnya sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.
Sistem penggajian cara manual yang cukup rumit.
Sistem manual membuat data-data khususnya data penggajian menjadi sulit jika ingin dilihat kembali dan rentan terhadap berbagai resiko.
3.8 Alternatif Pemecahan Masalah
Pemecahan permasalahan yang dihadapkan pada PT. Gema Cahaya Listrindo lebih mendasar dan terletak pada sumber daya manusia serta sistem yang dijalankan di perusahaan tersebut, sehingga manajemen perusahaan harus melakukan tindakan efektif dan juga efisien terhadap permasalahan yang timbulserta dapat mengambil langkah-langkahyang sesuai dengan manajemen perusahaan agar ke depan perusahaan dapat lebih maju. Adapun alternatif pemecahan masalah adalah sbagai berikut :
Mulai memperbaiki kualitas dari sumber daya manusia di dalam perusahaan tersebut dengan banyak mengirimkan karyawan untuk melakukan kegiatan workshop atau seminar khususnya yang berhubungan dengan teknologi informasi agar pengetahuan para karyawan dapat berkembang.
Membenahi sistem manajemen perusahaan maupun sistem yang digunakan khususnya dalam sistem penggajian.
Beralih dari ke sistem manual ke sistem komputerisasi khususnya pada sistem penggajian agar lebih efektif dan efisien serta meminimalisir dari berbagai resiko.



BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Dari pembahasan diatas mengenai analisis sistem penggajian karyawan pada PT. Gema Cahaya Listrindo Tangerang, dapat dilihat bahwa penggunaan teknologi sistem informasi saat ini sangatlah membantu mempermudah dalam melakukan suatu kegiatan dalam perusahaan dan bagi siapapun pengguna sistem pada umumnya dalam pengolahan data tanpa harus melakukan seluruhnya dengan manual.
Secara keseluruhan dapat disimpulkan PT. Gema Cahaya Listrindo Tangerang sudah cukup menyadari pentingnya peran dari penggunaan sistem teknologi informasi dalam upaya mendukung menjalankan kegiatan bisnis, namun sayangnya kesadaran tersebut tidaklah didukung dengan ketersediaan sumber daya manusia yang terampil dalam bidang teknologi informasi, selain itu hambatan dari segi sistem manajeman dalam PT. Gema Cahaya Listrindo Tangerang juga turut menjadi faktor terbatasnya ruang gerak perusahaan untuk beralih ke sistem komputerisasi yang lebih banyak memberikan manafaat serta keuntungan bagi kemajuan perusahaan.
Saran
Dari pembahasan dan penjelasan diatas maka penulis ingin memberikan beberapa saran sebagai alternatif pemikiran yang dapat dijadikan masukan yang nantinya akan sangat berguna bagi perusahaan dan untuk mendukung kelancaran sistem, antara lain:
Untuk dapat mengoptomalkan sistem komputerisasi ini diperlukan dukungan dari semua pihak terutama sumber daya manusia yang terlibat langsung sehingga kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan melalui pelatihan maupun kursus – kursus.
Malakukan pemeliharaanterhadap perangkat komputer yang digunakan untuk mencegah terjadinya kerusakan.
Melakukan pemeliharaan terhadap file-file yang ada dan pembuatan back up demi keamanan dan keselamatan data.
Jika beralih dari sistem manual ke sistem komputerisasi maka penggunaan password di perlukan untuk kepentingan keamanan agar tidak di salah gunakan oleh pihak- pihak yang tidak berkepentingan.
DAFTAR PUSTAKA
Sadeli,Muhammad.2011.Access untuk Orang Awam.Palembang:Maxikom
Jogiyanto,HM. 2005.Analisa dan Disain Sistem Informasi Terstruktur.Yogyakarta: Penerbit Andi.
Winarno. Wahyu Wing.2006.Sistem Informasi Manajemen.Edisi ke-6. Yogyakarta:UPP STIM YKPN
Yuswanto.2009.Algoritma dan Pemprograman dengan VB.Net 2005.Jakarta:Cerdas Pustaka.
Roney, Marshall B.2006. Sistem Informasi Management. Edisi Ke-9 Buku 1.Jakarta: Salemba Empat
File (arsip) PT. Gema Cahaya Listrindo Tangerang
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 12119753
Nama Lengkap : Yudi Pratomo
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 18 Agustus 1993
Alamat Lengkap : Jl. Daan Mogot Pesing Polgar RT.002/005 Kedaung Kaliangke Jakarta Barat
Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SDN 010 Pagi Jakarta Lulus Tahun 2005
SMPN 82JakartaLulus Tahun 2008
SMAN 01 Cibungbulang BogorLulus Tahun 2011

Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Yudi Pratomo)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 18110760
Nama Lengkap : Reynold Anthonie
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 7 Desember 1991
Alamat Lengkap : Kompleks Grand Duta blok OG No.08 Sangiang, Tangerang
Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SD Bintang Kejora Jakarta Lulus Tahun 2004
SMP Bintang KejoraJakartaLulus Tahun 2007
SMA Bintang KejoraJakartaLulus Tahun 2010
Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Reynold Anthonie)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 12119727
Nama Lengkap : Oki Firmansyah
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 1 Oktober 1993
Alamat Lengkap : Jl. Tanjung Duren Timur 1 No. 51 Jakarta Barat
Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SDN Tajung Duren Selatan 01 Pagi Jakarta Lulus Tahun 2005
SMP Al-ChasanahJakartaLulus Tahun 2008
SMAN 112JakartaLulus Tahun 2011
Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Oki Firmansyah)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 18110200
Nama Lengkap : Nafsiatul Afiyah
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 21 November 1993
Alamat Lengkap : Jl. Pedongkelan Belakang RT.01/016 No. 58 Kel. Kapuk Kec. Cengkarang
Jakarta Barat
Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SDN 06 Pagi JakartaLulus Tahun 2005
SMP Islam Ta'alumul HudaBumiayuLulus Tahun 2008
SMK Kerabat Kita BumiayuLulus Tahun 2011

Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Nafsiatul Afiyah)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 18110237
Nama Lengkap : Novita Suryaningsih
Tempat dan Tanggal Lahir : Brebes, 24 November 1993
Alamat Lengkap : Jl. Pedongkelan Belakang RT.01/RW 016 No. 58 Kel. Kapuk Kec. Cengkarang
Jakarta Barat
Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SDN 02 LangkapBumiayuLulus Tahun 2005
SMPN 03BumiayuLulus Tahun 2008
SMK Kerabat Kita BumiayuLulus Tahun 2011

Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Novita Suryaningsih)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 12119572
Nama Lengkap : Putri Intansari
Tempat dan Tanggal Lahir : Banyumas, 24 Februari 1994
Alamat Lengkap : Jl. Kedaung Kaliangke RT 008/RW 008 Kel. Kedaung Kaliangke, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat

Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SDN 01 GerdurenBanyumasLulus Tahun 2005
SMPN 02 Jatilawang BanyumasLulus Tahun 2008
SMK Wijaya Kusuma JatilawangBanyumasLulus Tahun 2011

Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Putri Intansari)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 12117769
Nama Lengkap : Monica Juliani
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta 15 Juli 1993
Alamat Lengkap : Jl. Prima No. 11 RT09 / RW011
Kel.Tegalalur Kec.Kalideres
Jakarta Barat

Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SD Strada Bina Mulia 1JakartaLulus Tahun 2005
SMP Strada Pelita 2JakartaLulus Tahun 2008
SMK YADIKA 1JakartaLulus Tahun 2011

Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Monica Juliani)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Biodata Mahasiswa
NIM : 12118109
Nama Lengkap : Fitri
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 10 Maret 1994
Alamat Lengkap : Jl. Pedongkelan Raya RT014 / RW016
Kel.Kapuk, Kec.Cengkareng
Jakarta Barat

Riwayat Pendidikan Formal Dan Non Formal
SD MI Al-AsaasJakartaLulus Tahun 2005
SMP Darul MukhlisinJakartaLulus Tahun 2008
SMK Al-HudaJakartaLulus Tahun 2011

Jakarta, April 2013
Saya yang Bersangkutan
(Fitri)


Download MAKALAH APSI.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca MAKALAH APSI. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon