February 04, 2017

JARINGAN TUMBUHAN


Judul: JARINGAN TUMBUHAN
Penulis: Gilang Indra


JARINGAN TUMBUHAN
Mempelajari Biologi memang tidak mudah, materi banyak dan materi tentang jaringan tumbuhanadalah salah satu contohnya. Oleh karena itu saya akan memberikan sebuah rangkuman tentang jaringan tumbuhan. Semoga dapat membantu anda.

Jaringan Tumbuhan
Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Jaringan tumbuhanadalah sekumpulan sel tumbuhan yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.
1.    Jaringan Meristem (disebut juga jaringan embrional)
Jaringan Meristem adalah jaringan pada tumbuhan yang aktif membelah. Jaringan ini berfungsi untuk pertumbuhan.
Menurut asal pembentukannya jaringan meristem dibagi menjadi 3 kelompok:
a.    Jaringan Promeristem
Meupakan jaringan yang sudah ada semenjak tumbuhan berfase embrioFungsi: Pertumbuhan pada embrio dan menghasilkan jaringan meristem primer
b.    Jaringan Meristem Primer
Merupakan jaringan yang ditemukan pada tumbuhan dewasa. Terletak apada ujung akar dan ujung batang, oleh karena itu jaringan ini disebut juga meristem apikal.Fungsi: Menambah tinggi dan panjang tumbuhan
c.    Jaringan Meristem Sekunder
Merupakan jaringan hasil perkembangan dari meristem primer, contohnya adalah kambium.Fungsi: 
Menurut letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi 3, yaitu:
a.    Meristem apikal
Merupakan jaringan yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang yang berfungsi untuk membentuk menghasilkan tunas apikal dan tunas apikal akan membentuk jaringan baru seperti akar, cabang dan daun.
b.    Meristem interkalar
Jaringan yang terletak diantara jaringan permanen yang berfungsi untuk menghasilkan bunga.
c.    Meristem lateral
Jaringan yang berperan dalam pertumbuhan sekunder, seperti pembesaran akar dan batang. Jaringan ini terletak pada kambium pembuluh dan kambium gabus. 
2.    Jaringan Permanen
Jaringan permanen adalah jaringan pada tumbuhan yang sudah tidak aktif membelah.
a.    Epidermis
Merupakan jaringan yang terdapat dibagian paling luar tumbuhan baik di akar, batang dan daun.
Fungsi:  sebagai penutup dan pelindung jaringan yang berada dibawahnya.
b.    Parenkim
Merupakan jaringan yang menyusun tubuh tumbuhan setelah jaringan epidermis, jaringan ini juga merupakan bagian utama sistem jaringan dasar dan terdapata pada berbagai organ seperti akar, batang dan daun.
Fungsi: Penyususn tubuh tumbuhan, Penyembuhan luka dan regenerasi
c.    Penyokong
Merupakan jaringan yang diibaratkan seperti beton sehingga disebut juga sebagai jaringan mekanik.
Fungsi: menunjang dan memperkokoh bentuk tumbuhan.
d.    Pengankut
Merupakan Jaringan yang berfungsi mengangkut air dan unsur hara dan menyalurkan hasil fotosintesis keseluruh bagian tubuh tumbuhan.
Xilerm
Fungsi: mengankut air dan garam mineral menuju daun
Floem
Fungsi: menyalurkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan
e.    Gabus
Merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel parenkim gabus. Berfungsi untuk melindungi jaringan dibawahnya agar tidak kehilangan air.
Jaringan gabus terbagi menjadi 2 macam:•    Felem: dibentuk kambium gabus ke arah luar dan sel-selnya mati•    Felederm: dibentuk kambium gabus ke arah dalam dan sel-selnya hidup
SIFAT TOTIPOTENSI SEL
Tahun 1838, Scleiden dan Schwann menyatakan sebuah teori totipotensi sel: "setiap sel tumbuhan yang hidup memiliki informasi genetik dan perangkat fisiologis yang lengkap untuk tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan yang utuh jika kondisinya sesuai"
Kultur jaringan tumbuhan adalah teknik menumbuh kembangkan bagian tumbuhan, baik berupa sel, jaringan, atau organ dalam kondisi aseptik (bebas dari mikro organisme), secara invitro (dalam tabung atau botol) menjadi tumbuhan yang lengkap bagian-bagiannya. 
JARINGAN PADA HEWAN
Seperti pada tumbuhan, tubuh hewan juga multiseluler, terdiri atasbermacam-macam sel yang berbeda bentuk dan fungsinya. Sel-sel yang memilikibentuk dan fungsi sama berkelompok membentuk jaringan. Pada hewantermasuk manusia terdapat dua kelompok jaringan, yaitu jaringan benih (germinal)dan jaringan tubuh (somatis). Jaringan benih (germinal), aktif membelahdiri untuk menghasilkan benih baru. Jaringan tubuh (somatis), terdapat padatubuh hewan atau manusia selama hidupnya. Jaringan somatis meliputi jaringanepitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Gambar 2.12 berikutmemperlihatkan berbagai jaringan pada manusia1. Jaringan EpitelJaringan epitel merupakan jaringan yang membatasi dua lingkunganyang berbeda seperti dinding usus dengan rongga usus, dinding kantungkemih dengan rongga kemih, yang tersusun oleh selapis sel atau beberapalapis sel. Jaringan epitel memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagaipelindung, kelenjar, dan reseptor.Sebagai pelindung, jaringan epitel melindungi jaringan yang ada dibawahnya dari kerusakan mekanis karena tekanan, gesekan, radiasi ultraviolet,dan serangan mikroorganisme. Sebagai kelenjar, jaringan epitel terdapatpada saluran pencernaan yang menghasilkan enzim-enzim pencernaan.Epitelium yang melapisi saluran pernapasan mengeluarkan mukus atau lendiruntuk menangkap partikel-partikel debu yang masuk dan sebagai pelindungdari kekeringan. Sebagai reseptor, epitelium yang terdapat pada alat indraberfungsi untuk menerima rangsang.Pada beberapa bagian tubuh, macammacamsel yang berbeda berbaur sehingga sulit diklasifikasikan. Berdasarkanbentuk dan susunannya, jaringan epitel dibedakan menjadi jaringan epitelsederhana, jaringan epitel berlapis, dan jaringan epitel kelenjar.a. Jaringan Epitel SederhanaJaringan epitel sederhana terdiri atas selapis sel. Berdasarkan bentuk selselpenyusunnya, jaringan ini diklasifikasikan sebagai berikut.1) Epitel pipih selapisSel-sel epitel ini pipih dan tipis,berisi sedikit sitoplasma yang membungkusinti di bagian tengah. Terdapatpada alveoli lapisan dalampembuluh darah, pembuluh limfe,dan merupakan dinding pembuluhkapiler2) Epitel kubus selapisEpitel ini terdapat pada salurankelenjar ludah, kelenjar keringat,saluran ginjal, dan kelenjar gondok(Gambar 2.14).3) Epitel silindris selapisEpitel ini terdiri atas selapis selberbentuk panjang dan sempit.Jaringan ini melapisi seluruh saluranpencernaan yang diselingi oleh selgoblet yang menghasilkan mukus(lendir) untuk melindungi lambungdari asam lambung (Gambar 2.15).4) Epitel berlapis semuJika kita perhatikan penampangjaringan ini (Gambar 2.16), akantampak beberapa sel denganketinggian berbeda karena tidak semuasel mencapai permukaan yang bebas.Meskipun demikian, epitel ini terdiriatas selapis sel-sel tebal dan tiap-tiapselnya melekat pada membran basal.Jaringan epitelium ini dapat kitajumpai pada saluran kencing dantenggorokan, uretra jantan, saluranreproduksi jantan, serta epididimis(saluran sperma).5) Epitel selapis bersiliaEpitel bersilia terdiri atas sel-selyang berbentuk silindris dengan siliapada tepi luarnya. Getaran siliamenimbulkan aliran. Jaringan initerdapat pada saluran telur, uterus,dan saluran pernapasan atas,b. Jaringan Epitel BerlapisJaringan epitel berlapis terdiriatas beberapa lapis sel. Jika dibandingkandengan epitel sederhana,jaringan ini memiliki bentuk dansusunan lebih kuat. Jaringan epitelberlapis meliputi epitel pipih berlapisyang terdapat pada sebagianesofagus; epitel kubus berlapis, yangterdapat pada saluran kelenjarkeringat; dan epitel silindris berlapisyang terdapat pada saluran kelenjarsusu, kelenjar ludah submandibula(Gambar 2.18).Jaringan 515) Epitel selapis bersiliaEpitel bersilia terdiri atas sel-selyang berbentuk silindris dengan siliapada tepi luarnya. Getaran siliamenimbulkan aliran. Jaringan initerdapat pada saluran telur, uterus,dan saluran pernapasan atas, LihatGambar 2.17.b. Jaringan Epitel BerlapisJaringan epitel berlapis terdiriatas beberapa lapis sel. Jika dibandingkandengan epitel sederhana,jaringan ini memiliki bentuk dansusunan lebih kuat. Jaringan epitelberlapis meliputi epitel pipih berlapisyang terdapat pada sebagianesofagus; epitel kubus berlapis, yangterdapat pada saluran kelenjarkeringat; dan epitel silindris berlapisyang terdapat pada saluran kelenjarsusu, kelenjar ludah submandibula(Gambar 2.18).c. Jaringan Epitel KelenjarDi antara sel-sel epitel dijumpai sel-sel goblet atau sekelompok sel gobletyang membentuk kelenjar bersel banyak. Epitelium yang banyakmengandung sel-sel goblet disebut membran mukosa. Ada dua tipe kelenjar,yaitu eksokrin dan endokrin. Disebut eksokrin jika sekresi kelenjar dialirkanke permukaan melalui saluran, dan disebut endokrin jika sekresi kelenjarlangsung masuk ke aliran darah. Kelenjar endokrin tidak memiliki saluran,misalnya kelenjar hormon.3. Jaringan IkatJaringan ikat merupakan penyokong utama tubuh hewan dan manusia.Sel-selnya berada dalam sejumlah besar matriks (bahan ekstraseluler) yangdiekskresikan oleh sel-sel penyusunnya. Selain sebagai pembungkus danpengikat berbagai organ tubuh, jaringan ini memiliki banyak fungsi, sepertimelindungi tubuh dari serangan bakteri (jaringan ikat longgar), menghindarikehilangan panas (adiposum), memberi bentuk pada tubuh (skeleton) danmemproduksi darah (jaringan darah/hemopoietik). Jaringan ikat meliputijaringan ikat sebenarnya, jaringan skeleton, dan jaringan darah.a. Jaringan Ikat sebenarnyaJaringan ini terdapat di seluruh bagian tubuh, di bawah kulit meng–hubungkan berbagai organ dan mengisi ruang antarjaringan yang berdekatan.Berdasarkan susunannya, jaringan ikat dibedakan atas jaringan ikat longgar,jaringan ikat padat, dan jaringan lemak (jaringan adiposum).Jaringan ikat longgar terdiri atas matriks (substansi dasar) yang mengandungmacam-macam sel dan serabut, seperti tampak pada Gambar 2.19. Di dalammatriks terdapat 4 macam sel, yaitu fibroblas yang menghasilkan serabutkolagen, serabut elastis, dan matriks, sel cagak (mast cell) penghasil heparin(antipembekuan), sel lemak yang menimbun lemak, dan makrofag (sel ameboidyang memakan partikel asing), hal ini penting untuk melindungi tubuhdari bibit penyakit. Selain itu, dalam matriks juga terdapat dua macam serabut,yaitu serabut kolagen berupa berkas serabut yang fleksibel, tetapi tidak elastisdan serabut elastis yang fleksibel dan elastis. Serabut ini membentuk semacamjaring pada matriks. Fungsi jaringan ini menghubungkan berbagai jaringan,misalnya kulit dengan struktur di bawahnya.Jaringan ikat padat dibedakan antara jaringan ikat kolagen dan jaringan ikatelastis. Tendon yang melekatkan otot pada tulang merupakan contoh jaringanikat kolagen, matriksnya mengandung berkas serabut kolagen yang padat,contoh lain aponeurosis. Pada jaringan ikat elastis matriks hanya mengandungserabut elastis, jaringan ini terdapat pada ligamen yang mengikat tulang-tulangdalam persendian, paru-paru, dinding trakea, pita suara.Jaringan lemak (adiposum) dalam matriks hanya sel-sel lemak, pentinguntuk menyimpan lemak cadangan. Pada kulit, adiposum berfungsi untukmencegah kehilangan panas. Berbagai organ lunak, seperti jantung dan ginjaldikelilingi jaringan lemak sebagai pelindung.b. Jaringan SkeletonSkeleton berfungsi untuk penyokong tubuh, dilengkapi dengan rangkayang kaku. Seperti pada jaringan ikat, jaringan ini terdiri atas sel-sel yangterletak dalam matriks organik, tetapi matriksnya lebih keras. Pada vertebrataterdapat dua macam jaringan skeleton, yaitu tulang rawan (kartilago) dantulang keras. Ikan bertulang rawan, seperti hiu dan ikan pari, seluruhrangkanya terdiri dari tulang rawan. Mamalia yang rangkanya sebagian besartulang keras, memiliki tulang rawan pada persendian dan cawan-cawanantarvertebra.Tulang rawan (kartilago) tersusun oleh matriks organik yang mengandungsel-sel kondroblas. Sel-sel kondroblas menghasilkan matriks yang disebutkondrin. Tulang rawan dibedakan atas rawan hialin, rawan elastis, dan rawanfibrosa. Rawan hialin, matriksnya semitransparan mengandung kondroitinsulfat, perhatikan Gambar 2.20. Rawan hialin terdapat pada ujung-ujungtulang pipa, tulang rusuk, hidung, saluran pernapasan (laring, trakea, danbronkus), dan rangka embrio.Rawan elastik, matriksnya agak keruh, mengandung serabut elastik kuning.Jika dibengkokkan, terasa lentur dan mudah kembali ke bentuk semula,contoh daun telinga, epiglotis, pembuluh Eustachius, tulang rawan padafaring. Rawan fibrosa, mengandung banyak berkas serabut kolagen yang padatdalam matriknya, memiliki daya regang yang lebih kuat daripada rawanhialin, contoh diskus antarruas tulang belakang dan simfisis pubis(persambungan tulang kemaluan).Tulang keras, lebih keras daripada tulang rawan karena matriksnyasebagian besar (70%) terdiri atas garam-garam anorganik terutama kalsiumsulfat, 30% terdiri atas zat organik terutama serabut kolagen. Sel pembentuktulang disebut osteoblas, yang menyekresikan bahan organik dan garam fosfatserta karbonat. Setelah sekeliling osteoblas menjadi keras, osteoblas dinamaiosteosit. Berdasarkan susunan matriksnya, jaringan tulang keras dibedakanmenjadi jaringan tulang kompak dan jaringan tulang spons (bunga karang).Tulang kompak, disebut demikian karena memiliki matriks yang padat.Gambar 2.21 merupakan penampang melintang jaringan tulang kompak.Pada gambar tampak sejumlahlamela konsentris mengelilingi sebuahsaluran Havers. Pada lamela terdapatsejumlah lakuna berisi osteosit. Dari tiaplakuna memancar sejumlah saluranhalus berisi sitoplasma disebut kanalikuliyang menghubungkan lakunayang satu dengan lakuna yang lain.Hubungan ini berfungsi sebagaitransportasi nutrisi.Di dalam saluran Havers terdapatpembuluh darah yang mengangkutnutrisi, gas pernapasan, serta zat-zatsisa dari dan ke osteosit. SaluranHavers juga mengandung pembuluhlimfe dan serabut saraf yang terbungkusoleh jaringan ikat. Pada permukaanluar periostium dan permukaandalam tulang, lamela tidak membentuklingkaran. Di daerah ini terdapatsaluran Volkman. Saluran ini mengandungpembuluh darah yang berhubungandengan pembuluh darah didalam saluran Havers.Matriks tulang kompak terdiriatas kolagen yang dihasilkan olehosteoblas, dan bahan-bahan anorganik.Kombinasi antara zat organikdan zat anorganik menghasilkansebuah struktur yang kuat. Jaringantulang kompak terdapat di sepanjangtulang pipa. Jaringan yang memilikikomposisi hampir sama dengantulang kompak adalah dentin yang terletak di antara email dan pulpa gigi.Matriksnya lebih keras daripada tulang kompak karena mengandung 75%bahan anorganik.Tulang spons (bunga karang) memiliki matriks yang mengandung lebihsedikit bahan anorganik (60-65%) dibandingkan dengan tulang kompak.Matriksnya berongga, berisi sumsum merah yang memproduksi sel-sel darah.Tulang spons terdapat pada epifisis tulang pipa, tulang pipih, dan tulangpendek.c. Jaringan Darah dan LimfeJaringan darah tersusun oleh sel-sel darah merah (eritrosit), sel-sel darahputih (leukosit), dan keping-keping darah, berada dalam cairan yang disebutplasma. Plasma darah terdiri atas air yang mengandung berbagai zat terlarutyang dialirkan dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lain. Bahan makanan(glukosa, lemak, asam amino) dibawa dari usus ke hati, urea dari hati keginjal, dan hormon dari kelenjar buntu ke berbagai organ yang menjadi target.Sel darah merah (eritrosit) fungsi utamanya adalah membawa oksigendari organ respirasi ke berbagai jaringan. Sel darah putih (leukosit) berfungsiuntuk membunuh bibit penyakit. Leukosit dibedakan atas eosinofil, netrofil,basofil (dihasilkan oleh sumsum merah) dan limfosit, monosit (dihasilkanoleh jaringan limpoid). Jaringan sumsum merah dan limpoid disebut jaringanhemopoitik).

Keping darah berperan dalam pembekuan darah. Untuk jelasnya, pelajaribagan darah pada Gambar 2.22. Limfe (getah bening) mengandung zat-zatseperti plasma dengan konsentrasi yang berbeda. Di dalam limfe tidak adasel darah merah, tetapi ada limfosit sebagai fagosit3. Jaringan OtotKira-kira 40% dari berat tubuh manusia terdiri atas jaringan otot yangberasal dari lapisan embrional, dibangun oleh sel-sel khusus yang mampuberkontraksi karena mengandung miofibril sebagai elemen kontraktil. Karenakemampuannya berkontraksi, jaringan otot berfungsi sebagai alat gerak aktif.Pada vertebrata termasuk manusia, gerakan anggota gerak dan tubuhsecara keseluruhan disebabkan oleh kontraksi otot yang melekat padarangka, sedangkan pada organ yang berongga seperti saluran pencernaandan pembuluh darah, terdapat jaringan otot yang berkontraksi untukmenekan isi organ tersebut sehingga terjadi gerakan makanan dalam ususdan aliran darah ke seluruh tubuh. Berdasarkan struktur dan cara kerjanyaada tiga macam otot, yaitu otot polos, otot lurik, dan otot jantung.4. Jaringan SarafJaringan saraf tersusun oleh kumpulan sel saraf yang disebut neuron.Neuron merupakan kesatuan fungsional dari sistem saraf yang memilikikonduktivitas (kemampuan menghantar impuls) sehingga terjadi komunikasiantara reseptor (sel atau organ yang menerima rangsang, seperti sel-sel sarafsensorik pada kulit) dan efektor (jaringan atau organ yang mereaksi rangsang,seperti otot atau kelenjar). Jaringan saraf juga memiliki sel-sel reseptor yangterbungkus oleh jaringan ikat.Berdasarkan fungsinya ada tiga macam neuron, yaitu neuron sensorik, neuronmotorik, dan neuron penghubung. Neuron yang menyampaikan impuls kepusat saraf (otak dan sumsum tulang belakang) disebut neuron aferen atau neuronsensorik, sedangkan neuron eferen atau neuron motorik membawa impulske luar dari pusat saraf. Neuron penghubung menghubungkan neuron sensorikdengan neuron motorik. Neuron ini memiliki dendrit ataupun akson yangberhubungan dengan neuron lain.

Tiap akson berisi aksoplasmayang berhubungan dengan sitoplasmapada badan sel, dan terbungkus olehselaput tipis yang merupakan kelanjutandari membran plasma padabadan sel. Akson ataupun dendrityang berukuran panjang dilapisiseludang mielin yang berfungsisebagai isolator. Di sebelah luarnyadibungkus oleh selaput neurilemma,sel Schwann berperan dalam nutrisi, regenerasi akson yang rusak atau putusdan membentuk selaput mielin. Di antara dua sel Schwann terdapat node ofRanvier (simpul Ranvier).


Download JARINGAN TUMBUHAN.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca JARINGAN TUMBUHAN. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon