December 28, 2016

Anatomi tubuh dalam Alquran


Judul: Anatomi tubuh dalam Alquran
Penulis: Siti Munawaroh


RESUME BUKU
ANATOMI TUBUH DALAM ALQURAN
Untuk memenuhi Tugas Mandiri
Mata Kuliah : Keterpaduan islam dan iptek
Dosen Pengampu :Edy Chandra,S.Si, M,Pd
189357057150
Oleh :
SITI MUNAWAROH
NIM: 59461212
DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI
CIREBON
2012
Pengenalan Buku
Anatomi Tubuh Dalam Al Qur'an merupakan sebuah buku tafsir tematik diterjemahkan dari al tibyan fi Aqsami al Quran. Karya Syamsuddin Muhammad ibn Abi Bakr. Buku ini diterbitkan oleh Nalar PT Intimedia Ciptausantara, buku ini terdiri dari 65 BAB yang setiap babnya menjelaskan megenai anatomi tubuh yang diulas dari tafsir tematik klasik. Halaman buku ini sebanyak 252 dan terdapat referensi di dalamnya.
Buku ini disusun untuk mengingatkan kita pada tanda-tanda kekuasan Allah yang Allah titipkan kepada kita, kita sebagai manusia patut bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Tak ada satupun yang Allah ciptakan secara sia-sia semua memiliki manfaat da fungsi tertentu bagi kehidupan kita. Mari kita merenungi apa yang sudah Allah ciptakan Kepada manusia, organ-organ yang Allah ciptakan sangat sempurna, dan Allah letakkan organ-organ tubuh manusia sesuai tempatnya sehingga tampak terlihat indah dan sempurna.
Isi Buku
Pada Bab satu, menggambarkan tanda-tanda kebesaran Allah yang tersebar di alam ini. Sebagaimaa firman Allah " Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin, dan juga pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?". Tanda kekuasaan allah sangat beragam, salh satunya penciptaan alam semesta itu sendiri. Berbagai bukti kekuasaan allah nyata ada bumi diantaranya munculnya bagian bumi yang penuh degan air, yang mana seluruh proses alam membutuhkannya.
Bukti lainnya adalah Allah menciptakan bumi sebagai tempat istirahat yang baik agar semua makhluk dapat hidup dan bernaung di dalamnya. Bumi adalah hamparan luas yang telah ditundukkan yang dapat memenuhi keinginan seorang hamba. Bumi yang sedemikian rupa dijadikan Allah sebagai peringatan manusia.
Allah SWT, juga memberikan peringatan dengan keadaan bumi yang konstan dengan hikamah-Nya. Allah tidak menciptakan bumi ini lunak dan sangat lembut, yang jika kemudian keadaa takkan ada bangunan yang terdiri di atasnya, dan tidak akan dapat dijadikan tempat tinggal bagi berbagai hewan-hewan dan benda- benda yang berat. Tetapi Allah menciptakan bumi ini diantara kedua kondisi tersebut, tidak lunak dan tida keras.
Begitu agung tanda kebesaran Allah yang diberikan kepada manusia, agar manusia berfikir atas kebesaran Allah yang menjadi peringatan manusia dalam kehidupanya. Allah meciptakan bumi ini untuk dijaga, sebagai manusia kita patut bersyukur atas apa yang Allah berikan kepada manusia dengan adanya bumi dan alam semesta.
Buku ini juga menjelaskan pada Bab kedua mengenai Keragaman Tanda-tanda Kekuasaan Allah. Diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, Dia menjadikan tanah tersesbut beragam jenis dan sifatnya serta beragam manfaat, padahal ia merupaka bagian bumi yang salaing berdampingan dan saling berkaitan. Ada yang berbentuk lunak dan ada pula yang keras. Ada yang baik untuk tempat tumbuhnya tumbuhnya tanaman, ada tanah yang berdampingan dengan pasir kerikil. Ada bagian yang baik disaat turun hujan, tetapi ditempat lain justru hujan sama sekali tak bermanfaat, namun hanya saja menjadi aliran sungai. Allah Swt, menurunkan hujan di bagian bumi yang jauh, lalu Allah alirkan air tersebut ketempat itu.
Keragaman tersebut yang menyebabkan keteraturan alam, Allah yang mengatur seluruh ciptaan Nya. Maha suci Allah yang telah menjadikan langit sebagai ayah, bumi sebagai ibu, dan air sebagai tetesan mani yang menyebabkan adanya kelahiran.
Demikian bumi tersebut menjadi tanda-tanda yang cukup sebagai petunjuk akan keberadaan Sang pencipta, kesempurnaan sifat dan perbuatan-Nya, serta sebagai dalil bahwa kebangkitan dari kubur pada hari kemudian nanti seperti yang disampaika para Rasul Nya adalah benar.
Diantara tanda kekuasaana Allah yang terdapat di bumi, yaitu yang Allah tampakkan sebagian waktu, dan membenarkan apa yang diibawa para rasul. Tanda kerasulan bukti kebenaran dan kenabian senantiasa ditampakkan oleh Allah SWT. Di muka bumi sebagai hujah bagi mereka yang tak dapat melihatlangsung tanda-tanda kebesaran kenabian di masanya, sehingga orang-orang yang hidup di setiap zaman seakan akan dapat melihat apa yang dilihat oleh para pendahulu mereka,seperti yang digambarkan oleh Allah Swt. Dalam Firman-Nya: " Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda – tanda kekuasaa Kami segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al qur'an itu adalah benar. Dan Apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhya Dia menyaksikan sesuatu?".
Dari tanda- tanda kekuasaan Nya, kemudian Allah perintahkan agar manusia melihat dirinya sendiri. Yang di jelaskan pada bab ketiga. Allah berfirman: " Dan juga pada diri kalian sendiri, apakah kalian tidak melihatya?". Apabila manusia merenungkan pada dirinya, maka bukti- bukti rububiah Allah beserta cahaya keyakinan akan bersinar terang baginya.
Manusia akan mengetahui bahwa dirinya terbentuk dari air, daging yang menggumpal, tulang yag tersusun, serta persendian ynag banyak, disatuka dan diperkuat oleh tali urat dan otot-otot, kemudian dibalut dengan kulit yang kuat meliputi tiga ratus enam puluh persendian terdiri dari yang besar dan kecil, yang tebal dan tipis, panjang dan bulat, lurus dan benggkok. Semua persendian ini di berkokoh oleh tiga ratus enam puluh urat untuk menyambung, memisahkan, menggegam, membentang, menjulurkan, dan menarik, berkarya dan menulis.
Allah buat di dalamnya sembilan pintu: dua pintu untuk mendengar, dua pintu untuk melihat, satu pintu untuk menciaum, satu pintu untuk berbicara, makan, minum, dan bernafas, dan dua pintu untuk keluarnya sisa kotoran yang membahayakan manusia jika tidak dibuang.
Pada bab selanjutnya buku ini menjelaskan satu persatu tentag organ tubuh yang ada pada manusia secara rinci. Allah menciptakan kedua mata bagaikan dua cermin bagi hati. Mata merupakan cermin, tampilan, da wakil bagi hati. Yang menakjubkan sesugguhnya adalah bahwa mata sebagai anggota tubuh yanng palig lunak dari pada anggota tubuh yang lainnya yang tidak terpengaruh dengan hawa dingin dan hawa panas.
Kemudian Allah ciptakan kedua teliga. Allah Swt, meletakkan kedua telinga di sisi samping wajah., dan diletakkan didalamnya semacam selaput yang dapat membantudalam mendengar, serta diberikan pula daya pendengaran. Allah ciptakan pada daerah teliga bagian-bagian yang miring dan berlekuk agar jarak sedikit lebih panjang, sehingga udara luar tidak dapat meembusnya secara langsung. Selain itu agar binatang kecil tidak masuk langsung kedalamnya.
Allah menciptakan telinga bukan dalam bentuk daging yang lembut dan bukan pula dalam bentuk tulang yang keras. Tapi telinga diciptakan dalam kondisi antara keras dan lembut.
Hidung, Allah meletakkan hidung di tengah waja, ia berada tepat ditengah secara seimbang dengan bentuk terbaik dan paling sesuai sehingga manusia bisa mendapat manfaat darinya. Allah memberikan hideng peenciuman yang tajam, yang dapat mengetahui berbagai bebauan, macam-macamnya, bentuknya, manfaatnya, dan bahayanya.
Dengan kedua rongganya, hidung bisa menghirup yang dingin dan teratur, kemudian udara tersebut dialirkan ke dalam paru-paru, sehingga ia dapat bernafas lega. Dengan demikian ia tak perlu selalu membuka mulut.
Mulut merupakan tempat yang mengandung berbagai keajaiban. Ia merupakn pintu keluar masuknya makanan dan minuman, nafas, ucapan, serta tempat tinggal lidah yang merupakan salah satu perangkat ilmu pengetahuan, penerjemah, dan utusan kalbu.
Lidah memiliki banyak kegunaan. Manfaat yang paling utama adalah sebagai alat bicara. Selain itu merupakan alat perasa dan pengecap. Allah mejadikan lidah sebagai petunjuk atas kondisi kalbu yang stabil dan menyimpang, juga sebagai petunjuk atas kondisi kalbu istiqomah dan labil. Lidah juga merupakan bukti yang akurat atas kondisi lambung dan usus perut sebagaimana ucapan seorang merupakan bukti atas baik buruknya hati seseorang baik psikis maupun fisik.
Allah menciptaka lidah berupa daging yang tidak bertulang dan tidak berotot agar mudah digerakkan. Lidah merupakan anggota tubuh yang paling sempurna dan lembut. Kedudukannya dalam tubuh seperti utusan atau wakil seorang raja. Sifatnya lincah, bisa menciut dan menjulur.
Allah menciptakan dua penutup bagi lidah yang pertama adalah gigi dan yang kedua adalah mulut. Gerakan mulut bersifat bebas, lidah dalam mulut berkedudukan seperti kalbu dalam dada. Bahaya yang ditimbilkan karena ucapa lidah lebih banyak dibadingkan denga yang ditimbulkan oleh pandangan.
Pada buku ini juga ada hal yang menarik, mengenai pembahasan tanda kebesaran Allah mengenai rahasia bulu badan, rambut dan letaknya. Ada tujuan dengan tumbuhnya bulu dibada. Pertama, yang bersifat umum, yaitu membersihkan tubuh dari kelebiahan-kelebihan uap tubuh yang pekat da berat. Kedua yang bersifat khusus, untuk keindahan ataupun perlindungan.
Rambut kepala memiliki beberapa manfaat dan kegunaan. Diantaranya dapat melindungi tubuh dari panas, dingin, dan penyakit. Selai itu juga sebagai perhiasan dan keindahan.
Selain untuk keindahan, perhiasan dan estetika, alis mata berfungsi untuk melindungi mata dari suatu yang mengalir dari atas kepala. Alis mata mempunyai ukuran demikian karena jika kurang dari itu, fungsi keindaha dan perlidunagan akan hilang. Sbaliknya jika lebih dari itu makan akan menutupi dan akan membahayakan mata.
Janggut banyak memiliki manfaat. Diataranya adalah untuk perhiasan, kehormatan, dan wibawa. Janggut juga menjadikan ciri pembeda antara laki-laki dan perempuan.
Bulu kemaluan, bulu hidung, dan bulu ketiak bergua untuk membersihkan tubuh dari sisa kotoran tubuh. Bila kotoran hilang, badan akan terasa ringan dan aktif. Sedangkan apabila menumpuk maka badab teras berat, malas dan tidak semangat.
Telapak tangan yang Allah ciptakan memiliki manfaat, diciptaka untuk dapat menyentuh. Semua yang telah dibahas mengenai anggota tubuh manusia adalah sebuah tanda dan kekuasaan Allah yang wajib kita syukuri. Allah telah menciptakan manusia secara sempurna, degan mengatur semua yang Allah ciptakan tanpa ada kekeliruan baik letak maupunfungsinya.
Kondisi manusia dari awal hingga akhir, mari kita menelaah firman Allah Swt "......... dan pada diri kalian, apakah kalia tidak memperhatikan". Kesempurnaan, kekuasaan, kekuasaan ilmu, kebijaksanaan, serta kehendakNya, menjadikan Allah mampu menciptakan beragam makhluk dari beragam. Allah ciptakan mereka dalam bentuk yang beragam da sangat berbedabaik dari segi asal, bentuk, rupa, karakter, dan kekuatannya.
Selanjutnya pada buku ini membahas mengenai air mani perempuan pada Bab ke 19. Apakah seorang peerempuan mempunyai air mani? Terhadap pernyataan ini, merupaka pertanyaan ummu Mukminin Aisyah r.a dan Ummu Salamah r.a kepada Nabi Saw.... beliau menjawab keduanya dengan menetaokan adanya air mani perempuan.
Dalam hadits yang diriwayatkan Aisyah r.a disebutkan bahwa Ummu salim r.a bertanya kepada Rasulullah saw, tentang wanita yang bermimpi (bersetubuh) seperti diimpikan laki-laki, apakah ia wajib mandi?beliau menjawab, "ya, apabila ia melihat air mani ". Ummu salim bertanya lagi, " apakah engkau berpendapat bahwa wanita seperti itu?" Rasullah menjawab:
Bukankah kemiripan itu tidak akan terjadi kecuali dari air mani itu? Apabila air mani perempuan menggulungi air mani laki-laki maka si anak akan mirip paman-paman dari ibunya, sedangkan apabila sperma laki –laki menggulungi air mani istrinya, maka si anak akan mirip dengan paman-paman dari ayahya. Lafal ini adalah yang disebutkan oleh imam muslim.
Jalianus menyebutkan celaan yag ditunjukkan aristoteles, karena pendapatnya bahwa wanita tidak memiliki air mani. Kami akan menjelaskan masalh ini, seperti yang dipaparkan secara syar'i.
Allah menciptakan manusia dengan bentuk yang sempurna disertai organ – organ tubuh yang memiliki keajaiban dan manfaat bagi manusia. Organ –organ yang menerima makanan adalah seperti empedu, yang menerima sisa makanan yang halus, limpa menerima sisa makan yang berat, ginjal dan kantung kemih menerima sisa makanan yang sedang. Kekuatan yang telah Allah berikan pada tubuh mausia untuk megatur tubuh merupaka sebagian dari tanda-tanda yang menunjukkan kekuasaan Allah. Kekuatan tersebut mengatur makanan dan minuman yang masuk kedalam tubuh dengan bentuk aktivitas yang bermacam-macam.
Darah adalah cairan yang asli dan bahan pokok bagi tubuh. Darah selalu berganti ketika telah berkurang dan mengalir kebagian tubuh yang lain. Sedangkan yang lainnya sebagai pembongkar dan penurut. Cairan tersebutterdiri atas dua macam, pertama cairan yang lembut, yakni darah jantung, kedua cairan yang keras yakni darah hati. Ia dapat diibaratkan dengan penguasa. Apabila berlaku ramah, sabar, dan tenang, rakyatnya akan menurutinya, tetapi jika ia marah dan melampaui batas, ia akan dibunuh. Dapat dikatakan bahwa darah merupakan makanan pokok bagi tubuh.
Pada bab 47 membahas mengenai hikmah penciptaan organ pengatur tubuh yang menjelaskan Allah maha bijaksana dan mulia menciptakan kondisi manusia seperti sebuah kota. Di dalam tubuh diperlika organ utama yang mengatur kemaslahatan kota tersebut, sebagaimana yang dilakukan para pemimpin kota. Kedudukanya sama dengan penguasa dan pemerintahan. Sedangkan yang lainnya sebagai pembantu-pembantuya.
Selanjutnya pada bab 48 dijelaskan mengenai rahasia adaya organ tubuh yang utama. Organ-organ tubuh manusia yang utama memiliki hak untuk mengatur tubuh karena kedudukannya yang utama. Organ – organ tubuh manusia yang utama ada tiga, yaitu jantung, hati, dan otak.
Jantung merupakan organ yang telah dijadikan oleh pencipta yag maha negetahui sebagai pengatur tubuh. Kedudukannya seperti penguasa yang memerintah rakyatnya. Hati adalah organ tubuh yang menjaga kehidupan, karena ia berfungsi sebagai pengirim makanan pada organ-organ tubuh yang lain, supaya organ tubuh tetap terpelihara sehingga memungkinkan tetap hidup.
Otak merupakan organ tubuh yang merasa dan mengetahui, serta menyempurnakan hidup. Sebab, didalam otak terdapat alat-alat yang mengantarkan manusia untuk mengenal yang bermanfaat atau tidak.
Organ – organ pembantu adalah paru-paru dan urat nadi yang berfungsi membawa dan mendistribusikan kehangatan naluriah, kekuatan, da roh kehidupan sebagai penyangga tubuh.
Organ-organ yang diatur, tetapi tidak melayani. Adapun yang dimaksud dengan organ-organ tubuh yang diatur, tetapi tidak berfungsi sebagai organ pembantu adalah organ-organ tubuh yang secara khusus memiliki kekuatan alami. Organ-organ tubuh ini seperti telinga, mata dan hidung.
Adapun organ-organ tubuh yang bukan sebagai pengatur dan yang diatur adalah organ-organ tubuh yang secara istimewa memiliki kekuatan naluriah dari sumber penciptaan pertamanya.
Perhatikanlah diri manusia sediri, perhatikanlah permulaan penciptaanmu, yaitu dari mulai setetes air maniyang lemah. Seandainya ditinggal beberapa saat saja maka akan mati. Bagaimana Tuhan pemilik segalanya yang memiliki air tersebut mengeluarkannya dari antara tulang sulbi dan tulang dada?.Bagaimana Tuhan menjadikan air mani yang berwarna putih kental tersebut menjadi segumpal darah yang berwarna merah kemudian menjadikanya segumpal daging, megklasifikasikanya tulang kedalam beberapa gumpalan daging tersebut, otot-otot, urat-urat, dan daging di dalam rahim yang gelap.
Ini semua merupakan wujud karunia Allah, pencipta yang Maha suci yang telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna, yaitu supaya indera dapat mewakili indera yang lain, sehingga manfaatnya dirasakan oleh keseluruhan dan bukan hanya pada bagian-bagiannya saja.
Kemudian Allah Swt, menciptakan kekuatan berpikir, lalu memerintahkan manusia untuk mempergunakan kekuatan tersebut dalam hal-hal yang bermanfaat bagi dirinyadidunia dan akherat. Allah telah mengkontruksikan kekuatan berpikir tersebut dari dua hal yang berasal dari segala sesuatu yang terdapat pada daya ingat.
Allah menciptakan organ-organ tubuh kita secara sempurna, dan memiliki berbagai keajaiban dan manfaat masing-masing. Seperti mata yang merupakan cermin bagi kalbu dalam mengungkapkan apa-apa didalamnya. Keduanya juga sebagai cermin untuk menangkap gambar-gambar yang ada ddiluar. Jadi, kedua mata tersebut laksana dua kacayang terdapat pada cermin.
Hal yang lebih menakjubkan adalah bahwa mata merupakan organ tubuh yang lunak, akan tetapi ia tidak terpengaruh oleh panas dan dingin seperti organ-organ tubuh lainnya yang keras.
Allah menciptakan telinga penempatan keduanya yang terpisah, pada penciptaannya, dan penempatan selaput pendengaran didalamnya supaya dapat membantu telinga menangkap suara. Kemudian Allah menjadikan lekukan-lekukan pada rongga telinga sehingga suaranya dan serangga yang masuk kedalam tidak langsung menembus gendang telinga, tetapi ia akan memperbanyak gerak sehingga ia akan hati-hati dan pada akhirnya keluar.
Allah Swt, menciptakan lubang hidung dalam keadaan yang luas agar udara dapat masuk secara mudah dan agar hawa dinginnya hilang sebelum sampai pada otak. Allah telah menciptakan lubang hidung sebagai alat untuk melafalkan huruf damn menempatkan sebuah pembatas diantara lubang hidung tersebut.
Buku ini juga membahas mengenai rezeki Allah yang ada diatas lagit. Sebagaimana firmannya: " Dan di langit terdapat rizkimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu." Kata rizki yang terkandung dalam ayat tersebut ditafsirkan dengan hujan, surga, dan juga ditafsirkan dengan rizki dunia akherat.
Kemudia Allah mengungkapkan bentuk sandaran sumpah yang paling besar. Hal itu untuk melihat kedudukan isi sumpahnya sekaligus untuk menguatkan bertia yag ada da untuk menegaskan masalah yang tak diragukan lagi keberadaannya oleh mereka yang memiliki perasaan bersih.
Dalam hadist disebutkan bahwa " Apa yang dijanjikan itu adalah benar-benar terjadi, seperti keberadaan kalian di sini". Mengumpamakan kebenaran informasiNya dengan kebenaran ucapan seorang manusia dan keberadaannya.

Komentar , Kritik dan Saran
Komentar
Kelebihan buku ini adalah menjelaskan secara rinci tentang kebesaran dan tanda kekuasaan Allah, dan mengigatkan kita kepada apa yang menjadi kebesarannya, agar kita senantiasa bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini.
Kekurangannya buku ini hanya dalam setiap bab tidak secara langsung menuliskan ayat, dan surat ke berapa hanya terdapat terjemahannya saja.
Kritik dan Saran
Dalam membahas mengenai anggota tubuh pembahasan lebih luas lagi, dan buku ini bagus untuk di baca oleh kalangan siapapun sebagai perenungan atas tanda dan kebesaran Allah semesta. Serta buku ii sebaiknya di berikan biografi seorang penulis, dan memberikan latar belakang mengapa buku ini perlu diterbitkan.


Download Anatomi tubuh dalam Alquran .docx

Download Now



Terimakasih telah membaca Anatomi tubuh dalam Alquran . Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon