November 07, 2016

TUGAS KEWIRAUSAHAAN


Judul: TUGAS KEWIRAUSAHAAN
Penulis: Erick Alwi


TUGAS KEWIRAUSAHAANPRODUKSI MAKANAN RINGAN
MAKALAH
Untuk memenuhi tugas mata kuliah
Tugas Kewirausahaan
   
Oleh :
Kelompok 4
1.      Arin Fitriani                         711443220
2.      Ervina Febri Untari               711443334
3.      Marischa Gita                      711443229
4.      Dita Fajriatul Rohmah          711443241
5.      Lidian Beverly                      711443249
      
 
 
 
UNIVERSITAS …………….
JURUSAN KOMPUTER AKUNTANSI
November 2012
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL                                                                                        i
DAFTAR ISI                                                                                                    ii
 
BAB I PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang                                                                                       1
1.2    Rumusan Masalah                                                                                  2
1.3    Batasan Masalah                                                                                    2
1.4    Tujuan                                                                                                    2
 
BAB II ISI
2.1  Profil Usaha                                                                                           3
2.2 Produk Usaha                                                                                        3
2.3 Sistem Pemasaran                                                                                  6
2.4 Struktur Organisasi                                                                                7
2.5 Hambatan Usaha                                                                                    8
 
BAB III ASPEK KEUANGAN
3.1  Laporan Keuangan                                                                             9
3.2 Laporan Keuangan Pisang Coklat                                                       9
3.3 Laporan Keuangan Omelet Mini                                                         10
 
LAMPIRAN                                                                                                     12
 BAB 1
PENDAHULUAN
 
1.1             Latar Belakang
 
Era modern perdagangan saat ini sedang  berkembang pesat. Salah satu tantangan bangsa saat ini adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah hasil usaha industri  dapat menjadi penentu dan pendorong pertumbuhan ekonomi di setiap daerah. Pertumbuhan dan perkembangan industri yang begitu pesat memunculkan berbagai ragam dan bentuk industri yang ada, baik industri yang berskala besar ataupun yang berskala kecil, masing-masing industri berusaha untuk meningkatkan produktifitas yang tndala-kendala yang ada, adanya berbagai ragam industri tersebut menuntut masing-masing dari industri agar mampu bersaing dan mempertahankan industrinya tetap eksis.
Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi. Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu, sebelum ia memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan. Dengan demikian pemasaran juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual. Pemasar yang berusaha mempengaruhi perilaku konsumen terletak pada premis konsumen adalah raja, motivasi dan perilaku konsumen dapat dimengerti melalui penelitian, perilaku konsumen dapat dipengaruhi melalui kegiatan persuasive yang menanggapi konsumen secara serius sebagai pihak yang berkuasa dan dengan maksud tertentu serta pengaruh konsumen memiliki hasil yang menguntungkan secara social asalkan pengamanan hukum, etika, dan moral berada pada tempatnya untuk mengekang upaya manipulasi.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka kami tertarik untuk mengkaji lebih dalam lagi tentang sistem pembukuan yang digunakan oleh hasil usaha penjualan makanan ringan pisang coklat dan omelet mini yang kami jalankan.
 
 1.2  Rumusan Masalah
 
1.2.1        Apa saja kendala yang dihadapi?
1.2.2        Bagaimana sistem akuntansi yang digunakan oleh usaha penjualan ini?
1.2.3        Bagaimana sistem pemasarannya?
 
 1.3    Batasan Masalah
 
Dalam proposal ini kami hanya membahas mengenai kendala, sistem akuntansi, sistem pemasaran dan cara meningkatkan usaha ini.
 
 1.4    Tujuan
 
1.4.1        Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi.
1.4.2        Untuk mengetahui sistem akuntansinya.
1.4.3        Untuk mengetahui sistem pemasarannya.
BAB II
ISI
 
2.1       Profil Usaha
 
Usaha penjualan makanan ringan atau camilan yang kami jalankan ini berawal dari pemberian tugas praktik kewirausahan yang telah diberikan oleh dosen. Ide ini tidak serta merta muncul begitu saja karena dari keempat anggota memiliki ide dan gagasan usaha yang berbeda-beda.  Salah satu dari kami mempunyai ide untuk berjualan pisang coklat. Selama lima hari kami mencoba berjualan pisang coklat yang kami titipkan di SMPN 1 Tumpang, PKBI UM, Fakultas Ekonomi UM dan kos-kosan. Setelah lima hari, kami memutuskan untuk berganti produk yakni omelet mini.
Kemudian kami merombak kembali rencana penjualan dengan melihat adanya daerah pemasaran yang cocok untuk omelet mini yakni di SMAN 5 Malang. Kami tidak berjualan pisang coklat di SMAN 5 Malang karena sudah ada yang berjualan pisang coklat disana. Jadi, kami memilih memproduksi omelet mini yang kami titipkan di kantin SMAN 5 Malang.
 
 
2.2       Produk Usaha
 
Produk yang kami jual yaitu:
1.      1. Pisang Coklat
Piscok, begitulah kudapan ini dinamai. Bentuknya panjang berisi pisang yang dilumuri susu coklat dan mesis. Kulitnya terbuat dari kulit pangsit. Rasanya tentu saja manis dan gurih. Kami memilih piscok bukan hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena mudah membuatnya dan bisa dijual dengan harga sesuai ukuran pelajar dan mahasiswa. Satu piscok dihargai Rp. 1000,00 oleh penjual. Kami menjualnya seharga Rp. 900,00 sehingga  penjual akan mendapat keuntungan sebesar Rp. 100,00 per bungkus. Piscok mudah laku. Kudapan ini dijadikan pengganjal perut di pagi hari terutama bagi para mahasiswa dan pelajar yang tidak sempat sarapan dan  ingin hidup hemat. Bahan yang dibuthkan untuk membuatnya yaitu pisang, kulit pangsit, susu coklat, dan mesis. Cara membuatnya yaitu:
a.       Kupas pisang dan potong-potong menjadi kecil sekitar 2cm.
b.      Potong kulit pangsit menjadi 4 bagian.
c.       Isi kulit pangsit dengan pisang yang telah dipotong-potong.
d.      Goreng sampai berwarna kecoklatan, tiriskan dan tunggu hingga dingin.
e.       Tata pada mika yang sudah disediakan kemudian siram dengan susu coklat dan taburi mesis.
 1.      2. Omelet Mini
Omelet merupakan salah satu makanan praktis. Omelet mini rasanya gurih, ringan, dan mengisi tinggi protein dan tidak membosankan. Makanan ini sangat enak dimakan  pada waktu santai. Cara membuatnya tidak sulit, Bahan yang dibutuhkan untuk membuat omelet mini adalah  mie sedaap, mie keriting, telor, minyak goreng, royco dan tepung. Cara membuatnya yaitu:
a.       Letakkan bumbu mie instan pada mangkuk, campur dengan telor, royco dan tepung yang sudah dicampur dengan air, kemudian  kocok hingga tercampur semua.
b.      Rebus mie instan dan  mie keriting hingga setengah matang, lalu tiriskan dan masukkan ke dalam campuran bumbu. Aduk hingga merata
c.       Goreng ke dalam wajan ycetakan kue yang berupa penggorengan yang memiliki lubang-lubang kecil, goreng hingga berwarna kecoklatan.
2.3              Sistem Pemasaran
 
Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. Definisi ini berdasarkan pada konsep inti, yaitu : kebutuhan, keinginan dan permintaan, produk, nilai, biaya dan kepuasan, pertukaran, transaksi dan hubungan,  pasar,  pemasaran dan pemasar
Adapun tujuan pemasaran adalah mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya. Idealnya pemasaran menyebabkan pelanggan siap membeli sehingga yang tinggal hanyalah bagaimana membuat produknya tersedia. Sedangkan proses pemasaran terdiri dari analisa peluang pasar, meneliti dan memilih pasar sasaran, merancang strategi pemasaran, merancang program pemasaran, dan mengorganisir, melaksanakan serta mengawasi usaha pemasaran.
Untuk itu, dengan produk-produk seperti yang kami jual ini kami memasarkannya di kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk kalangan mahasiswa kami menjualnya di kampus dan di kost-kostan. Sedangkan untuk kalangan pelajar kami memasarkannya di kantin sekolah. Target pasar dari produk kami adalah kalangan remaja.
Kami memilih berjualan pisang coklat di kampus karena ketika kami berjualan di kampus, lebih cepat terjual daripada di SMPN 1 Tumpang. Ini disebabkan adanya perbedaan geografis antara daerah kampus dan daerah pedesaan. Ketika kami menjual pisang coklat seharga seribu per bungkusnya, konsumen disana berkata bahwa produk kami terlalu mahal. Sehingga sulit untuk dipasarkan disana.
Kemudian kami mencoba berjualan di kampus UM. Pelanggan yang membeli tidak merasa produk kami mahal. Karena menurut mereka memang sudah wajar kami menjual dengan harga seribu per bungkusnya. Setelah lima hari kami berjualan, kami mendapati bahwa remaja cenderung lebih suka makanan yang gurih dibanding makanan yang manis. untuk menyesuaikan dengan minat konsumen, beralihlah kami dari memproduksi pisang coklat ke omelet mini.
Kami memilih berjualan omelet mini di SMAN 5 Malang karena  ada relasi yang memiliki kantin di SMAN 5 Malang sehingga lebih mudah dalam pemasarannya, tidak seperti pisang coklat yang pemasarannya tidak tentu. Setiap pagi kami menitipkan omelet mini ke rumahnya yang tidak jauh dari tempat produksi omelet mini. Sehingga kami tidak perlu jauh-jauh mengantarkannya ke SMAN 5 Malang.
 
2.4              Struktur Organisasi
 
1.      Ketua              :  Arin Fitriani
Deskripsi kerja      :
         Mengkoordinasi anggota-anggotanya agar menjalankan tugas dengan maksimal.
         Mengambil keputusan-keputusan yang dapat membuat usaha ini berkembang
         Mempertanggungjawabkan kegiatan operasional
         Memasarkan produk-produk yang dijual
 
2.      Wakil              :  Dita Fajriatul Rohmah
Deskripsi kerja      :
         Membantu tugas ketua
         Mencari informasi produk-produk baru yang sedang menjadi trend
         Memasarkan produk-produk yang dijual
         Melakukan pembelian bahan-bahan
 
3.      Bendahara     :  Marischa Gita
Deskripsi kerja      :
         Melakukan pembukuan terhadap setiap transaksi yang terjadi
         Melaporkan kondisi keuangan setiap minggu
         Membuat laporan keuangan
 
4.      Anggota          :  Lidian Beverly
Deskripsi kerja      :
         Melakukan pembelian bahan-bahan
         Memproduksi pisang coklat
         Memasarkan produk yang dijual
 
5.      Anggota          :  Ervina Febri Untari
Deskripsi kerja      :
         Melakukan pembelian bahan-bahan
         Memproduksi omelet mini
         Memasarkan produk yang dijual
 
 
2.5       Hambatan Usaha
 
Tentunya selama menjalankan usaha ini pasti ada hambatan-hambatan yang sering kami hadapi.  Hambatan-hambatan tersebut antara lain:
a.       Tidak adanya waktu karena dipergunakan untuk kuliah dan mengerjakan tugas.
b.      Tidak adanya tenaga kerja yang memasak.
c.       Tidak adanya penitipan penjualan yang tepat untuk menitipkan dagangan.
d.      Harga pisang yang mahal untuk saat ini.
 
 
 BAB III
ASPEK KEUANGAN
 
3.1       Laporan Keuangan
 
            Laporan keuangan adalah sekumpulan informasi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu yang disajikan dalam bentuk laporan sistematis yang mudah dibaca dan dipahami oleh semua pihak yang membutuhkan. Dalam makalah ini, kelompok kami akan membahas mengenai laporan harian usaha makanan ringan yang kami buat.
 
3.2       Laporan Keuangan Pisang Coklat
 
            Pisang coklat yang kami hasilkan selama lima hari sejumlah 15 bungkus per harinya. Akan tetapi pada tanggal 15, 16 dan 17 oktober pisang coklat kami dijual dengan harga  Rp. 900,00 karena kami harus membagi keuntungan dengan pihak yang telah membantu menjualkan produk kami sebesar Rp. 100,00 per bungkusnya.  Tanggal 13 Oktober 2012 kami menjual produk kami di kos-kosan Nikita dan Arin. Pada tanggal 15 Oktober 2012 dititpkan di SMPN 1 Tumpang. Pada tanggal 16 Oktober 2012 kami menitipkan di kantin PKBI-UM, sedangkan pada tanggal 17 Oktober 2012 kami titipkan lagi di SMPN 1 Tumpang. Dan pada tanggal 18 Oktober 2012 dijual ke fakultas ekonomi. Berikut adalah laporan harian penjualan pisang coklat dan laporan  laba/rugi penjualan kami.
 
Laporan Harian Penjualan Pisang Coklat
Tanggal Keterangan Debit Kredit Saldo
13 Okt
  Kas Rp20,000.00 Rp20,000.00
Beli Bahan Rp11,650.00 Rp  8,350.00
Hasil Penjualan Rp15,000.00 Rp23,350.00
15 Okt Beli Bahan Rp11,650.00 Rp11,700.00
Hasil Penjualan Rp13,500.00 Rp25,200.00
16 Okt  Beli Bahan Rp11,650.00 Rp13,550.00
Hasil Penjualan Rp13,500.00 Rp27,050.00
17 Okt  Beli Bahan Rp11,650.00 Rp15,400.00
Hasil Penjualan Rp13,500.00 Rp28,900.00
18 Okt  Beli Bahan Rp11,650.00 Rp17,250.00
Hasil Penjualan Rp15,000.00 Rp32,250.00
 
Laporan Laba/Rugi
Tanggal 18 Oktober 2012
 
Pendapatan Penjualan                                                            Rp. 70.500,00
Pembelian bahan                                                                     Rp. 58.250,00 -
Laba                                                                                        Rp. 12.250,00
 
3.3       Laporan Keuangan Omelet Mini
 
Omelet mini yang kami hasilkan selama lima hari sejumlah 100 buah  per harinya. Setiap hari kami titipkan di kantin SMAN 5 Malang. Kami menjual produk kami seharga Rp. 200,00 per buah dan dijual Rp. 250,00 per buah. Berikut adalah laporan penjualan harian penjualan omelet mini dan  laporan laba/rugi penjualan kami.
 
Laporan Harian Penjualan Omelet Mini
Tanggal Keterangan Debit Kredit Saldo
22 Okt Beli Bahan    Rp16,500.00  Rp32,250.00
Hasil Penjualan  Rp  20,000.00    Rp52,250.00
23 Okt Beli Bahan    Rp16,500.00  Rp35,750.00
Hasil Penjualan  Rp  20,000.00    Rp55,750.00
24 Okt Beli Bahan    Rp16,500.00  Rp39,250.00
Hasil Penjualan  Rp  20,000.00    Rp59,250.00
25 Okt Beli Bahan    Rp16,500.00  Rp42,750.00
Hasil Penjualan  Rp  20,000.00    Rp62,750.00
26 Okt Beli Bahan    Rp16,500.00  Rp46,250.00
Hasil Penjualan  Rp  20,000.00    Rp66,250.00
 
Laporan Laba/Rugi
Tanggal 26 Oktober 2012
 
Pendapatan Penjualan                                                            Rp. 100.000,00
Pembelian bahan                                                                     Rp.    82.500,00  -
Laba                                                                                        Rp.    17.500,00
 
Menurut kami, penjualan omelet mini lebih memiliki peluang bisnis daripada pisang coklat karena pelajar atau mahasiswa lebih suka makanan yang gurih dan pedas daripada makanan yang manis. Lagipula,  penjualan omelet mini sudah memiliki tempat yang bagus untuk berjualan daripada pisang coklat.
 Hasil dan Pembahasan
            Kegiatan ini kami lakukan agar mendapatkan sebuah pengalaman dan pembelajaran untuk menjadi seorang Wirausaha yang handal disamping mendapatkan profit. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa khususnya kami, karena dengan melakukan kegiatan seperti ini maka kami mendapatkan sebuah pengalaman untuk menjadi seorang Wirausaha, mempelajari bagaimana cara menawarkan dengan baik dan berinteraksi dengan orang banyak. Dari keseluruhan kegiatan yang kami lakukan maka kami dapat menganalisa usaha yang kami jalankan sebenarnya cocok untuk dilaksanakan secara continue di dalam Lingkungan kampus karena pasar yang potensial dan sangat menerima.
 
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan    
Kesimpulan dari kegiatan yang telah kami lakukan adalah bahwa mahasiswa sangat memerlukan proses pembelajaran seperti ini. Menawarkan dan menjual produk kepada mahasiswa memiliki banyak manfaat untuk menjadi seorang wirausaha yang handal dan sukses. Bahkan dapat kami simpulkan bahwa modal bukan lah segalanya dalam dunia usaha seperti ini, asal ada kemauan dan keinginan untuk berusaha pasti kita bisa melakukannya. Hanya saja kita harus benar-benar melihat peluang yang ada serta berbagai hal yang penting seperti segmentasi, target dan positioningnya.
Saran
          Saran yang ingin kami sampaikan yaitu semoga dalam perkuliahan kewirausahaan selanjutnya kegiatan Praktek Lapangan ini tetap bisa dilaksanakan dan ditingkatkan lebih lagi. Karena sangat bermanfaat bagi para mahasiswa yang ingin menjadi seorang wirausaha yang handal. Kegiatan ini dapat menjadi proses awal bagi mahasiswa sebelum terjun langsung di dunia bisnis. Dan peluang bisnis yang mungkin sangat potensial di lingkungan Universitas Widyatama adalah bisnis pangan, sehingga perlu dilanjutkan secara continue.
BAB IVPENUTUP
4.1  Kesimpulan
Berdasarkan uraian mengenai laporan Kewirausahaan diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.      Faktor – faktor yang mempengaruhi penjualan diantaranya yaitu :
a.       Rasa Penasaran dari konsumen terhadap produk yang kita jual.
b.      Adanya pesaing yang menjual produk yang sama di sekitar lokasi usaha.
c.       Harga yang ditawarkan terjangkau.
2.      Kendala Usaha.
a.       Adanya kegiatan Sekolah yang menyita waktu dan tempat usaha.
b.      Waktu berjualan tidak maksimal karena adanya kegiatan kuliah.
3.      Strategi Usaha.
a.       Memberikan pelayanan yang optimal
b.      Memberikan kemasan produk yang berbeda
c.       Mengganti produk yang tidak laku dijual
4.      Fenomena.
a.       Banyaknya calon pembeli yang antusias dengan salah satu produk yang kita jual, sehingga produk yang kita jual tersebut terjual habis.
b.      Produk – produk yang kami jual terjual habis dan tidak terdapad sisa. Jadi, kelompok kami tidak mengalami kerugian.
4.2  Saran
Berdasarkan pada laporan Kewirausahaan di atas, maka dapat dikemukakan beberapa saran yang berhubungan dengan kelompok kami antara lain :
a.       Mempergunakan waktu secara efektif dan efisien.
b.      Pembagian yang terperinci dan jelas
c.       Mengoptimalkan pelayanan pada konsumen
d.      Menghilangkan rasa malu dan ragu – ragu dalam menjual produk atau menawarkan suatu produk.
e.       Peningkatan mutu dan kualitas produk yang dijual.


Download TUGAS KEWIRAUSAHAAN.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca TUGAS KEWIRAUSAHAAN. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon