November 25, 2016

Populasi, Sampel & Teknik Sampling


Judul: Populasi, Sampel & Teknik Sampling
Penulis: Gita Indriani



POPULASI, SAMPEL DAN TEKNIK SAMPLING
RINGKASAN MATERI
Ditujukan untuk memenuhi tugas perkuliahan Statistika Olah Data
Oleh:
Nama: Gita IndrianiNIM: 0402513012
Jurusan: Pendidikan IPA, Kimia Kelas RegulerDosen pengampu : Dr. Sri Wardani, MSiPROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013

POPULASI, SAMPEL DAN TEKNIK SAMPLING
POPULASI
Populasi diartikan sebagai sekumpulan unsur atau elemen yang menjadi obyek penelitian. Elemen populasi ini biasanya merupakan satuan analisis. Populasi merupakan himpunan semua hal yang ingin diketahui. Dapat berupa kumpulan semua kota, semua wanita, semua perusahaan.
Populasi dalam penelitian dapat pula diartikan sebagai keseluruhan unit analisis yang ciri-cirinya akan diduga. Unit analisis adalah unit/satuan yang akan diteliti atau dianalisis. Berikut beberapa pengertian tentang populasi.Pengertian Populasi menurut para ahliPopulasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan  karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono. 2005 : 90).Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto, 2002:108).
Populasi adalah keseluruhan dari variabel yang menyangkut masalah yang diteliti (Nursalam. 2003).
Populasi adalah semua nilai  baik hasil perhitungan maupun pengukuran, baik kuantitatif maupun  kualitatif, dari karakteristik tertentu mengenai sekelompok objek yang lengkap dan jelas (Husaini Usman.  2006 : 181).
Populasi adalah seluruh individu yang menjadi wilayah penelitian akan dikenai generalisasi" (I.B. Netra, 1974 hal 10).
Populasi berdasarkan jenisnyaPopulasi terbatas adalah mempunyai sumber data yang jelas batasnya secara kuantitif sehingga dapat dihitung jumlahnya.
Contoh ; Jumlah penduduk Kota Padang sebesar 2.500.000jiwa
Populasi Tak Terbatas (Tak Terhingga)
Populasi tak terbatas yaitu sumber datanya tidak dapat ditentukan batas-batasnya sehingga relatif tidak dapat dinyatakan dalam bentuk jumlah.Contoh : Meneliti beberapa liter pasang surut air pada bulan purnama
Populasi berdasarkan sifatnyaPopulasi homogen : Sumber data yang unsurnya memiliki sifat yang sama dan tidak perlu mempersoalkan jumlahnya secara kuantitatif;
Populasi heterogen : Sumber data yang unsurnya memiliki sifat atau keadaan yang berbeda (bervariasi) sehingga perlu ditetapkan batas-batasnya secara kualitatif dan kuantitatif.
Menentukan Populasi dibantu oleh 4 faktor, yaitu: isi, satuan,cakupan (scope), dan waktu.
Contoh : Suatu penelitian tentang pendapatan keluarga petani di Kabupaten Jombang tahun 2005, maka populasinya dapat ditetapkan dengan 4 faktor sebagai berikut.
Isi Semua keluarga petani
Satuan Petani penggarap/pemilik tanahCakupan (scope) Kabupaten Jombang
Waktu tahun 2005
Populasi terdiri dari unsur sampling yaitu unsur/unsur yang diambil sebagai sampel. Kerangka sampling (sampling Frame) adalah daftar semua unsur sampling dalam populasi sampling. Unsur sampling ini diambil dengan menggunakan kerangka sampling (sampling frame).
SAMPEL
Pengertian SampelMenurut Suharsimi Arkunto, sampel adalah bagian dari populasi (sebagian atau wakil populasi yang diteliti). Sampel penelitian adalah sebagian dari populasi yang diambil sebagai sumber data dan dapat mewakili seluruh populasi. Menurut Sugiyono, sampel adalah sebagian dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi.
Keuntungan dalam menggunakan sampel yaitu: memudahkan peneliti, penelitian lebih efisien, lebih teliti dan cermat dalam pengumpulan data, serta penelitian lebih efektif.
Syarat sampel yang baik
Akurasi atau ketepatan
yaitu tingkat ketidakadaan "bias" (kekeliruan) dalam sample. Dengan kata lain makin sedikit tingkat kekeliruan yang ada dalam sampel, makin akurat sampel tersebut. Tolok ukur adanya "bias" atau kekeliruan adalah populasi.
Presisi
Kriteria kedua sampel yang baik adalah memiliki tingkat presisi estimasi. Presisi mengacu pada persoalan sedekat mana estimasi kita dengan karakteristik populasi. Presisi=standard error, Nilai rata-rata populasi dikurangi nilai rata-rata sampel
Teknik (metode) penentuan sampel yang ideal memiliki ciri-ciri dapat memberikan gambaran yang akurat tentang populasi, dapat menentukan presisi, sederhana sehingga mudah dilaksanakan, dan dapat memberikan keterangan sebanyak mungkin dengan biaya murah.Jumlah/Besar sampel perlu mempertimbangkan hal-hal sbb:
Derajat keseragaman (degree of homogenity) dari populasi completely heterogeneous
Presisi yang dikehendaki dari penelitian
Rencana analisis
Tenaga, biaya dan waktu
Besar populasi
Semakin besar sampel semakin tinggi tingkat presisi yang didapatkan.
TEKNIK SAMPLING
Teknik pengambilan sampel atau teknik sampling adalah suatu cara pengambilan sampel yang representatif dari populasi. Untuk menentukan sampel dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang digunakan. Secara skematis, macam teknik sampling dapat dilihat pada Gambar 1.Dari gambar tersebut terlihat bahwa teknik sampling pada dasarnya dikelompokkan menjadi dua yaitu Probability sampling dan Nonprobability Sampling.Probability Sampling
Non Probability Sampling
Simple random sampling
Proportionate stratified random sampling
Disporpotionate stratified random sampling
Area (cluster) sampling (sampling menurut daerah)
Sampling sistematisSampling kuotaSampling InsidentalPurposive Sampling
Sampling jenuhSnowball sampling
Teknik Sampling

Gambar 1. Macam-macam Teknik Sampling
Probability Sampling
Probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsure (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
Jenis-jenis Probability sampling:
Simple Random Sampling
Simple random sampling ialah cara pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) yang ada dalam anggota populasi tersebut. Hal ini dilakukan apabila anggota populasi dianggap homogen (sejenis).Pengambilan sampel acak sederhana dapat dilakukan dengan cara undian, memilih bilangan dari daftar bilangan secara acak, dsb.
Proportionate Stratified Random Sampling
ialah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional. Dilakukan ini apabila ada anggota populasi yang tidak sejenis (heterogen).Disproportionate stratified random sampling
ialah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata tetapi ada sebagian data yang kurang proporsional pembagiannya. Dilakukan ini apabila anggota populasi heterogen.
Area sampling
ialah teknik sampling yang dilakukan dengan cara mengambil wakil dari setiap wilayah atau daerah geografis yang ada.
Non Propability Sampling
Adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsure atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel.
Jenis-jenis Non Probability Sampling
Sampling SistematisAdalah teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut.Sampling KuotaAdalah teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan.Sampling insidentalAdalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/incidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Sampling Purposive
Adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Misalnya akan melakukan penelitian tentang kualitas makanan, maka sampel sumber datanya adalah orang yang ahli makanan. Sampel ini lebih cocok digunakan untuk penelitian kualitatif, atau penelitian-penelitian yang tidak melakukan generalisasi.Sampling JenuhAdalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relative kecil, kurang dari 30 orang, atau penelitian yang ingin membuat generalisasi dengan kesalahan yang sangat kecil.Snowball Sampling
Adalah teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Ibarat bola salju yang menggelinding yang lama-lama menjadi besar.
DAFTAR PUSTAKA
Sugiyono, (2011) Statistika untuk Penelitian, Bandung: Penerbit Alfabeta.
Sudjana, (2005) Metoda Statistika, Bandung: Penerbit Tarsito.
http://nthaumi.blogspot.com/2010/05/pengertian-populasisampel-dan-teknik.htmlhttp://teorionline.wordpress.com/2010/01/24/populasi-dan-sampel/


Download Populasi, Sampel & Teknik Sampling.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca Populasi, Sampel & Teknik Sampling. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon