November 08, 2016

Makalah Dasar Manajemen


Judul: Makalah Dasar Manajemen
Penulis: Asfar Syafar


MAKALAH DASAR- DASAR MANAJEMEN
SISTEM PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN

DISUSUN OLEH
M. ASFAR SYAFAR (I11112286)
IRMAYANTI (I11112308)
PRISKILA BUNGA (I11112028)
IBRAHIM (I11112278)
MUHAMMAD NUR RUSTAN (I11112324)
DECKY ARIZA PUTRA (I11112302)
FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2012
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan nikmat yang telah dilimpahkan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul "Sistem Pengendalian Dan Pengawasan"
Terselesainya makalah ini tidak lepas dari dukungan beberapa pihak yang telah memberikan kepada penulis berupa motivasi, baik materi maupun moril. Oleh karena itu, penulis bermaksud mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang tak dapat saya sebutkan satu persatu, semua yang telah membantu terselesaikannya makalah ini.
Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini belum mencapai kesempurnaan, sehingga kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan dari berbagai pihak demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Makassar, 12 Agustus 2012
Kelompok XIV
BAB 1
PENDAHULUAN
Latar BelakangKata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Didalam ilmu manajemen kita mengenal mengenai proses pengendalian dan pengawasan, yang mana proses ini memiliki peranan yang penting dalam terlaksananya proses manajemen secara keseluruhan.
Pengendalian merupakan bagian dari fungsi manajemen. Fungsi manajemen meliputi Planning, Organizing, Staffing, Leading,and Controlling. Fungsi pengendalian berperan untuk mendeteksi deviasi atau kelemahan yang perbaikan terhadapnya menjadi umpan balik dari suatu kegiatan yang dimulai dari tahap perencanaan hingga tahap pelaksanaan. Hal-hal yang dicakup dalam fungsi pengawasan adalah menciptakan standar atau kriteria, membandingkan hasil monitoring dengan standar, melakukan perbaikan atas deviasi atau penyimpangan, merevisi dan menyesuaikan metode pengendalian sebagai respon atas hasil pengendalian dan perubahan kondisi, serta mengkomunikasikan dan penyesuaian tersebut ke seluruh proses manajemen.
Hal inilah yang kemudian menarik untuk diketahui tentang bagaimana system pengendalian dan pengawasan manajemen. Oleh karena itu penulis berusaha untuk memberikan pemahaman tentang pertanyaan tersebut dalam makalah yang berjudul "Sistem Pengendalian dan Pengawasan". Semoga makalah ini dapat menjadi jawaban dan memberikan pemahaman terkait pertanyaan yang dikaji.
Rumusan masalah
Dari latar belakang di atas dapat diambil suatu rumusan permasalahan yaitu
Bagaimana system pengendalian manajemen?
Bagaimana system pengawasan manajemen?
Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah diatas,maka tujuan penulisan makalah ini adalah:
Untuk mengetahui system pengendalian manajemenUntuk mengetahui system pengawasan manajemenManfaat Penulisan
Adapun manfaat dari penulisan makalah ini :
Dapat dijadikan sebagai sumber informasi terkait pemahaman mengenai system pengendalian dan pengawasanDapat dijadikan sebagai proses pembelajaran di dalam penulisan ilmiah
BAB II
PEMBAHASAN
SISTEM PENGAWASAN
Defenisi pengawasanSementara itu, Robert J. Mocker sebagaimana disampaikan oleh T. Hani Handoko (1995) mengemukakan definisi pengawasan yang di dalamnya memuat unsur esensial proses pengawasan, bahwa: "pengawasan manajemen adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan – tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan, serta mengambil tindakan koreksi yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan dipergunakan dengan cara paling efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan."
Dengan demikian, pengawasan merupakan suatu kegiatan yang berusaha untuk mengendalikan agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memastikan apakah tujuan organisasi tercapai. Apabila terjadi penyimpangan di mana letak penyimpangan itu dan bagaimana pula tindakan yang diperlukan untuk mengatasinya.
Tahapan PengawasanSelanjutnya dikemukakan pula oleh T. Hani Handoko bahwa proses pengawasan memiliki lima tahapan, yaitu:
penetapan standar pelaksanaan
penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan
pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata
pembandingan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan penyimpangan-penyimpangan
pengambilan tindakan koreksi, bila diperlukan.
Prinsip Pengawasan
Pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan harus dimengerti oleh staf dan hasilnya mudah diukur. Misalnya tentang waktu dan tugas-tugas pokok yang harus diselesaikan oleh staf.
Fungsi pengawasan harus difahami pimpinan sebagai suatu kegiatan yang sangat penting dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Standar unjuk kerja harus dijelaskan kepada seluruh staf karena kinerja staf akan terus dinilai oleh pimpinan sebagai pertimbangan untuk memberikan reward kepada mereka yang dianggap mampu bekerja.
Manfaat Pengawasan
Bila fungsi wasdal dilaksanakan dengan tepat, organisasi akan memperoleh manfaat berupa:
Dapat mengetahui sejauh mana program sudah dilaukan oleh staf, pakah sesuai dengan standar atau rencana kerja, apakah sumberdaya telah digunakan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Fungsi wasdal akan meningkatkan efisiensi kegiatan program.
Dapat mengetahui adanya penyimpangan pada pemahaman staf dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
Dapat mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya mencukupi kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien.
Dapat mengetahui sebab-sebab terjadinya penyimpangan
Dapat mengetahui staf yang perlu diberikan penghargaan, dipromosikan atau diberikan pelatihan lanjutan.
Proses pengawasan
Terdapat tiga langkah penting dalam proses pengawasana manajerial yaitu:
Mengukur hasil/prestasi yang telah dicapaioleh staf atau organisasi
Membandingkan hasil yang telah dicapai dengan tolok ukur.
Memperbaiki penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sesuai dengan faktor-faktor penyebabnya, dan menggunakan, dan menggunakan faktor tersebut untuk menetapkan langkah-langkah intervensi.
Obyek Pengawasan
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan manajerial, ada lima jenis obyek yang perlu dijadikan sasaran pengawasan
Obyek yang menyangkut kuantitas dan kualitas barang atau jasa. Pengawasan ini bersifat fisik.
Keuangan
Pelaksanaan program dilapangan
Obyek yang bersifat strategis
Pelaksanaan kerja sama dengan sektor lain yang terkait.
SISTEM PENGENDALIAN
Defenisi Sistem PengendalianSistem pengendalian manajemen merupakan hal yang tidak asing lagi untuk tidak dikenal ataupun dipergunakan oleh setiap organisasi, kelompok dll. Dimana adanya sistem pengendalian dianggap penting dalam sebuah organisasi, kelompok dll karena dengan adanya pengendalian mampu meminimalisir beberapa masalah yang kemungkinan besar terjadi, baik itu dilakukan oleh manusia maupun system (elektronik).
Menurut Robert sistem merupakan suatu cara tertentu dan bersifat refetatif untuk melaksanakan sekelompok aktivitas. Dalam bukunya Suadi mengatakan bahwa sistem adalah sekelompok komponen yang masing-masing saling menunjang-saling berhubungan maupun yang tidak, yang keseluruhannya merupakan sebuah kesatuan. sedangkan dalam kamus ilmiah populer sistem memiliki arti cara yang teratur (untuk melakukan sesuatu).
Dari beberapa definisi diatas bahwa sistem pengendalian merupakan suatu cara yang tepat dan teratur dalam satu kesatuan yang saling berintegrasi antara yang satu dengan yang lain untuk mencapai sebuah tujuan. Tentunya dalam sebuah system terdiri dari berbagai langkah kongrit yang akan digunakan oleh berbagai aktvitas.
Aktifitas Pengendalian ManajemenAdapun aktifitas pengendalian manajemen dapat dibagi dalam beberapa tahapan, yaitu :Perencanaan
Koordinasi
Komunikasi
Evaluasi
Pengambilan Keputusan
Mempengaruhi orang untuk mengubah perilakunyaPengaruh Internet atas Pengendalian ManajemenAkses segera
Komunikasi Multi target
Komunikasi Tanpa Biaya
Kemampuan memperlihatkan gambar
Menggeser power dan control ke individu
Internet tidak dapat mengganti proses dasar yang terkait dengan pengendalian manajemen
Implementasi strategi intinya merupakan proses sosial dan tidak dapat diotomatisasi
Disain dan operasionalisasi sistem pengendalian yang optimal memerlukan pertimbangan manusia
Proses Pengendalian ManajemenAdapun proses pengendalian manajemen dapat dibagi dalam beberapa tahap, yaitu :Strategic Planning
Penyusunan Anggaran
Pengukuran Kinerja
Evaluasi Kinerja
Kompoensasi Manajemen
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah ada, penulis dapat menarik kesimpulan yaitu:
Pengawasan merupakan suatu kegiatan yang berusaha untuk mengendalikan agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memastikan apakah tujuan organisasi tercapai.
Sistem pengendalian merupakan suatu cara yang tepat dan teratur dalam satu kesatuan yang saling berintegrasi antara yang satu dengan yang lain untuk mencapai sebuah tujuan.
Saran
Adapun Saran penulis sehubungan dengan bahasan makalah ini, kepada rekan-rekan maha siswa agar lebih meningkatkan, menggali dan mengkaji lebih dalam tentang bagaimana system pengendalian dan pengawasan manajemen.
Daftar Pustaka
A.A. Gde Manunjaya. 1999. Manajemen Kesehatan. Jakarta: EGC.
H. Moh. Isa. 1980. Beberapa Bacaan tentang Dasar-dasar Manajemen. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Latihan Pegawai Depkes RI.
Lestari Veronika Sri. 2011. Bahan Ajar Dasar Dasar Manajemen. Makassar: UNHAS.
Reksohadiprodjo, S., Pengantar Manajemen, Penerbit Karunika, Universitas Terbuka,Jakarta, 1990.
T. Hani Handoko. 1995. Manajemen. Edisi kedua. Yogyakarta: BPFE.


Download Makalah Dasar Manajemen.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca Makalah Dasar Manajemen. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon