September 05, 2016

DAFTAR 34 NAMA DAN PROFIL KABINET JOKOWI-JK (Dari beberapa situs ter update)


Judul: DAFTAR 34 NAMA DAN PROFIL KABINET JOKOWI-JK (Dari beberapa situs ter update)
Penulis: S. EnglishStudent


NAMA DAN PROFIL 34 KABINET JOKOWI-JK 2014-2020
A. DAFTAR 34 NAMA
1. Sekretaris Negara, Pratikno2. Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago3. Menteri Kemaritiman, Indroyono Soesilo4. Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan5. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti6. Menteri Pariwisata, M Yahya7. Menteri ESDM, Sudirman Said8. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edy Purdjianto9. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo10. Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi11. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu12. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly13. Menteri Komunikasi dan Informatikan, Rudiantara14. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Crisnandi15. Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil16. Menteri Keuangan, Bambang Sumantri Brodjonegoro17. Menteri BUMN, Rini M Soemarno18. Menteri Koperasi dan UMKM, AA Ngurah Puspayoga19. Menteri Perindustrian, Saleh Husin20. Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel21. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman22. Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dakhiri 23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat, Basuki Hadimuljono24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaja25. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Musyidan Baldan26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani27. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin28. Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek29. Menteri Sosial, Khofifah Indra Parawansa30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan  Dasar Menengah, Anies Baswedan32. Menteri Ristek dan Dikti, M Nasir33. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrawi34. Menteri PDT dan Transmigrasi, Marwan Jafar

B. PROFIL
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno
Kabinet Kerja Jokowi-JK: Profil Menteri Sekretaris Negara, Pratikno
Kabinet Kerja Jokowi-JK: Profil Menteri Sekretaris Negara, Pratikno
Advertisement

Berita.com - Kabinet Kerja Jokowi-JK: Profil Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. Nama Rektor Univesitas Gadjah Mada, Pratikno mencuat sejak Tim Transisi mengeluarkan nama-nama menteri untuk difinalisasi. Kini, guru besar yang menjadi tim perancangan bentuk kabinet Jokowi-JK itu didaulat didaulat sebagai Menteri Sekretaris Negara dalam Kabinet Kerja.
Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014). Pratikno lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, 13 Februari 1962. Menempuh pendidikan formal S-1 di FISIPOL UGM lulus tahun 1985, kemudian melanjutkan studi S-2 ke Development Administration Fakultas Development Administration Birmingham University lulus tahun 1991. Program doktoralnya dia lanjutkan di Jurusan Political Science Fakultas Social Science Flinders University dan meraih gelar pada tahun 1997.
Pria yang menjabat sebagai Rektor UGM itu membuat disertasi yang berjudul yang berjudul "Working The System & Testing the Boundaries: Politica Participation in Gresik Under Indonesia's New Order". Selain itu, dirinya juga telah menerbitkan sejumlah karya di antaranya, Pemerintahan Daerah di Indonesia: Kontrol Pusat dan Demokrasi Lokal Dalam Pembuatan Kebijakan, Ketimpangan Politik dalam Pembangunan di Indonesia, Menyiasati Sistem & Memperlebar Batas: Partisipasi Politik di Gresik di bawah Rezim Orde Baru
KEPALA BAPPENAS, ANDRINOF CHANIAGO
Solopos.com, SOLO – Kabinet bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperkenalkan ke hadapan publik, Minggu (26/10/2014).Andrinof Achir Chaniago yang disebut-sebut bakal memimpin Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam daftar para pembantu dalam pemerintahan Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Andrinof Chaniago lahir di Padang, Sumatra Barat, 3 November 1962. Ia aktif sebagai ketua umum Perhimpunan Survei Indonesia dan pendiri sekaligus direktur eksklusif Cirus Surveyors Group.

Dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Minggu (26/10/2014), saat ini Andrinof bekerja sebagai seorang dosen Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) mengampu mata kuliah Ekonomi-Politik program pendidikan S1 maupun S2. Bergabung dengan beberapa peneliti lain, Andrinof mendirikan Center for Indonesian Regional and Urban Studies (CIRUS) di tahun 1999.
Sejak menjadi mahasiswa untuk duduk belajar di bangku perkuliahan S1 program studi Ilmu Politik, FISIP UI, Andrinof dikenal sebagai mahasiswa yang aktif, ia pernah menjadi Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP UI dan kemudian Ketua Umum Senat Mahasiswa UI. Setelah lulus S1, ia melanjutkan pendidikan S2 pada Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik dari FE UI, lalu Diploma The National Development Courses dari Fu Kang College, Taipei, Taiwan tahun 2004 dan S3 Ilmu Filsafat UI.
Andrinof Chaniago beberapa kali menuangkan hasil pemikirannya dalam bidang politik melalui beberapa buku. Beberapa di antaranya berjudul Dampak Kenaikan Harga BBM padaKelompok Masyarakat Near Poor Komuter di Bodetabek (2006), Upaya Inovasi Sistem Rekrutmen CPNS Pasca-Orde Baru (2006) dan Profesionalitas dan Netralitas Birokrasi: Menuju Daya Saing Ekonomi Daerah (2007).
Pria berusia 51 tahun ini menjadi seorang penggagas Visi Indonesia 2033, yang menawarkan konsep penbangunan menuju negara maju pada tahun 2033 mendatang. Berkat prestasinya, Andrinof ditujuk oleh Presiden Jokowi menjadi Menteri Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggantikan Armida Alisjahbana yang kini telah berakhir masa jabatannya
INILAH PROFIL MENTERI KEMARITIMAN INDROYONO SUSILO
Indroyono Susilo (Bisnis.com)Indroyono Susilo (Bisnis.com)
Minggu, 26 Oktober 2014 18:10 WIB | Septina Arifiani/JIBI/Solopos | |


Solopos.com, SOLO –Kabinet Jokowi-JK telah diumumkan, Minggu (26/10/2014) sore. Indroyono Susilo dipercaya Presiden RI Jokowi sebagai Menterei Kemaritiman.
"Dia dokter yang kaya pengalaman. Yang terakhir dia Direktur FAO. Saya memibta dia untuk mengawal sesuai dengan kementeriannya," kata Jokowi di Istana, Minggu Sore.
Setelah melalui berbagai pertimbangan, nama Indroyono Susilo diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Minggu (26/10/2014), sebagai menteri Kemaritiman Indonesia di Kabinet Kerja periode 2014-2019.
Saat ini, Indroyo Susilo menjabat sebagai Direktur Sumberdaya Perikanan dan Aquakultur Organisasi Pangan Dunia (FAO). Dalam bidang kelautan dan perikanan, Indroyo bukanlah sosok yang asing, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan dalam masa periode 2001 hingga 2008.
Indroyo Susilo mengenyam pendidikan S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Geologi tahun 1979, S2 di Universitas Michigan jurusan Pengindraan Jauh, Amerika Serikat tahun 1981, serta S3 di Universitas Lowa jurusan Pengindraan Jauh, Amerika Serikat tahun 1987.
Keahliaannya dalam bidang penindetaan jarak jauh membuatnya dikukuhkan sebagai ahli peneliti utama di BPPT. Beberapa penghargaan juga pernah didapatkan oleh Indroyo Susilo di antaranya, Sarwono Prawirohardjo VIII tahun 2009, Satya Dwija Sistha RI tahun 2003, dan Adhicipta Rekayasa tahun 1993.
INILAH MENTERI PERHUBUNGAN IGNATIUS JONAN
Solopos.com, SOLO – Presiden Joko Widodo (Jokowi), Minggu (26/10/2014) sore, mengumumkan jajaran menteri Kabinet Kerja untuk membantunya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga 2019. Ignatius Jonan didaulat menjadi Menteri Perhubungan.
Ignatius Jonan lahir di Singapura, 21 Juni 1961. Ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia mulai 2009 hingga sekarang. Ignatius menjadi Dirut PT KAI setelah mendapat tugas dari  pemerintah melalui Kementerian BUMN yang saat itu berada di bawah kepempimpinan Menteri Sofyan Djalil.

Di bawah kepemiminan Ignatius Jonan, PT KAI berhasil menjadi perusahaan yang lebih baik. Track record buruk yang selama ini disandang PT KAI sebagai perusahaan yang selalu merugi, kini berbalik.  Di tangan Ignatius, PT KAI menjadi perusahaan yang lebih baik yang mampu mengantongi laba fantastis mencapai 400 miliar/tahun dalam tempo empat tahun kepemimpinannya.
Tak hanya itu, sejak Ignatius menjabat sebagai Dirut KAI banyak perubahan positif yang ia lakukan. Sebagai seorang pemimpin Ignatius tidak gentar terhadap semua peraturan yang telah ia keluarkan walapun dianggap sebagian orang terlalu keras.
"Sering tidak pernah pulang, sering tidur di kereta api. Tetapi, selanjutnya mungkin tidak tidur di kereta api saja, tetapi juga di pesawat terbang dan kapal laut," harap Jokowi kala mengumumkan nama Ignatius di hadapan publik.
Ignatius Johan menempuh pendidikan Jurusan Akuntansi, Universitas Airlangga, Surabaya yang dilanjutkan ke beberapa universitas ternama dunia seperti Tufts University, AS, Columbia Business School, AS, Havard University, AS, serta Stanford University, Kalifornia, AS.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Ignatius pernah tercatat sebagai Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia tahun 2001-2006, dan Citibank/Citigroup sebagai Direktur 1999 hingga 2001 dan Managing Director  tahun 2006 -2009.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Susi Pudjiastuti didaulat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).
Susi lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965 adalah pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat. Ia disebut-sebut akan menduduki menteri di bidang maritim dan perikanan.
Hingga awal tahun 2012, Susi Air memiliki 46 pesawat dengan berbagai tipe seperti Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter dan Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 179 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 Miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.
Ayah dan ibunya Susi Pudjiastuti yaitu Haji Suwuh dan Hajjah Suwuh Lasminah berasal dari Jawa Tengah yang sudah lima generasi lahir dan hidup di Pangandaran. Keluarganya adalah saudagar sapi dan kerbau, yang membawa ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya Haji Ireng dikenal sebagai tuan tanah.
Susi hanya memiliki ijazah SMP. Setamat SMP ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMA. Namun, di kelas II SMAN Yogyakarta dia berhenti sekolah karena dikeluarkan dari sekolah lantaran keaktifannya dalam gerakan Golput. Setelah tidak lagi bersekolah, dengan modal Rp750 ribu hasil menjual perhiasan, pada 1983 Susi mengawali profesi sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya terus berkembang, dan pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek "Susi Brand".
Ketika bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, Susi memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli dalam keadaan masih segar.
Didukung suaminya, Christian von Strombeck, seorang Jerman yang lama bekerja sebagai mekanik pesawat dan pilot di Indonesia, pada 2004 Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp20 Miliar menggunakan pinjaman bank.
Melalui PT. ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki itu ia gunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang.
Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air. Dua hari setelah gempa tektonik dan tsunami Aceh melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, Cessna Susi adalah pesawat pertama yang berhasil mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di daerah terisolasi. Peristiwa itu mengubah arah bisnis Susi.
Di saat bisnis perikanan mulai merosot, Susi menyewakan pesawatnya itu yang semula digunakan untuk mengangkut hasil laut untuk misi kemanusiaan. Selama tiga tahun berjalan, maka perusahaan penerbangan ini semakin berkembang hingga memiliki 14 pesawat, ada 4 di Papua, 4 pesawat di Balikpapan, Jawa dan Sumatera. Perusahaannya memiliki 10 pesawat Cessna Grand Caravan, 2 pesawat Pilatus Porter, 1 pesawat Diamond star dan 1 buah pesawat Diamond Twin star. Sekarang Susi Air memiliki 45 pesawat terbang beragam jenis.
Susi menerima banyak penghargaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, serta Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. Tahun 2006, ia menerima Metro TV Award for Economics, Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia Berprestasi Award 2009 dari PT Exelcomindo. Pada tahun 2008 ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School.(Willy Widyanto/Wikipedia)
SUDIRMAN SAID: LURUS DAN ANTI KORUPSI
Sudirman Said dipilih Joko Widodo sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo telah mengumumkan nama menteri yang masuk Kabinet Kerja, Minggu (26/10). Nama Sudirman Said menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Nama Sudirman semakin menonjol justru ketika ia mental dan tersingkir dari jabatannya sebagai Senior Vice President Supply and Chain Pertamina tahun 2008/2009. Perusahaan minyak negara saat itu sedang berusaha melakukan transformasi dan bebersih diri.Sudirman yang diberi tugas untuk membantu membersihkan dan mengefisienkan jaringan pasok minyak harus menghadapi kenyataan kuatnya mafia minyak di Indonesia. Walau susah dibuktikan banyak yang menduga ketersingkiran Sudirman akibat tekanan mafia minyak itu."Orangnya memang lurus dan rekam jejak anti korupsinya jelas," kata Anang Rizkani Noor, yang menjabat sebagai Vice President Corporation Pertamina bersamaan dengan masa tugas Sudirman.Anang yang juga ikut terpental dari Pertamina bersamaan dengan Sudirman menyebut pilihan Jokowi untuk menunjuk Sudirman sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) cocok."Pengalamannya mengurus persoalan energi tak perlu diragukan, disamping memenuhi persyaratan bersih dan berintegritas."Sudirman Said saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pindad. Jabatan yang ia pegang sejak Juni 2014.Beberapa prestasi menonjolnya antara lain pernah menjadi Group Chief of Human Capital and Corporate Services di PT Indika Energy Tbk. Ia juga pernah menjadi Executive Director Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit 2013.Pada 2005, dirinya terlibat dalam Rekonstruksi Pasca Tsunami untuk Aceh dan Nias selama tiga (3) tahun, sebagai Deputi Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia. Alumni dari Universitas George Washington merupakan salah satu pendiri dan mantan ketua organisasi anti korupsi Masyarakat Transparansi Indonesia.Dengan segala prestasi itu, Jokowi tidak ragu memilih Sudirman. "Sektor yang sangat besar dan saya titipkan," katanya.
PROFIL SINGKAT MENKO POLHUKAM TEDJO EDHY PURDIJATNO

Tedjo Edy Purdjianto (sumber: wikipedia)
Jakarta - Presiden Joko Widodo, Minggu (26/10) mengumumkan kabinetnya. Tedjo Edhy Purdijato ditunjuk sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (polhukam). Berikut profil singkatnya:
Nama                             : Tedjo Edhy PurdijatnoTempat dan Tanggal Lahir: Magelang, Jawa Tengah, 20 September 1962 (52 tahun)Pendidikan Terakhir         : Sesko ABRI dan LemhannasJabatan Terakhir             : Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut
TJAHJO KUMOLO

 
PROFIL BERITA FOTO
Nama Lengkap : Tjahjo Kumolo
Profesi : -
Agama : Islam
Tempat Lahir : Solo, Jawa Tengah
Tanggal Lahir : Minggu, 1 Desember 1957
Zodiac : Sagittarius
Warga Negara : Indonesia
BIOGRAFI
Tjahjo Kumolo adalah seorang politikus Indonesia yang bernaung di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pria yang akrab disapa Tjahjo ini lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 1 Desember 1957. Ia mengenyam pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi di kota Semarang. Setelah lulus SMA, ia memilih kuliah di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Ia berhasil meraih gelar sarjana hukum di tahun 1985 dari universitas tersebut. Semasa kuliah, Tjahjo telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi. Ketika ia berusia 25 tahun, ia sudah ditunjuk untuk menduduki jabatan Ketua Biro Organisasi KNPI Dati I Jawa Tengah dari tahun 1983 hingga 1985. Lalu ia pun kembali terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Dati I Jawa Tengah periode 1985-1988 dan Sekretaris Jenderal KNPI Dati I Jawa Tengah untuk periode 1987-1990. Tjahjo mulai berkecimpung dalam kancah politik nasional saat ia menjadi Anggota Komisi II, III dan Anggota BKSAP DPR RI (1987,1992) dan Ketua Umum DPP KNPI di tahun 1990-1993. Tjahjo kemudian aktif menjabat sebagai Direktur SDM Litbang DPP PDIP tahun 1999 sampai 2002.Setelah itu, ia bertugas sebagai Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI (1999-2002) dan Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI (2002-2003). Pada Pemilu tahun 2004, ia terpilih menjadi Anggota Komisi XI dan Anggota BKSAP DPR RI (2004-2008), Ketua Fraksi PDIP DPR RI (2004-2009), dan Wakil Ketua Tim Lumpur Sidoarjo DPR-RI (2006-2007). Dalam Pemilu 2009, Tjahjo kembali menduduki posisi sebagai Anggota DPR dan Ketua Fraksi PDIP DPR RI periode 2009-2014. Selain itu, ia juga ditunjuk sebagai Koordinator GKSB Indonesia-Jepang (2009-2010). Pada Kongres III PDIP, Ketua Umum PDIP  Megawati Soekarnoputri menunjuk Tjahjo sebagai Sekretaris Jenderal PDIP (2010-2015) menggantikan Pramono Anung yang sudah menduduki posisi Wakil Ketua DPR (2014-2019).
PENDIDIKAN
SD di Semarang (1970)
SMP Negeri 4 Semarang (1973)
SMA Negeri 1 Semarang (1976)
Universitas Diponegoro (1985)
Lembaga Pertahanan Nasional Jakarta (1994)  
KARIR
Anggota Komisi II, III dan Anggota BKSAP DPR RI (1987,1992)
Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI (1999-2002)
Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI (2002-2003)
Anggota Komisi XI dan Anggota BKSAP DPR RI (2004-2008)
Wakil Ketua Tim Lumpur Sidoarjo DPR-RI (2006-2007)
Koordinator GKSB Indonesia-Jepang (2009-2010)
Anggota Komisi I DPR (2009-2014)
Ketua Fraksi PDIP DPR RI (2004-2009 dan 2009-2014)
Sekretaris Jenderal DPP PDIP (2010-2015)
PROFIL SINGKAT MENTERI LUAR NEGERI RETNO MARSUDI

Retno Lestari Priansari Marsudi (sumber: Istimewa)
Jakarta - Presiden Joko Widodo, Minggu (26/10) mengumumkan kabinetnya. Retno Lestari Priansari Marsudi ditunjuk sebagai menteri luar negeri. Berikut profil singkatnya:
Nama                             : Retno Lestari Priansari MarsudiTempat dan Tanggal Lahir: Semarang, Jawa Tengah, 27 November 1962 (51 tahun)Pendidikan Terakhir         : Magister dari Haagsche Hooge School Den HaagJabatan Terakhir             : Duta Besar RI di Den Haag, Belanda 
PROFIL MENTERI PERTAHANAN RYAMIZARD RYACUDU
Minggu, 26 Oktober 2014 18:28 WIB
Profil Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu
Tribunnews/Herudin
Mantan KSAD, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menjadi pembicara pada acara Dialog dan Debat Materi Deklarasi Politik Suara ILUNI UI di Aula FK UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014). Dialog tersebut menyoroti krisis jati diri bangsa dan upaya untuk mencapai perubahan yang lebih baik melalui Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014. TRIBUNNEWS/HERUDIN


20140328_205718_dialog-dan-debat-capres-iluni-ui.jpg
Dialog dan Debat Capres ILUNI UI
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu masuk dalam susunan kabinet Kabinet Kerja periode 2014-2019 yang dipimpin oleh Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ia didapuk untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Namanya disebut Presiden Joko Widodo dalam pengumuman di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014).
Berikut profil singkatnya:
PROFIL :
Nama Lengkap : Ryamizard Ryacudu
Tempat, Tanggal Lahir : Kota Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950
Agama : Islam
Jabatan : KSAD (4 Juni 2002-18 Februari 2005)
Alamat Rumah :
1. Komp. Pati AD D-1 Jln. Jend. Gatot Subroto Jakarta Selatan Telp. (021) 520-3280 Faks. (021) 526-4642, 381-1089
2. Jln. Flamboyan F-71 Cijantung, Jakarta Timur Telp. (021) 840-0149
PENDIDIKAN :
Umum :
- Akabri ( 1974 )
Khusus :
- Kursus Dasar Kecabangan Infanteri ( 1975 )
- Susjurpa Intel Pur ( 1978 )
- Suspa Staf Yonif ( 1979 )
- Airborne ( 1984 )
- Free fall ( 1985 )
- Kursus Staf Tempur (Susstaf Pur) ( 1986 )
- Sussar Para ( 1988 )
- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) ( 1990 )
- Sesko ABRI ( 1996 )
PERJALANAN KARIER :
TNI/POLRI :
Kepangkatan :
- Letda ( 1974 )
- Lettu ( 1977 )
- Kapten ( 1980 )
- Mayor ( 1987 )
- Letkol ( 1991 )
- Kolonel ( 1994 )
- Brigjen ( 1996 )
- Mayjen ( 1998 )
- Letjen ( 2000 )
- Jenderal ( 2002 )
Jabatan :
- Komandan Kompi Pelajar, Komando Takalar Kalimantan Timur ( 1976 )
- Komandan Kompi Pelajar, Komando Pendidikan (Dodik), Kodam XII/Tanjungpura ( 1976 )
- Komandan Peleton Kodam XII/Tanjungpura ( 1976 )
- Komandan Kompi Secaba, Dodik, Kodam XII/Tanjungpura ( 1977 - 1977 )
- Komandan Batalyon 641 dan 642, Kodam XII/Tanjungpura ( 1980 )
- Kepala Seksi-2/Opersasi Yonif 641 ( 1982 - 1982 )
- Kepala Seksi Operasi Linud Brigif 17 Kujang ( 1987 )
- Wakil Danyon 305 Tengkorak Kujang Kostrad ( 1988 - 1988 )
- Danyon Linud 305 Tengkorak Kujang ( 1990 - 1990 )
- Kepala Staf Brigif 17 Kujang I Kostrad ( 1991 - 1991 )
- Komandan Kontingen Garuda XII-B ( 1992 - 1992 )
- Komandan Sektor 5 Barat, Kamboja ( 1992 - 1992 )
"Dipercaya oleh Pasukan PBB di Kamboja (UNTAC)"
- Komandan Brigade Infanteri 17 Ku ( 1994 - 1994 )
- Asisten Operasi Kodam VII/Wirabu ( 1995 - 1995 )
- Danrem 044 Garuda Dempo Kodam II ( 1995 - 1995 )
- Kepala Staf Divisi II Kostrad ( 1996 - 1996 )
- Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya ( 1997 - 1997 )
"Merangkap Wakil Ketua Tim Pengamanan Hutan Terpadu"
- Panglima Divisi II Kostrad, Jawa ( 1998 - 1998 )
- Kepala Staf Kostrad ( 1998 - 1998 )
- Pangdam V/Brawijaya ( 1999 - 1999 )
- Pangdam Jaya ( 1999 - 2000 )
- Pangkostrad ( 2000 - 2002 )
- KSAD ( 2002 - 2004 )
Penugasan :
- Operasi Gabungan bersama TDM, Malaysia ( 1976 - 1982 )
- Operasi Tumpas PGRS/Paraku ( 1978 )
- Operasi Kala (PGRS) ( 1981 )
- Operasi Kemudi I Malindo ( 1982 )
- Operasi Kemudi II Malindo ( 1983 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1983 - 1984 )
- Latihan KRI Kura ( 1984 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1986 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1987 - 1988 )
- Darsasa Malaysia ( 1991 )
- OJT, Australia ( 1991 )
- Kontingen Garuda XII ( 1992 - 1993 )
- Konferensi Opsus di Hawaii AS ( 1993 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1994 - 1995 )
- KKLN Posko ABRI di Beijing, Cina ( 1996 )
PENGHARGAAN :
- Satya Lencana Garuda XII/Santi D
- Satya Lencana Seroja
- Satya Lencana Dwidyasistha
- Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun
- Medali PBB PBB
- Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun
- Kartika Eka Paksi Nararya III
- Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun
- Kartika Eka Paksi Pratama
- Yudha Dharma Nararya
- Bintang Dharma
- Yudha Dharma Pratama
KELUARGA :
- Nora Tristyana (isteri)
- Anak: 3 orang

Foto:
 
Yasonna H. Laoly
PROFIL BERITA FOTO
Nama Lengkap : Yasonna H. Laoly
Profesi : -
Agama : Kristen
Tempat Lahir : Sorkam
Tanggal Lahir : Rabu, 27 Mei 1953
Zodiac : Gemini
INILAH PROFIL MENKOMINFO KABINET KERJA, RUDIANTARA
Rudiantara (Detik.com)Rudiantara (Detik.com)
Minggu, 26 Oktober 2014 21:09 WIB | Septina Arifiani/JIBI/Solopos | |


Solopos.com, SOLO – Kabinet Kerja, kabinet Jokowi-JK telah diumumkan Minggu (26/10/2014) sore. Jabatan Menteri Komunikasi dan Informatik (Menkominfo) Kabinet Kerja dipercayakan kepada Rudiantara. Inilah profil Menkominfo Kabinet Kerja, Rudiantara.
Rudiantara menjadi salah satu menteri yang ditujuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam daftar Kabinet Kerja periode 2014-2019. Ia didaulat menjadi menteri Komunikasi dan Informatika.
Saat ini, Rudiantara menjabat sebagai Komisaris Independen PT Indosat Tbk menggantikan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring pada Kabinet Indonesia Bersatu II era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014.
Dilansir Antara dari berbagai sumber disebutkan alumnus Universitas Padjadjaran, Bandung, pada 1990-an ini juga pernah menjabat Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero). Selama dua tahun menjabat Wakil Direktur Utama PLN ia berperan besar dalam pencarian pendanaan perusahaan terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt.
Nama Rudiantara tentunya juga tidak asing di dunia marketing sejak dirinya mengabdi di Telkomsel, yang berlanjut menjadi Direksi di Excelcomindo Pratama yang kemudian menjadi XL Axiata. Selain berkiprah di sektor telekomunikasi, Rudiantara juga pernah dipercaya menjadi Wakil Dirut di Semen Gresik.
Rudiantara kembali lagi di sektor telekomunikasi dengan menjadi Komisaris di PT Telkom kemudian menjabat Komisaris di PT Indosat hingga sekarang.
YUDDY CHRISNANDI

Berita.com - Kabinet Kerja Jokowi-JK: Profil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Yuddy Chrisnandi. Yuddy Chrisnandi didaulat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK. Pengumuman ini disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).
Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 29 Mei 1968. Pendidikan dasar dan menengahnya diselesaikan di tanah kelahirannya. Pendidikan tinggi dimulai di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung lulus tahun 1991. Studi S-2 dilanjutkan di Fakultas Pascasarjana Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia (UI) lulus tahun 1997. Selanjutnya program doktoralnya dilanjutka di Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) lulus tahun 2004.
Suami dari Velly Elvira ini menjalani karier sebagai Dosen di Fakultas Ekonomi  Universitas Trisakti, Fakultas EkonomiUniversitas Nasional, dan Pascasarjana  Ilmu Politik Universitas Indonesia. Selain itu Yuddy juga pernah menjadi karyawan di Bank Bukopin Pusat dan di Bank Bumi Daya Pusat pada masa mudanya.
PROFIL MENKO PEREKONOMIAN SOFYAN DJALIL
Minggu, 26 Oktober 2014 17:53 WIB

Warta Kota/henry lopulalan/henry lopulalan
SAKSI BANK CENTURY - Mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus Bank Century, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/1). Sofyan Djalil diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Budi Mulya dalam kasus korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) pada Bank Century dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. (Warta Kota/henry lopulalan) 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sofyan Djalil didaulat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam Kabinet Kerja Joko Widododan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).
Dari penjual telur, penjaga masjid dan kondektur metromini, siapa nyana nasib membawanya menjadi salah seorang jajaran menteri di Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Ya, dia adalah Sofyan Djalil. Banyak gelar melekat padanya, sehingga Sofyan memiliki lama dan gelar lengkap adalah Dr Sofyan A Djalil SH MA MALD. Sofyan disebut-sebut masuk sebagai kandidat kuat Menteri Koordinator bidang Perekonomian.
Sofyan menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika sejak Oktober 2004 hingga Mei 2007 di Kabinet Indonesia Bersatu, pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Dalam satu proses perombakan (reshuffle kabinet), kurun waktu 2007 hingga 2009, Sofyan mengemban jabatan sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Indonesia pada kabinet serupa. Ia menggantikan Sugiharto
Latar belakang pendidikan laki-laki kelahiran Aceh, 23 September 1953 adalah sarjana hukum bidang hukum bisnis lulusan Universitas Indonesia Jakarta, tahun 1984. Kemudian dua gelar master di bidang kebijakan publik (MA, 1989) dan hubungan ekonomi internasional (MALD, 1991), dan terakhir gelar doktor bidang studi "International Financial and Capital Market Law and Policy" (PhD, 1993).
Tahun 1976, seperti dimuat situs nanggroe.info, Sofyan hijrah ke Jakarta. Kedatangannya ke Jakarta terkait dengan keikutsertaan sebagai delegasi Aceh dalam Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia (PII). Selama sekolah di madrasah, Sofyan adalah seorang aktivis PII Aceh.
Tahun 1977, Sofyan mendapat pekerjaan sebagai pengurus mesjid di Pusdiklat Kejaksaan Agung. Setahun kemudian pada tahun 1978, usai bekerja ia kuliah sore melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI) bidang studi hukum bisnis dan tamat pada tahun 1983.
Setelah lulus kuliah, Sofyan menjadi peneliti pada CPIS (Center for Policy and Implementation Studies), Departemen Keuangan dan menangani berbagai proyek penelitian seperti Kupedes dan Simpedes dari BRI, masalah Keluarga Berencana, Evaluasi Sekolah Dasar Inpres, Program Restrukturisasi BUMN, Perdagangan Internasional dan Kerjasama Regional, dan lain-lain.
Ketika tahun 1985 CPIS berencana menyekolahkan beberapa orang penelitinya ke luar negeri, nama Sofyan ikut terpilih dari sekian banyak calon. Ia terlebih dahulu mengikuti Graduate Record Examination (GRE) dan harus mempelajari matematika. Kemudian Sofyan melanjutkan pendidikannya di Tufts University, Amerika Serikat dan menamatkannya pada tahun 1993 dan saat itu Sofyan menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar doktor dari Fletcher School of Law and Diplomacy - Tufts University, AS.
Sofyan berasal dari keluarga sederhana di Peureulak, Aceh Timur. Menteri BUMN era SBY-JK (2007-2009) ini sadar kemampuan ayahnya yang tukang cukur dan ibunya yang guru ngaji, sehingga saat kecil mencari uang dengan menjual telur itik di daerahnya.
Suatu ketika, Sofyan Djalil berkenalan dengan Ratna Megawangi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) sampai mereka menjalani kehidupan keluarga dan kuliah di Amerika Serikat. Dari pernikahannya dengan Ratna, Sofyan dikaruniai tiga anak. (Rendy Adrikni Sadikin)
Biofile
Nama Lengkap: Sofyan DjalilTempat/Tanggal Lahir: Aceh, 23 September 1953Nama Istri: Ratna Megawangi
Riwayat Pendidikan
- Sarjana Hukum Bisnis Universitas Indonesia, Jakarta, S1 tahun 1984- Master of Arts (MA) bidang studiPublic Policydari School of Arts and Sciences, Tufts University, Medford, Massachusetts, Amerika Serikat, S2 tahun 1989- Master of Arts (M.A.) International Economic Relation, The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, S2 tahun 1991- Doktor bidang studi "International Financial and Capital Market Law and Policy" (PhD), The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, S3 tahun 1993.
Riwayat Pekerjaan
- Anggota Tim Ahli, Komite Nasional Good Corporate Governance, 2001 - Sekarang- Anggota Tim Pakar, Departemen Kehakiman dan HAM RI, 2001 - Sekarang- Tim mediasi perundingan pemerintah RI dan GAM di Helsinki, Finlandia, 2004 - 2005- Managing Partner, Sofyan Djalil & Partners,- Komisaris Independen, PT Kimia Farma Tbk, 2003 - Sekarang- Menteri Komunikasi dan Informatika, 2004 - 2007- Menteri BUMN, 2007 - 2009

 
BAMBANG PERMADI SOEMANTRI BRODJONEGORO
PROFIL BERITA FOTO
Nama Lengkap : Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Profesi : -
Tanggal Lahir : Senin, 3 Oktober 1966
Zodiac : Balance
Warga Negara : Indonesia

KABINET KERJA: JADI MENTERI BUMN, INI BIOGRAFI RINI MARIANI SOEMARNO

Rini Mariani Soemarno
Bisnis.com, JAKARTA--Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-M. Jusuf Kalla menunjuk Rini Mariani Soemarno sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2014-2019.
Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan "Kabinet Kerja" di halaman Istana Kepresidenan, Minggu (26/10/2014), pukul 17:15 WIB. Seluruh calon menteri hadir mengenakan seragam putih.
"Beliau adalah dari kalangan professional, kaya pengalaman sebagai CEO di perusahaan besar, pekerja keras. Dia ketua tim transisi, pernah menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan. Saya menilai dia sebagai pekerja yang cepat, eh bukan, tercepat, dia lincah," ujar Presiden Jokowi.
Rini menggantikan Menteri BUMN Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II Dahlan Iskan yang menjabat sejak 19 Oktober 2011 menggantikan menteri sebelumnya Mustafa Abubakar.
Berdasarkan catatan Bisnis, Rini Soemarno cukup lama masuk ke dalam birokrasi pemerintahan di Indonesia. Rini ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Staf Kantor Transisi.
Bekas Menteri Perindusterian dan Perdagangan pada kabinet Gotong Royong 2001-2004 ini memang dikenal dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Wanita kelahiran Maryland Amerika Serikat, 9 Juni 1958 ini pertama kali memasuki birokrasi pemerintahan saat menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Jakarta pada 1998.
Dia mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Wellesly College Massachusetts AS pada 1981. Dia menjabat sebagai Menperindag menggantikan Luhut Binsar Panjaitan dan kemudian diteruskan oleh Mari Elka Pangestu.
Rini menjadi Menperidag ke-29 dengan masa jabatan 10 Agustus 2001 hingga 22 Oktober 2004. Mantan istri Soewandi ini memiliki 3 orang anak. Sebelum bercerai, Rini dikenal dengan nama Rini M. Soewandi.
Perjalanan karir profesional Rini memang cukup panjang. Rini terakhir kali memegang jabatan sebagai Presiden Direktur PT Kanzen Motor Indonesia.
Pada awal karirnya, Rini menjabat Pengurus Pinjaman Bank Dunia untuk Negara-negara Asia Afrika, Departemen Keuangan Amerika Serikat, AS (1979-1980).
Dia kemudian berkarir sebagai Trainee Departemen Keuangan AS, Office of Multilateral Development Bank, AS (1981-1982). Namun, Rini kemudian kembali ke Indonesia dengan menjadi Trainee Citibank N.A, Jakarta (1982).
Karier Rini gemilang di Citibank. Dia kemudian diapuk menjadi Asisten Manager Citibank N.A, Jakarta (1982-1983), lalu Manager Citibank N.A, Jakarta (1984-1988), Asisten Vice President Citibank N.A, Jakarta (1986-1988), hingga menjadi Vice President Citibank N.A, Jakarta (1988-1989).
Pindah dari Citibank, Rini menjadi GM Finance Division PT Astra International, Jakarta (1989). Setahun kemudian, Rini langsung ditunjuk menjadi Direktur Keuangan PT Astra International, Jakarta (1990).
Di Group Astra, Rini menduduki pucuk pimpinan dengan menjabat sebagai Direktur Utama PT Astra International Tbk., Jakarta (1998-2000).
Disela-sela itu, Rini sempat menjabat sebagai Komisaris Bank Universal, Wakil Presiden Komisaris PT United Tractors, Komisaris PT Bursa Efek Jakarta, dan Komisaris PT Astra Agri Lestari.
Lepas dari Group Astra, Rini kemudian menjabat sebagai Komisaris PT Agrakom - Bidang Bisnis Internet, Jakarta (2000). Kemudian Presiden Direktur PT Semesta Citra Motorindo (2000-2001), dan Presiden Direktur PT Kanzen Motor Indonesia (2005).
Selain itu, Rini juga memiliki kegiatan di luar perusahaan dengan menjadi Ketua Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), dan Penasihat Ahli Keuangan Koperasi Pegawai Negeri, khususnya pada Bank Kesejahteraan Ekonomi.
Kendati demikian, rekam jejak Rini sempat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan Surat Keterangan Lunas (SKL) dalam Bantuan Likuiditas Bank Bank Indonesia (BLBI) pada Juni 2013.
Joko Widodo pernah menyatakan keyakinan atas kredibilitas Rini Soemarno meski pernah diperiksa KPK. "Jangan bilang diduga-duga. tidak boleh menduga seperti itu. Kalau sudah ditangkap, itu baru bisa," ujar Jokowi pada Agustus lalu.
PROFIL MENTERI KOPERASI DAN UKM ANAK AGUNG GEDE NGURAH PUSPAYOGA
Minggu, 26 Oktober 2014 17:49 WIB

Kompas.com
Calon Gubernur Bali dan Calon Wakil Gubernur Bali, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga - Dewa Nyoman Sukrawan (kedua dan ketiga dari kiri), dan Made Mangku Pastika - I Ketut Sudikerta (keempat dan kelima dari kiri), berfoto bersama anggota KPU, Juri Ardiantoro (kiri), dan Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja (kanan), seusai penandatanganan Komitmen Berintegritas Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bali Periode 2013-2018 di Denpasar, Bali, Kamis (18/4/2013). Sebelum menandatangani komitmen berintegritas, cagub dan cawagub Bali mendeklarasikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) masing-masing. 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga didaulat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).
Sebelumnya nama Puspayoga disebut-sebut masuk dalam bursa bakal calon menteri kabinet Jokowi di posisi Menteri Pariwisata. Belakangan, menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, merupakan pos yang disebut-sebut akan ditempati mantan Wakil Gubernur Bali dan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Kedekatannya dengan pimpinan PDIP ditambah faktor representasi warga Bali, disebutkan jadi pertimbangan nama lulusan S1 di Universitas Ngurah Rai, Denpasar tahun 1991 itu masuk dalam bursa bakal calon menteri.
Jika bisa memilih posisi menteri, masih maukah Puspayoga menerima pinangan itu? Posisi menteri apa yang ia kehendaki? Lagi-lagi Puspayoga menolak. Secara terang ia menyebut tak memiliki niat jadi menteri apa pun.
"Profesionalitas yang harus dimajukan, bukan soal kedekatan. Saya tak berniat jadi menteri. Biarlah posisi-posisi itu diambil oleh orang yang memang menguasai bidang masing-masing," ujarnya.
Soal kedekatan dengan petinggi PDIP yang jadi partai pengusung Jokowi, Puspayoga tak menampiknya. Ia menyebut telah menjadi kader dan pengurus partai di Bali sejak remaja.
Ayahnya, Cok Sayoga adalah Ketua DPD PDI Bali diperiode 1980-an. Puspayoga bahkan menuturkan, keluarganya sudah memiliki keakraban dengan almarhum Taufik Kiemas dan Megawati Soekarno Putri sejak lama.
"Sejak tahun 1987 sampai sekarang pun masih. Ibu kan kerap berkunjung ke Bali. Jika ibu datang, saya yang menjemput. Kan mobil ibu diparkir di rumah saya," kata Puspayoga.
Ada dua mobil yang menjadi tanggung jawab perawatan buat Puspayoga. Tapi ia membantah, jika akomodasi Megawati pun menjadi tanggungannya saat berkunjung ke pulau Dewata. Wajar jika kedekatan antara Mega dan Puspayoga terjalin erat.
Mega pernah menyebut Puspayoga sebagai anak kandung PDIP saat wali kota Denpasar periode 2000-2005 dan 2005-2008 itu bertarung dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2013 melawan pasangan I Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta.
Soal istilah 'anak kandung PDIP', ada cerita menarik bagaimana Puspayoga pernah bertaruh nyawa untuk membesarkan partai tersebut. Ia pernah dikeroyok sejumlah pria usai menjalankan tugas yang diberikan sang ayah.
Kala itu, medio Juli 1982, Puspayoga masih duduk di bangku kelas III SMP. Sang ayah memintanya menjadi salah-satu saksi partai pada pemilihan umum.
Lokasinya di asrama Brimob Polda Bali yang bersebelahan dengan GOR Ngurah Rai. Tugas itu ia jalankan tanpa tahu risiko yang ada. Belakangan baru ia sadar banyak yang enggan jadi saksi PDI di lokasi tersebut karena ancaman fisik yang mereka terima.
Proses pencoblosan berjalan lancar. Tapi, terjadi kejutan pada hasil rekapitulasi pemilihan lantaran PDIP bisa mendapat 17 suara di TPS yang menjadi basis partai pendukung pemerintah itu.
Saat hendak pulang dan mengambil motor di parkiran, barulah Puspayoga mendapat serangan fisik dari sejumlah pria dewasa. Untungnya, Puspayoga mampu membela diri berbekal ilmu silat yang diwariskan ayahnya. Dia berhasil untuk terus berkelit sampai petugas keamanan melerai mereka.
Puspayoga hanya tertawa mendengar kisah lama itu. Baginya, tak ada yang istimewa dari peristiwa yang bisa saja mengancam nyawanya itu.
"Itu biasa, mas," katanya lalu tertawa.
Biofile Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
Tempat dan Tanggal Lahir: Denpasar, Bali, 7 Juli 1965
Usia: 49 tahun
Pendidikan: S1 di Universitas Ngurah Rai
KarierWakil Gubernur Bali periode 2008-2013Wali Kota Denpasar periode 2000-2005 dan 2005-2008

SALEH HUSIN
PROFIL BERITA FOTO
Nama Lengkap : Saleh Husin
Profesi : -
Agama : Islam
Tempat Lahir : Rote
Tanggal Lahir : Senin, 16 September 1963
Zodiac : Virgo
Warga Negara : Indonesia
BIOGRAFI
Saleh Husin,anak ke 3 dari 7 bersaudara ini lahir di Rote,16 September 1963.Terlahir dari keluarga miskin dengan perekonomian keluarga yang pas pasan.Ibunya Hj. Ma Aket hanya seorang pembuat kue, sedangkan Ayahnya H. Husin L adalah seorang nelayan.Kondisi perekonomian keluarga seperti ini tidak membuat Saleh berkecil hati,justru dengan kondisi seperti ini memicu Saleh untuk membangun semangat dalam mencapai cita citanya menjadi orang yang sukses. Saleh membantu orang tuanya dengan menjual kue dan ikan hasil tangkapan ayahnya.Bersekolah sambil bekerja,itulah yang dilakukan Saleh hingga kelas 3 SMP.Pada saat masih SMA di SMA Palapa Kupang,Saleh bercita cita untuk melanjutkan ke perguruan tinggi tanpa harus membebankan keluarga,dan dia berharap bisa melanjutkan ke perguruan tinggi dengan biaya dari negara.Setelah lulus SMA,Saleh memutuskan untuk mendaftar Akabri dan lulus tes pada tahun 1982, akan tetapi gagal di seleksi akhir karena mata kanannya terganggu. Akhirnya Saleh menjadi seorang pembantu di kediaman keluarga Henuhili,dan beruntungnya Saleh diterima dengan baik karena kelakuan baik Saleh.Pada tahun 1984 Saleh mencoba ikut tes Akabri lagi untuk kedua kalinya dan kegagalan lagi yang diterima Saleh pada saat itu dengan penyebab yang sama.Kegagalan yang dialami Saleh tidak membuat Saleh menyerah,justru dari kegagalan itu Saleh berfikir untuk berubah haluan. Saleh sadar mungkin Militer bukan jalan hidupnya. Akhirnya Saleh mencoba untuk berbisnis dengan modal awal Rp. 500.000 pada tahun 1986.Modal didapatkan dari ibunya. Saleh mengawali dengan bisnis pembuatan banner sekolah, dia juga dibantu dari banyak pihak dalam penjualannya, seperti teman baiknya Firman Setiabudi anak dari Try Sutrisno (saat itu menjabat sebagai Pangdam v Jaya ),Nanan ( anak dari Megawati Soekarnoputri ),Ferdi Hasan ( artis ) dll.    Bisnis semakin sukses,itulah yang dialami Saleh.Jabatan bergengsi diraih Saleh, dari komisaris hingga direktur diduduki oleh Saleh di perusahaan perusahaan besar seperti PT. Ades Alfindo Putra Setia, Tbk Jakarta ( air minum Ades ) dll. Walaupun sudah sukses dalam karir, Saleh masih tetap mengutamakan pendidikan. Saleh melanjutkan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Khrisnadwipayana dan lulus pada tahun 1996. Pada saat kuliah, Saleh memutuskan menikah dengan Andresca,SE pada tahun 1994. Tidak puas hanya dengan S1, Saleh melanjutkan studi Magister Administrasi Publik di Universitas Khrisnadwipayana selesai pada tahun 2007. Lembaga non formal pun dijalani Saleh,diantaranya English Course in University of Oregon, Eugene, Oregon-USA (1992),Kursus Reguler Angkatan (KRA) XXXIX Lemhannas (2006) juga belajar public speaking serta mengikuti pendidikan kepribadian di John Robert Power. Gelar, jabatan dan kesuksesan sudah diraih Saleh, kemudian mulailah Saleh menjalani dunia politik yang memang sudah sejak tahun 2001 diminati Saleh. Berawal dari Partai Amanat Nasional ( PAN ) dalam karir politiknya hingga berpindah ke Partai Hari Nurani Rakyat ( HANURA ) sebagai wakil sekretaris Dewan Pimpinan Pusat ( DPP )  Riset dan analisa oleh Eko Setiawan
PENDIDIKAN
SD Negeri-1 Baa, Rote (1975)
SMP Negeri-1 Baa, Rote (1979)
SMA Palapa, Kupang (1982)
Fakultas Ekonomi, Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Jakarta (1996)
Magister Administrasi Publik, Unkris Jakarta (2007)
KARIR
Direktur PT Shelbi Pratama, Tahun 1989
PT Ades Alfindo Putra Setia, Tbk Jakarta sbg komisaris, Tahun 1993
PT. Varia Prima Bina Jasa
PT. Sapta Kencana Buana Jakarta sejak 1998
Anggota DPR RI (2009 - 2014)
RAHMAT GOBEL
Rahmat Gobel

Informasi pribadi
Lahir 3 September 1962 (umur 52) Jakarta, IndonesiaPekerjaan Menteri Perdagangan kabinet kerja
Rachmat Gobel (lahir di Jakarta, 3 September 1962; umur 52 tahun[1]) adalah pengusaha Indonesia. Ia merupakan generasi kedua dari keluarga Gobel yang mengendalikan perusahaan National Gobel Group yang sekarang bernama Panasonic Gobel Group.[1]Di saat krisis multi dimensi melanda Indonesia tahun 1998, banyak kelompok perusahaan besar terpuruk. Hanya segelintir perusahaan yang bisa bertahan dan berkembang pada masa krisis tersebut, yaitu mereka yang punya keuletan dan ketrampilan manajemen, serta visi ke depan. Kelompok Usaha Gobel, yang dipimpin oleh Rachmat Gobel merupakan salah satu di antaranya. Sebagai bukti nyata, perusahaan induk PT. Gobel International dan Matsushita Electric Industrial Co.,Ltd.(perusahaan induk Matsushita Group, sekarang Panasonic Group), di masa krisis itu justru setuju dan sepakat untuk memperpanjang perjanjian kerjasama joint venture–nya, di bawah bendera PT. National Gobel (sekarang PT. PanasonicManafacturing Indonesia). Hal ini menunjukkan komitmen dan rasa saling percaya yang luar biasa, di antara keduanya.
Jiwa kepemimpinan dan kewibawaan yang dimiliki oleh Rachmat Gobel tidak datang secara tiba-tiba. Sedari kecil ia telah dididik untuk menjadi pewaris dan pemimpin dari perusahaan Kelompok Usaha Gobel, yang didirikan dan dipimpin oleh Alm. Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, ayahandanya.
Rachmat Gobel adalah anak ke lima dan putra laki-laki pertama dari pasangan Alm. Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel dan Almh. Annie Nento Gobel. Alm. Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel disamping pendiri dari Kelompok Usaha Gobel, adalah juga perintis industri elektronika di Indonesia. Rachmat Gobel menikah dengan Retno Damayanti dan telah dikaruniai dua orang anak, yaitu Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel.
Dari usia muda, ayahnya telah menanamkan prinsip kerja keras. Di masa liburan sekolah, setiap pagi Rachmat diperintahkan berangkat mengikuti latihan bekerja di pabrik sehari penuh, mengikuti ritme hidup sebagaimana layaknya seorang karyawan pabrik. Pada saat itulah, ayahnya mulai mengajaknya berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai macam persoalan di seputar dunia usaha.
Setelah tamat dari Sekolah Menengah Atas di Jakarta pada 1981, Rachmat Gobel - atas kemauannya sendiri - memilih untuk melanjutkan kuliahnya di Jepang ketimbang di Amerika Serikat. Chuo University di Tokyo,Jepang, menjadi tempat pilihan dirinya dalam menimba ilmu. Keputusan tersebut diambilnya dengan pertimbangan, bahwa dengan belajar di Jepang dirinya tidak hanya akan mendapatkan ilmu, namun juga dapat mempelajari bahasa dan budaya Jepang. Hal ini tentunya akan memperlancar komunikasi dan hubungan dengan rekan utama bisnis Kelompok Usaha Gobel, yaitu Matsushita Group (sekarang Panasonic Group), yang berasal dari negeri matahari terbit itu.
Satu setengah tahun pertama di Jepang, Rachmat Gobel mendalami bahasa negara itu. Empat tahun kemudian ia berhasil menyelesaikan kuliahnya pada jurusan Perdagangan Internasional. Setelah itu ia memutuskan untuk menjalani praktek kerja di kantor pusat Matsushita Group, yang terletak di kota Osaka. Selama dua tahun ia menjalani praktek kerja tersebut dan ditempatkan di berbagai divisi dalam group tersebut.[2] [3]Pada masa menjalani praktek kerja inilah, Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel menghadap sang Khalik tepatnya pada tanggal 21 Juli 1984, dan Rachmat Gobel dipanggil kembali ke tanah air untuk melepas kepergian ayahnya. Musibah tersebut datang beberapa hari setelah peresmian berdirinya Yayasan Pendidikan Matsushita Gobel(sekarang Yayasan Matsushita Gobel), yang merupakan impian almarhum yang baru tercapai.
Pada tahun 1989, Rachmat Gobel secara tetap kembali ke Indonesia dan langsung menduduki posisi Asisten Presiden Direktur di PT. National Gobel (sekarang PT.Panasonic Manafacturing Indonesia). Perusahaan ini merupakan perusahaan joint venture pertama antara pihak Jepang dengan Indonesia di bidang industri manufakturelektronika, yang berdiri pada tahun 1970. Pada tahun 1991 Rachmat secara resmi diangkat menjadi anggota Dewan Direksi yang memiliki kewenangan penuh atas perencanaan manajemen perusahaan. [2] Ia terus berupaya 'mempertahankan' perusahaan warisan ayahnya ini. Ia bukan saja mengelola bisnisnya agar tetap bertahan di tengah masa krisis, namun juga berusaha membangun perusahaan sekaligus membangun tempat kerja bagi banyak orang.[1] Berbekal filosofi pohon pisang dari ayahnya dan filosofi air mengalir dari keran dari Konosuke Matsushita, rekan kerja ayahnya dan juga pendiri Panasonic Corporation - Jepang. Rachmat mampu mejalankan bisnis warisan itu dengan baik. Sehingga, perusahaannya mampu berkembang dan menciptakan berbagai produk yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan pasar.[1]Pada tahun 1993, ia diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur PT. National Gobel (sekarang PT. Panasonic Manufacturing Indonesia) dan Presiden Direktur PT. National Panasonic Gobel (sekarang PT.Panasonic Gobel Indonesia) yang merupakan perusahaan joint venture khusus didirikan untuk menangani pemasaran dan penjualan barang-barang elektronika merek "National – Panasonic - Technic" (sekarang "Panasonic"). Sejak tahun 2002 Rachmat menjabat sebagai Komisaris PT. National Gobel (sekarang PT. Panasonic Manufacturing Indonesia), sedangkan jabatan Komisaris Utama PT. Panasonic Gobel Indonesia diembannya sejak tahun 2004.
Pada awal tahun 90-an, di saat pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang tumbuh dengan pesat, Rachmat Gobel melihat adanya peluang untuk melakukan ekspansi Kelompok Usaha Gobel dengan dimotori oleh perusahaan-perusahaan Matsushita – Gobel (sekarang Panasonic – Gobel). Ekspansi tersebut didasari atas pertimbangan untuk mengembangkan usaha-usaha yang tadinya hanya berorientasi lokal menjadi juga berorientasi ekspor, seiring dengan kebijakan pemerintah saat itu.
Rachmat Gobel juga aktif terlibat menggalakkan pembinaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Atas peran aktif, kesungguhan sikap dan upaya menyukseskan pembinaan serta pengembangan Koperasi dan UKM, pada tanggal 1997 Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil RI menganugerahkan penghargaan "Bakti Koperasi dan Pengusaha Kecil".
Rachmat tidak hanya menuangkan pikiran dalam kegiatan usaha. Sejak 1999 dia mulai aktif di asosiasi pengusaha, saat dipercaya sebagai Ketua Umum Gabungan Perusahaan Industri Elektronika Indonesia (GABEL) periode 1998 – 2003 dan 2003 – 2009. Pada 2010 terpilih sebagai Ketua Umum Federasi Asosiasi-asosiasi Industri Berbasis Elektronika dan Telematika (F-GABEL) untuk periode 2010 – 2014.
Pada 2002, Ketua Umum Kadin Indonesia yang ketika itu dipegang oleh Aburizal Bakrie mempercayai Rachmat Gobel untuk duduk sebagai Ketua Kadin Indonesia Bidang Industri Logam, Mesin, Kimia dan Elektronika. Ketika pergantian kepemimpinan Kadin Indonesia kepada Ketua Umum Mohamad Suleman Hidayat pada Februari 2004, Rachmat tetap dipercaya untuk memegang jabatan strategis sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia - Koordinator Bidang Industri, Teknologi dan Kelautan periode 2004-2008. Pada masa kepemimpinan kedua, Ketua Umum Mohamad Suleman Hidayat, masih mempercayai Rachmat untuk menjabat Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia - Koordinator Bidang Perindustrian, Riset dan Teknologi periode 2008-2010.
Sejak pertama aktif di Kadin Indonesia, Rachmat banyak melakukan kunjungan ke sentra industri di berbagai daerah. Kunjungan ini tidak hanya untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku industri setempat, tapi sekaligus mencarikan jalan pemecahannya.
Bahkan sejak 2006, Rachmat Gobel mulai mendorong tradisi baru bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Mohamad Suleman Hidayat, menggelar serangkaian roundtable discussion dengan asosiasi-asosiasi industri untuk menyusun VISI 2030 dan RoadMap 2010 Industri Nasional. Melalui visi ini diharapkan dapat diciptakan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, untuk meningkatkan Daya Saing Industri Nasional. VISI 2030 dan RoadMap 2010 Industri Nasional, telah diperbaharui menjadiRoadMap 2015. Saat ini Rachmat Gobel menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia - Koordinator Bidang Infrastruktur dan Ketua DPN Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
Pada 2008, secara mengejutkan, Rachmat Gobel dipercaya menjadi mitra strategis Qatar Telecom (Qtel), saat perusahaan Timur Tengah ini mengakuisisi saham PT.Indosat Tbk. Ini prestasi tersendiri, karena kepercayaan itu memberi dia akses lebih luas untuk menggalang jaringan bisnis di tingkat internasional.
Pada tanggal 19 Agustus 2009, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menganugerahkan gelar "Perekayasa Utama Kehormatan dalam Bidang Teknologi Manufaktur" kepada Rachmat Gobel, atas penilaian lembaga ini terhadap pikiran dan tenaganya yang secara konsisten mendorong pengembangan teknologi industri manufaktur di tanah air. Pada tanggal 22 Desember 2009, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI menganugerahkan penghargaan "BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) - Competency Award", atas perannya yang signifikan sebagai tokoh masyarakat dalam menggerakkan, membangun dan meningkatkan kompetensi bangsa.
Sejak 2010 hingga saat ini Rachmat Gobel secara konsisten menyuarakan pentingnya teknologi, industri & produktivitas hijau, melalui serangkaian diskusi/seminar & kunjungan-kunjungan lapangan yang digelar oleh Yayasan Matsushita Gobel, bekerjasama dengan Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI). Pada tanggal 19 April 2009,Asian Productivity Organization (APO), Tokyo, Jepang, menganugerahkan "Asian Productivity Organization Regional Award" kepada Rachmat Gobel, atas penilaian lembaga ini terhadap kontribusinya dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor industri di Indonesia, serta peranannya yang signifikan sebagai pemimpin sektor swasta dalam memperkenalkan pembangunan berkelanjutan melalui produktivitas hijau dan mendorong terjalinnya kemitraan strategis di Asia – Pasific.
Pada tanggal 20 Mei 2010 Rachmat mendapat kepercayaan dari Presiden SBY sebagai salah satu anggota Komite Inovasi Nasional (KIN), suatu komite yang tugasnya membantu Presiden dalam rangka memperkuat sistem inovasi nasional dan mengembangkan budaya inovasi nasional.
Pada tanggal 25 Januari 2012 Rachmat Gobel terpilih sebagai ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) periode 2012-2015.Pada tahun 2012, Rachmat Gobel memperoleh "Special Achievement Award for Extraordinary Leadership and Personal Commitment to Energy Saving and Industry" dari  Majalah bisnis dan ekonomiWARTA EKONOMI, atas prestasi dan kontribusi positifnya dalam memasyaratkan kegiatan hemat energi, serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan.
Tidak sebatas hal terkait dunia usaha, Rachmat Gobel juga telah menyisihkan waktu untuk memberikan apresiasi dan perhatian terhadap berbagai macam bentuk seni budaya tradisional Indonesia, seperti batik, keris, jamu, aneka kerajinan Indonesia lainnya, seni bela diri pencak silat dan seni musik angklung. Berbagai macam usaha ditempuhnya agar seni budaya tradisional dan berbagai kegiatan ekonomi kreatif kita lainnya tersebut, dapat turut bersaing dan tampil di ajang internasional, sehingga mampu menyejajarkan diri dengan seni modern dan hiburan global. Sikap dan langkahnya, riil untuk bangsa ini. Dalam kaitan nasionalisme dan upaya agar citra bangsa kita terangkat, antara lain Rachmat aktor di belakang layar keberhasilan "membujuk" tokoh semacam Bill Gates memakai baju batik saat menemui Presiden SBY. Atas karsa atau tindakannya yang telah mendorong terbentuknya ekonomi kreatif,  pada tahun 2014 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan "Anugerah Dharma Cipta Karsa", sebagai tokoh promosi warisan budaya dan ekonomi kreatif.
Rachmat juga selalu memberikan perhatian khusus kepada perkembangan pembangunan tanah asal leluhurnya Gorontalo, Sulawesi. Atas kepeduliannya, masyarakat setempat menganugerahkan gelar "Ti Bulilango Hunggia" atau "Pemberi Cahaya Negeri" pada tanggal 18 Mei 2000.
Rachmat juga mempunyai perhatian yang luas pada pengembangan sumber daya manusia. Melalui Yayasan Masushita Gobel telah memberikan kontribusi untuk pendidikan tehnik dan kewirausahaan tenaga kerja industri di Indonesia. Yayasan ini berperan sebagai think thank/pusat kajian bagi industri dan mampu berkembang hingga pada tingkatan regional, khususnya dalam mendorong terwujudnya pemerataan ilmu dan pengalaman, guna peningkatan kapabilitas centers of excellence di kawasan ASEAN. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari METI (Ministry of Economy, Trade and Industry) of Japan . Atas peran sertanya tersebut, pada tahun 2002 Rachmat Gobel mendapat anugerah Honorary Doctorate Degree, dari Takushoku University, Tokyo, Jepang.
Jaringannya yang luas di kalangan dunia usaha Jepang dan Indonesia, menempatkan Rachmat Gobel sebagai Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia Jepang (PPIJ) sejak 2006. Pada tahun 2013, Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menganugerahkan "ANTARA Achievement Award", sebagai tokoh penting atas terbinanya hubungan baik Indonesia-Jepang. Hal ini terus berlanjut. Atas kontribusinya dalam mempererat persahabatan Indonesia–Jepang dan meningkatkan kesejahteraan kedua bangsa, pada tahun 2014 Rachmat Gobel mendapat anugerah Honorary Doctorate Degree dari Chuo University, Tokyo, Jepang.
Hingga kini dia juga tercatat masih terlibat aktif dalam berbagai macam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama pada bidang yang terkait pada upaya peningkatan kecerdasan bangsa, peningkatan produktivitas tenaga kerja seperti menjadi Ketua Umum Persatuan Alumni dari Jepang (PERSADA) serta Ketua Umum Yayasan Melati-Sakura (YMS), dan juga bidang kemanusiaan sebagai Wakil Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).
Di bidang olah raga, Rachmat pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2007 – 2011, Ketua Harian Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) periode 2004 - 2008, Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2003 – 2007. Salah satu prestasi gemilang yang pernah dicapai Rachmat adalah saat menjabat Ketua Harian Indonesia SEA GAMES Organizing Committee (INASOC) 2011, sukses dalam penyelenggaraan pesta olah raga ini. Atas kepedulian terhadap pengembangan olah-raga nasional dan prestasinya dalam menyukseskan pelaksanaan 26th SEA Games 2011 tersebut, pada tahun 2012 Rachmat berturut-turut memperoleh "Anugerah Olah-raga Indonesia" dari Tabloid olah-raga BOLA dan "Man of the Year-Seputar Indonesia Award" dariRCTI– Rajawali Citra Televisi Indonesia.
PROFIL MENTERI PERTANIAN ANDI AMRAN SULAIMAN
Minggu, 26 Oktober 2014 18:32 WIB

Tribun Timur
CEO PT Tiran Group Andi Amran Sulaiman MP (46), yang dikabarkan diplot menjadi Menteri Pertanian di Kabinet Jokowi-JK, Minggu (26/10/2014) pagi, bertolak ke Jakarta. 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menunjuk Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Pengumuman dilakukan di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014).
Berikut ini sosok Amran.
NamaDR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, MP
Tempat, Tanggal LahirBone, 27 April 1968
Jabatan terakhirCEO PT Tiran Group
Pendidikan:
SD Impres 10 Mappesangka, BoneSMP Negeri Ponre, BoneSMA Negeri Lappariaja, BoneFakultas Pertanian Unhas 1988-1993 (Penerima Hak Paten/Penemu)Pasca Sarjana Pertanian Unhas 2002-2003 (Cum laude)Program Doktor Ilmu Pertanian Unhas 2008-2012 (Cumlaude)
Kursus dan Seminar:
- Presentase Pengendalian Hama Tikus di Istana Presiden, Jakarta 1996- SUSKALAK-PIM di Pakkatto, Gowa, Sulsel, 1997- Presentase Pengendalian Hama Tikus untuk Kalteng di Istana presiden, Jakarta, 1999- Studi Banding di Singapura, 2002- Seminar Internasional Palm Oil Belt di Malaysia 2002- Studi Banding di Bangkok, Thailand, 2009- Kunjungan ke Sutech Engineering Co. Ltd (Perusahaan perakitan mesin pabrik gula) untuk transaksi pembelian Pabrik Gula dan Erawan Power (Pabrik Gula Terbesar di Thailand), 2014
Surat Penghargaan:
- Hak Paten Alat Empos Tikus "Alpostran" dari Menteri Kehakiman RI, 1995- Surat Izin Khusus Pestisida Tiran 58PS dari Menteri Pertanian RI, 1997- Surat Izin Tetap Pestisida Tiran 58PS dari Menteri Pertanian RI, 1998- Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI, 2007- Penghargaan FKPTPI Award tahun 2011 di Bali.- Surat Izin Tetap Pestisida, Ammikus 65PS dari Menteri Pertanian RI, 2011- Surat Izin Tetap Pestisida Ranmikus 59PS dari Menteri Pertanian RI, 2012- Surat Izin Tetap Pestisida Timikus 64PS dari Menteri Pertanian RI, 2012- Hak Paten Alpostran (Alat Empos Tikus modifikasi) dari Menteri KehakimaN 2014
Keluarga:
Istri: IR. Hj. MartatiAnak:Andi Amar Ma'ruf,Andi Athira,Andi Muh. Anugrah,Andi Humairah

Foto:
 
MUHAMMAD HANIF DHAKIRI
PROFIL BERITA FOTO
Nama Lengkap : Muhammad Hanif Dhakiri
Profesi : -
Tempat Lahir : Semarang
Tanggal Lahir : Selasa, 6 Juni 1972
Zodiac : Gemini
BIOGRAFI
Muhammad Hanif Dhakiri adalah seorang aktivis - politisi muda sekaligus sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa yang mengabdi untuk partai tersebut sejak tahun 1998. Pada April 2005, Hanif yang pernah menjabat sebagai konsultan partai sekaligus trainer dan fasilitator dalam berbagai kegiatan politik PKB ini resmi menduduki jabatan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) untuk periode 2005-2010 disamping menjabat sebagai anggota Lembaga Pendidikan dan Pelatihan tingkat pusat DPP PKB.Dikenal sebagai pemuda yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan kemasyarakatan, pada tahun 2006, Hanif yang juga pernah aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini pun dipercaya untuk memegang jabatan Wakil Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional gerakan Pemuda Partai Kebangkitan Bangsa (DKN Garda Bangsa) Periode 2006-2011, sebuah organisasi sayap pemuda PKB. Karir politik Hanif berawal ketika ia bergabung sebagai aktivis gerakan mahasiswa, di mana ia kemudian menjadi aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat. Pengalaman yang ia dapatkan pada akhirnya mengantarkannya menjadi konsultan independen untuk masalah social dan politik. Diantara berbagai lembaga swadaya masyarakat dan organisasi yang telah menjadi rekan kerja Hanif adalah Friedrich Naumann Stiftung (FNS), International Republican Institute (IRI), National Democratic Institute (NDI), Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI), Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI).Hanif yang pernah menjalankan studi pendidikan S-2nya di Universitas Indonesia ini juga telah menulis beberapa buku dan artikel, di antaranya: Menggagas Fiqh Perburuhan (1999), Paulo Freire, Islam dan Pembebasan (2000), Post-tradisionalisme Islam (2000), Politik Melayani Basis (2001), Menjadi Politisi Manajer (2001), Kiai Kampung dan Demokrasi Lokal (2007), Mengapa Memilih PKB? (2008).Riset dan analisis: Fidelia Fitri
KARIR
Anggota DPR RI (2009)
Staf Khusus Menakertrans (2006
PROFIL MENTERI PU DAN PERUMAHAN RAKYAT BASUKI HADIMULJONO
Minggu, 26 Oktober 2014 21:25 WIB

TRIBUN/DANY PERMANA
Presiden Joko Widodo menyaksikan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla berfoto berslaman dengan calon menteri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2014). Hari ini Presiden Joko Widodo mengumumkan nama-nama calon menteri untuk mengisi Kabinetnya yang diberi nama Kabinet Kerja. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mochamad Basuki Hadimuljonodidaulat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).
Berikut biodata singkat Basuki Hadimuljono:
DATA PRIBADI
Nama Lengkap : DR. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono, M.ScJenis Kelamin : Laki-lakiAgama : IslamTempat/Tanggal Lahir : Surakarta/5 November 1954Alamat Tempat Tinggal : Komp. Pengairan Rawa Semut Blok A/18 Bekasi Timur 17113Pangkat Terakhir : Pembina Utama (IV/e)/TMT:   1 April 2009Jabatan Terakhir : Direktur Jenderal Penataan Ruang, Kementerian Pekerjaan UmumMasa Kerja PNS : 31 Tahun 6 Bulan
PENDIDIKAN FORMAL
Pendidikan Sarjana : Teknik Geologi Universitas Gajah Mada, 1979Pendidikan Pasca Sarjana :Master of Science, Civil Engineering Colorado State University, USA, 1989Doctor of Philosophy, Civil Engineering Colorado State University, USA, 1992            TUGAS KHUSUS NASIONAL
Ketua Kelompok Kerja SDA Rehabilitasi Pasca Tsunami NAD 2004 – 2005Ketua Tim Independen Penanggulangan Kerusakan Jalan Tol Purbaleunyi 2006Anggota Tim Nasional Penanggulangan Kerawanan Pangan Yahukimo – Papua 2006Ketua Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo 2006 – 2007         TANDA PENGHARGAAN
Piagam Penghargaan Pegawai Teladan Departemen Pekerjaan Umum 1995Satyalancana Karya Satya X Tahun 2001Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2003Satyalancana Pembangunan 2003Satyalancana Wirakarya 2005Satyalancana Kesejahteraan Sosial Pasca Tsunami NAD 2005Satyalancana Karya Satya XXX Tahun 2014
Profil Singkat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya

Siti Nurbaya (sumber: Istimewa)
Jakarta - Presiden Joko Widodo, Minggu (26/10) mengumumkan kabinetnya. Siti Nurbaja ditunjuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berikut profil singkatnya:
Nama                            : Siti Nurbaya BakarTempat dan Tanggal Lahir: Jakarta, 28 Agustus 1956 (58 tahun)Pendidikan Terakhir         : Doktor dari Institut Pertanian BogorJabatan Terakhir             : Ketua DPP Partai Nasdem
Penulis: Firda Puri Agustine/FIR
 

Puan Maharani Dituding Jadi Menteri Titipan, Ini Kata Netizen

Minggu, 26 Oktober 2014 20:08 WIB | Septina Arifiani/JIBI/Solopos |
    | 
Solopos.com, SOLO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan Puan Maharani sebagai Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan periode 2014-2019. Namun, kabar tak sedap justru datang sebelum Puan membuktikan kinerjanya, ia dituding menjadi menteri titipan Megawati Soekarnoputri.
Sejak diumumkan, nama Puan Maharani ramai diperbincangkan di dunia maya. Nama Puan hingga saat ini, Minggu (26/10/2014) pukul 19.38 WIB bahkan masuk dalam deretan trending topic Twitter.
Sebagian besar netizen mengomentari status Puan sebagai menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan adalah lantaran titipan dari sang ibu, Megawati Soekarnoputri.
"Lah situ aja ga tau tugas jd mentri apaan, gmn ga dibilang titipan," komentar pemilik akun @vianfs.
"Puan Maharani. Menkotimah (Menteri Koordinasi Titipan Mamah)," kata pemilik akun @DylanSahara.
"blm 24 jam jd menteri, si Puan Maharani udah dbully, coba klo gk bikin statement ke media "bantah bukan titipan" mngkin gk akan separah ini," ujar pemilik akun @LukyPP.
"Puan maharani jadi menteri. oke sippp.. Itu judulnya professional? bukan KKN yaa? ;;)," lanjut pemilik akun @citbyuts.
Walapun banyak netizen yang tak yakin dengan kepemimpinan Puan Maharani, namun ada juga netizen yang optimis cucu Presiden Pertama Indonesia, Soekarno, ini mampu bekerja dengan baik sesuai dengan apa yang diamanatkan kepadanya.
"Selamat Bu Puan Maharani, semoga pemilihan ini atas dasar kepantasan (secara kemampuan) Anda berada di posisi itu," ujar pemilik akun @GurunNevada
"Semoga mbak Puan Maharani lancar deh buat jabatan barunya. Apalagi bidang yang koordinir sangat penting untuk kemajuan bangsa ," lanjut pemilik akun @ekamara16


Download DAFTAR 34 NAMA DAN PROFIL KABINET JOKOWI-JK (Dari beberapa situs ter update).docx

Download Now



Terimakasih telah membaca DAFTAR 34 NAMA DAN PROFIL KABINET JOKOWI-JK (Dari beberapa situs ter update). Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon