September 08, 2016

Bahan belajar


Judul: Bahan belajar
Penulis: Delia Fitri


after a business transaction has been analyzed and entered in a journal ,the next step in the recording process is to transfer the information to
ledger account
owner equity
the company bank
financial statements
management could determine the amounts due from customers by examining which ledger account
supplies
account payable
service revenue
account receivable
if a liabilities increased by 20000 and owners equity increased by 8000 during a period of time then total assets must change by what amount and direction during the same period
28 increased,decreasewhich of the following present key aspect of the process of accounting in the correct chronological order
adams company paid 7 cash in advance for insurance coverage which will begin in the following month.as a result of this event
owners equity decreased by 7
total asset remained the same
which the following describes the process of identifying the econoic events of an organization
selecting the economic activities relevant to a particular organization
quantifying events dolars and cents
keeping a chronological diary of a particular events in an orderly and systematic manner
preparing accounting reports,including financial statements
the current source of gaap in the private sector is the
securities exchange commision
accounting principles board
internal revenue service
financial accounting standards board
as of april 30,2012 ,jilson company has assets of 90 and liabilities of 62 what is the owners equity for jilson company as of april 30 ,2012?
for which of the following accounts is the normal balance a credit
prepaid insurance
account receivable
unearned service revenue
rent expense
which of the following is false with regard to a general journal?
it helps to prevent errors since the debit and credit amounts in an individual entry can be rapidly compared
it discloses in one place the complete effect of a transaction
it provides a chronological record of transaction
it tracks the increases and decreases in an indovidual accountsetelah transaksi bisnis telah dianalisis dan dimasukkan dalam sebuah jurnal, langkah berikutnya dalam proses rekaman untuk mentransfer informasi ke akun buku besar pemilik ekuitas bank perusahaan laporan keuangan manajemen dapat menentukan Piutang pelanggan dengan memeriksa akun buku besar yang persediaan akun hutang pendapatan layanan piutang usaha jika kewajiban meningkat sebesar 20.000 dan pemilik ekuitas meningkat sebesar 8000 selama periode waktu maka total aset harus berubah dengan jumlah apa dan arah pada periode yang sama 28 meningkat, penurunan yang dari aspek kunci ini berikut proses akuntansi dalam urutan kronologis yang benar Perusahaan adams dibayar 7 tunai di muka untuk asuransi yang akan dimulai pada month.as setelah hasil acara ini Pemilik ekuitas mengalami penurunan sebesar 7 total aset tetap sama yang berikut ini menjelaskan proses identifikasi peristiwa econoic organisasi memilih kegiatan ekonomi yang relevan dengan organisasi tertentu mengukur peristiwa dolars dan sen menjaga buku harian kronologis dari peristiwa tertentu secara tertib dan sistematis mempersiapkan laporan akuntansi, termasuk laporan keuangan sumber arus dari GAAP di sektor swasta adalah Bursa Efek commision prinsip akuntansi papan layanan pendapatan internal papan standar akuntansi keuangan pada April 30,2012, perusahaan jilson memiliki aset 90 dan kewajiban dari 62 apa ekuitas pemilik untuk perusahaan jilson pada 30 April 2012? yang dari akun berikut adalah keseimbangan normal kredit asuransi dibayar di muka piutang usaha Pendapatan jasa diterima dimuka beban sewa yang berikut ini adalah palsu berkaitan dengan jurnal umum? hal ini membantu untuk mencegah kesalahan karena jumlah debit dan kredit dalam entri individu dapat cepat dibandingkan itu mengungkapkan di satu tempat efek lengkap transaksi memberikan catatan kronologis transaksi itu melacak kenaikan dan penurunan akun indovidual
financial statement combining the operation of cvs and walgreens would violate the
economic enttiy assumption
cost principles
which of the following entries made to record the payment of 100 on account will cause the trial balance to be out of balance
on august dany arkson buys a copier machine for his bussines and makes this purchase with and cash down payment and issues a note payable for the balance .when journalizing this transacsion he will
list the credit entries first ,which is proper from for this type of transaction
make a compound entry
limited liability is not enjoyed by the owner(s) of a
proprietorship
partnership
corporation
the owners capital column had a beginning total 60 an an ending total of 110 .if the owner withdrew 20 during the period for personal use,net income must have been
laporan keuangan menggabungkan operasi cvs dan walgreens akan melanggar Asumsi enttiy ekonomi prinsip biaya yang dari entri berikut dibuat untuk mencatat pembayaran 100 pada account akan menyebabkan neraca saldo menjadi tidak seimbang pada Agustus dany arkson membeli mesin fotokopi untuk bussines dan membuat pembelian ini dengan uang tunai dan uang muka dan mengeluarkan catatan hutang untuk keseimbangan .when penjurnalan transacsion ini dia akan daftar entri kredit pertama, yang tepat dari untuk jenis transaksi membuat entri senyawa perseroan terbatas tidak dinikmati oleh pemilik (s) dari kepemilikan kemitraan korporasi pemilik modal kolom memiliki awal jumlah 60 an suatu keseluruhan berakhir 110 .if pemilik mundur 20 selama periode untuk penggunaan pribadi, laba bersih pasti
II
peralatan dibeli dengan biaya 7000, tiga bulan, 10% wesel bayar ditandatangani untuk jumlah ini membayar pemasok 1.500 tunai di rekening dibayar 1.800 tunai kepada perusahaan Palmero untuk dapat menyewa persediaan yang dibeli untuk 2500 kas, persediaan yang diperkirakan berlangsung melalui Juli dibayar 300 uang tunai untuk berita harian untuk menjalankan: Iklan minggu terakhir pelanggan ditagih 8000 untuk layanan yang diberikan menerima 5000 dari pelanggan untuk layanan yang diberikan selama seminggu pasokan tambahan dibeli secara kredit dengan biaya 800 dari perusahaan pasokan unggul. persediaan ini akan digunakan selama Juni menerima 11000 dari pelanggan untuk layanan yang akan diberikan pada awal Juni membayar berita mingguan 300 untuk iklan yang akan menjalankan minggu di Juni menerima 4000 pada rekening Pemilik k Paulson menarik 500 untuk penggunaan pribadi k kecil, k paulsons asisten administrasi dibayar 1.800 tunai untuk gajinya
(TAHAP PELAPORAN) laporan keuangan akuntansi
LAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI (PERUSAHAAN JASA)
Ketika kita sudah melakukan transaksi dan transaksi itu telah tercatat dalam persamaan akuntansi, kita bisa langsung menyusun laporan keuangannya. Dalam menyusun laporan keuangan, terdapat beberapa jenis laporan keuangan :1.      Laporan laba / rugi = ikhtisar tentang pendapatan dan beban dari suatu perusahaan selama periode tertentu. Laporan laba / rugi dapat disusun dalam bentuk single step atau multiple step.
a.       (single step)
Pada bentuk ini perhitungan laba / rugi dilakukan dengan cara menjumlahkan semua pendapatan dan menjumlahkan semua beban, kemudian dicari selisihnya. Jika jumlah pendapatan lebih besar daripada jumlah beban akan dihasilkan laba. Jika jumlah pendapatan lebih kecil daripada jumlah beban akan dihasilkan rugi.
Berikut ini adalah format laporannya :
Perusahaan …
Laporan laba / rugi
Periode …
Pendapatan usaha :Pendapatan jasa …xx
Pendapatan … xx +
Total pendapatan usaha xx
Pendapatan di luar usaha :Pendapatan bunga … xx
Pendapatan … xx +
Total pendapatan di luar usaha xx +
Total pendapatan xx
Beban usaha :Beban gaji xx
Beban … xx +
Total beban usaha xx
Beban di luar usaha :Beban bunga xx
Beban … xx +
Total beban di luar usaha xx +
Total beban xx –
Laba / rugi sebelum pajak xx
Beban pajak xx –
Laba / rugi bersih xx
b.      Multiple step
Formatnya :
Perusahaan …
Laporan laba / rugi
Periode …
Pendapatan usaha :Pendapatan jasa …xx
Pendapatan … xx +
Total pendapatan usaha xx
Beban usaha :Beban gaji xx
Beban … xx +
Total beban usaha xx -
Laba / rugi usaha xx
Pendapatan di luar usaha :Pendapatan bunga … xx
Pendapatan … xx +
Total pendapatan di luar usaha xx
Beban di luar usaha :Beban bunga xx
Beban … xx +
Total beban di luar usaha xx –
Laba / rugi di luar usaha xx +/-
Laba / rugi sebelum pajak xx
Beban pajak xx –
Laba / rugi bersih xx
2.      Laporan perubahan modal
Formatnya :Perusahaan …
Laporan laba / rugi
Periode …
Modal awal xx
Investasi tambahan xx
Laba xx +
xxprive xx –
penambah / pengurang modal xx +/-
modal akhir xx
3.      Laporan neraca = laporan mengenai informasi tentang harta, utang, dan modal akhir dalam suatu usaha pada satu waktu tertentu.
Formatnya terdiri dari skontro dan stafel.
a.       Format skontro
Perusahaan …
Laporan neraca
Periode...
Aktiva pasiva
Aktiva lancar :utang lancar :
Kas xxutang usaha xx
Asuransi dibayar di mukaxx utang gaji xx +
Perlengkapan xx + total utang usaha xx
Total aktiva lancar xx
utang jangka panjang :
utang hipotik xx +
Aktiva tetap : total utang xx
Tanah xx modal akhir xx +
Gedung xx total pasiva xx
Akumulasi p. gedung xx -
xxperalatan xx
Akumulasi p. peralatan xx –
xx +
total aktiva tetap xx +
total aktiva xx
total pasiva harus sama dengan aktiva.
b.      Format stafel
Perusahaan …
Laporan neraca
Periode …
Aktiva
Aktiva lancar :Kas xx
Asuransi dibayar di muka xx
Perlengkapan xx +
Total aktiva lancar xx
Aktiva tetap
Tanah xx
Gedung xx
Akumulasi penyusutan gedung xx –
xxperalatanxx
Akumulasi penyusutan peralatan xx –
xx +
total aktiva tetap xx +
total aktiva xx
pasivautang lancar :
utang usaha xx
utang gaji xx +
total utang lancar xx
utang jangka panjang
utang hipotik xx +
total utang xx
modal akhir xx +
total pasiva xx
RUMUS-RUMUS LAPORAN KEUANGAN
Laporan Keuangan
Rumus-Rumus Laba-Rugi
1.   Laba/Rugi Usaha = Total Pendapatan Usaha – Total Beban Usaha
2.   Laba/Rugi di Luar Usaha = Total Pendapatan di Luar Usaha – Total Beban di Luar Usaha
3.   Laba/Rugi Sebelum Pajak = Total seluruh pendapatan – Total seluruh beban
4.   Laba/Rugi Setelah Pajak = Laba/Rugi Sebelum Pajak – Pajak
5.   Laba/Rugi Bersih = Total Pendapatan - Total beban - Pajak
Rumus-Rumus Modal
A1.   Modal Akhir = Modal Awal + Laba Bersih – Prive
A2.   Modal Awal = Modal Akhir – Laba Bersih + Prive
A3.   Prive = Modal Awal + Laba Bersih – Modal Akhir
B1.   Modal Akhir = Modal Awal + Seluruh Pendapatan – Seluruh Beban –  Pajak - Prive
B2.   Modal Awal = Modal Akhir – Seluruh Pendapatan + Seluruh Beban + Pajak + Prive
B3.   Prive = Modal Awal + Seluruh Pendapatan – Seluruh Beban – Pajak - Modal Akhir
Rumus-Rumus Neraca
1.   Aktiva Lancar = Kas + Piutang + Perlengkapan + DDM
2.   Aktiva Tetap = (Mesin – Akum Peny. Mesin) + (Peraltan – Akum Peny. Peraltan) + (Gedung – Akum Peny Gedung) + (Kendaraan – Akum Peny. Kendaraan) + Tanah
3.   Total Aktiva/Harta = Jumlah Aktiva Lancar + Jumlah Aktiva Tetap
4.   Hutang Lancar = Utang usaha + utang Gaji + Utang listrik + Utang sewa + Utang wesel + Dll
5.   Hutang Jangka Panjang = Utang Bank + Utang Hipotik + Utang Obligasi
6.   Total Hutang = Jumlah Utang Lancar + Jumlah Utang Jangka Panjang
7.   Modal = Total Aktiva – Total Hutang
Rumus-Rumus dalam bentuk format laporan
1.   Laporan Laba Rugi
      Pendapatan Usaha                         Rp xx
      Beban Usaha                                    Rpxx _
            Laba /Rugi Usaha                                    Rpxx
      Pendapatan di Luar Usaha          Rpxx
      Beban di Luar Usaha                      Rpxx _
            Laba/Rugi di Luar Usaha                      Rpxx +
      Laba/Rugi Bersih Sebelum Pajak                Rpxx
      Pajak Penghasilan                                          Rpxx _
      Laba/Rugi Bersih Setelah Pajak                  Rpxx
2.   Laporan Perubahan Modal
      Modal Awal                                                  Rpxx
      Laba Bersih Setelah Pajak            Rpxx
      Prive                                            Rpxx _
      Penambahan Modal                                      Rpxx +
      Modal Akhir                                                 Rpxx
3.   Laporan Neraca
      Bentuk Staffel/Laporan:
     
      Aktiva
      Aktiva Lancar
      Kas                                                           Rpxx
      Piutang Usaha/Wesel/Dagang                     Rpxx
      Perlengkapan                                             Rpxx
      ......DDM                                                   Rpxx +
      Jumlah Aktiva Lancar                                           Rpxx
      Aktiva Tetap
      Peralatan                       Rpxx
      Akum Peny Peralatan    Rpxx _
                                                          Rpxx
      Mesin                             Rpxx
      Akum Peny Mesin          Rpxx _
                                                          Rpxx +
      Jumlah Aktiva Tetap                                               Rpxx +
      Total Aktiva                                                            Rpxx
      Pasiva
      Utang Lancar/Jangka Pendek
      Utang Usaha                                     Rpxx
      Utang Wesel                                     Rpxx
      Utang Gaji                                        Rpxx
      Dll                                                    Rpxx +
      Jumlah Utang Jangka Pendek                  Rpxx
      Utang Jangka Panjang
      Utang Bank                                      Rpxx
      Utang Hipotik                                   Rpxx
      Utang Obligasi                                  Rpxx +
      Jumlah Utang Jangka Panjang                  Rpxx +
      Jumlah Utang                                                        Rpxx
      Modal
      Modal............                                                           Rpxx +
      Total Pasiva                                                             Rpxx
Pengertian dan Penjelasan Dasar Akuntansiby darmiansa on Agu.19, 2012, under Ilmu AkuntansiAkuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.B. Fungsi Akuntansi
Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.C. Laporan Dasar Akuntansi
Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja.Pihak Yang Menggunakan dan Membutuhkan Informasi / Laporan Akuntansi – Belajar Ilmu Akutansi / Accounting
1. Pihak Internal
Pihak internal adalah pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.
2. Pihak Eksteral / External
a. InvestorInvestor membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah akan menanamkan modalnya atau tidak. Jika dalam prediksi investor akan memberikan keuntungan yang baik, maka investor akan menyetorkan modal ke perusahaan, dan begitu juga sebaliknya.
b. Pemegang saham / pemilik perusahaanPara pemilik perusahaan yang mempunyai bagian saham perusahaan membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana kemajuan atau kemunduran yang dialami perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang akan semakin besar jika perusahaan untung besar.
c. PemerintahBesarnya pajak yang harus dibayarkan perusahaan atau organisasi kepada pemerintah sebagaian besar berdasarkan atas informasi pada laporan keuangan perusahaan.
d. KrediturJika perusahaan sedang terdesak dan membutuhkan dana segar perusahaan mungkin akan meminjam uang pada kreditor seperti meminjam uang di bank, berhutang barang pada supplyer / pemasok. Kreditur akan memberikan dana jika perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak akan memiliki potensi yang besar untuk merugi.
e. Pihak LainnyaSebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.
 
Macam dan Jenis Perkiraan atau Akun dalam Akuntansi : Harta / Aset / Aktiva, Kewajiban / Hutang / Pasiva dan Modal – Akutansi
A. Harta / Aset / Aktiva
Harta adalah benda baik yang memiliki wujud maupun yang semu yang dimiliki oleh perusahaan. Klaim atas harta yang tidak berwujud disebut ekuitas / equities yang dapat mendatangkan manfaat di masa depan.
1. Harta Lancar / Aktiva Lancar / Current AssetsHarta lancar adalah harta yang berbentuk uang tunai maupun aktiva lainnya yang dapat ditukarkan dengan uang tunai dalam jangka satu tahun.Contoh : piutang dagang, biaya atau beban dibayar di muka, surat berharga, kas, emas batangan, persediaan barang dagang, pendapatan yang akan diterima, dan lain sebagainya.
2. Harta Investasi / Aktiva Ivestasi / Investment AssetsHarta Investasi adalah harta yang diinvestasikan pada produk-produk investasi untuk mendapatkan keuntungan.Contoh : Reksadana, saham, obligasi, dan lain-lain.
3. Harta Tak Berwujud / Intangible AssetsAset tak berwujud adalah harta yang tidak memiliki bentuk tetapi sah dimiliki perusahaan dan dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.Contoh : Merk dagang, hak paten, hak cipta, hak pengusahaan hutan / hph, franchise, goodwill, dan lain sebagainya.
4. Harta Tetap / Aktiva Tetap / Fixed AssetsHarta tetap adalah harta yang menunjang kegiatan operasional perusahaan yang sifatnya permanen kepemilikannya.Contoh : Gedung, mobil, mesin, peralatan dan perlengapan kantor, dan lain-lain.
5. Harta Lainnya / Other AssetsHarta lain adalah perkiraan atau akun yang tidak dapat dikategorikan pada harta atau aset di atas baik dalam bentuk aset tetap, aset investasi, aset tak berwujud dan aset lancar.Contoh : Mesin rusak, uang jaminan, harta yang masih dalam proses kepengurusan yang sah, dan lain-lain.
B. Kewajiban / Hutang / Pasiva / Liabilities
Hutang adalah kewajiban perusahaan pada pihak ketiga untuk melakukan sesuatu yang pada umumnya dalah pembayaran uang, penyerahan barang maupun jasa pada waktu-waktu tertentu. iklan internet murah efektif berkualitas indonesia1. Hutang Lancar / Kewajiban Lancar / Current LiabilitiesHutang lancar adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam tempo satu tahun.Contoh : hutang dagang, beban yang harus dibayar, hutang dagang, hutang pajak, pendapatan diterima di muka, dan lain sebagainya.
2. Hutang Jangka Panjang / Long-Term LiabilitiesHutang jangka panjang adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari setahun.Contoh : Hutang hipotek, hutang obligasi yang jatuh tempo lebih dari setahun, hutang pinjaman jangka panjang, dan lain sebagainya.
3. Hutang lain-lain / Other PayablePerkiraan atau akun ini digunakan untuk mencatat hutang lain yang tidak termasuk pada hutang lancar dan hutang jangka panjang.Contoh : uang jaminan, hutang pada pemegang saham, dan lain sebagainya.
C. Modal / Capital
Modal adalah hak milik atas kekayaan dan harta perusahaan yang berbentuk hutang tak terbatas suatu perusahaan kepada pemilik modal hingga jangka waktu yang tidak terbatas. Rumus modal adalah harta atau aset dikurangi dengan kewajiban atau hutang.Contoh Modal : modal disetor, prive, modal komanditer, laba ditahan, agio saham, saham preferen & biasa, simpanan-simpanan, sisa hasil usaha atau shu, dan lain sebagainya.
Tambahan :- Rumus Aktiva —> Aktiva = Kewajiban + Modal
Proses Akuntansi Dasar – Klarifikasi, Pencatatan, Merangkum, Interpretasi Dan Pelaporan – Pengetahuan Dasar Akutansi
Akutansi memiliki proses yang terdiri dari tahapan-tahapan untuk dapat menghasilkan laporan yang diinginkan dan dilakukan oleh akuntan.
1. Proses Mengklarifikasi Transaksi
Tahap yang awal ini adalah di mana dilakukan suatu pembagian transaksi suatu organisasi atau perusahaan ke dalam jenis-jenis tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya.Contoh seperti membagi transaksi yang masuk ke dalam penjualan, pembelian, pengeluaran kas, penerimaan kas dan lain sebagainya ke dalam masing-masing bagian. Sedangkan untuk transaksi yang jumlahnya kecil dan jarang terjadi bisa sama-sama dimasukkan ke dalam jenis kategori yang sama yaitu transaksi rupa-rupa.
2. Proses Mencatat Dan Merangkum
Setelah melakukan pengklarifikasian data selanjutnya adalah melakukan pencatatan. Masukkan transaksi yang ada ke dalam jurnal yang tepat sesuai urutan transaksi terjadi atau kejadiannya. sumber-sumber yang dapat dijadikan bukti adanya transaksi yaitu seperti kertas-kertas bisnis semacam bon, bill, nota, struk, sertifikat, dan lain sebagainya.
Jurnal yang umumnya ada pada jurnal akuntasi yaitu seperti jurnal penjualan, jurnal pembelian, jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas dan jurnal umum.Setelah transaksi dimasukkan ke dalam jurnal-jurnal yang ada, maka selanjutnya adalah memasukkan jurnal ke dalam buku besar secara berkala. Hasil pemindahan ke dalam buku besar tersebut akan terlihat dari rangkuman neraca percobaan.
3. Proses Menginterpretasikan Dan Melaporkan
Setelah kedua proses di atas dijalankan, maka proses yang terakhir adalah melakukan pembuatan kesimpulan dari kegiatan atau pekerjaan laporan keuangan sebelumnya. Segala hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan diungkapkan pada laporan keuangan tersebut.Dari informasi laporan keuangan baik dalam bentuk laporan rugi laba, laporan modal dan neraca seseorang dapat mengetahui apa yang terjadi pada suatu perusahaan, apakah sudah sesuai dengan tujuan perusahaan dan informasi tersebut dapat menjadi acuan atau pedoman bagi manajemen untuk mengambil keputusan kebijakan pada organisasi perusahaan demi mencapai kondisi yang diinginkan.
 
Memahami Persamaan Akuntansi (Contoh Kasus Sederhana Sehari-Hari)
Dalam belajar akuntansi sangat penting untuk mengetahui persamaan akuntansi, persamaan akuntansi ini sangat berguna dalam penyusunan laporan keuangan. Untuk mempelajari persamaan akuntansi ini cobalah anda lihat Belajar Akuntansi Debet dan Kredit pada Blog http://kalmet.blogspot.com
Dengan menggunakan transaksi sehari-hari dan sederhana sebagaimana yang diuraikan dalam Belajar Akuntansi Debet dan Kredit, maka kita dapat mempelajari bagaimana caranya mencatat transaksi pada sisi debet dan sisi kredit. Berdasarkan yang telah dipelajari dalam catatan Belajar Akuntansi Debet dan Kredit maka dapat kita bentuk persamaan akuntansinya dengan cara sebagai berikut :1. Lihatlah posisi positif pada masing-masing unsur akuntansi sebagaimana yang telah dibahas dalam Belajar Akuntansi Debet dan Kredit, yaitu:
- Aset bertambah berada pada posisi debet- Kewajiban bertambah berada pada posisi kredit- Ekuitas/Modal bertambah berada pada posisi kredit- Pendapatan bertambah berada pada posisi kredit- Biaya/Beban bertambah berada pada posisi debet
2. Dengan melihat tanda positifnya maka dapat kita bentuk persamaan akuntansinya, yaitu unsur akuntansi sisi debet sama dengan unsur akuntansi sisi kredit, dengan persamaan sebagai berikut:
ASET + BIAYA = KEWAJIBAN + MODAL + PENDAPATAN
3. Dalam akuntansi; Aset, Kewajiban dan Modal merupakan komponen Neraca, sedangkan Pendapatan dan Biaya merupakan kelompok Laba (Rugi), atas hal tersebut, maka persamaan akuntansi dapat disederhanakan menjadi
- Kelompok Neraca, dengan persamaan akuntansi sebagai berikut:ASET = KEWAJIBAN + MODAL
Dalam persamaan ini dapat disimpulkan bahwa aset yang kita miliki didapat dari pinjaman dan atau dari modal
- Kelompok Laba (Rugi) dengan persamaan akuntansi sebagai berikut:LABA (RUGI) = PENDAPATAN – BIAYA
Dalam persamaan ini dapat disimpulkan bahwa apabila Pendapatan lebih besar dari Biaya, maka selisihnya diakui sebagai Laba, jika Pendapatan lebih kecil dibandingkan dengan Biaya, maka selisihnya akan diakui sebagai Rugi
4. Hubungan Neraca dengan Laba (Rugi)
Laporan laba (rugi) merupakan transaksi yang dilakukan untuk satu periode tertentu dan hasil dari laba (rugi) akan mempengaruhi modal yang dimiliki.
Hal ini berarti jika kita mengalami laba maka modal yang kita miliki akan bertambah sebesar laba yang diperoleh, sedangkan jika mengalami kerugian maka secara otomatis modal yang kita miliki akan berkurang sebesar kerugian. Dengan demikian persamaan akuntansi untuk modal adalah sebagai berikut
MODAL = MODAL DISETOR + LABA (RUGI)
Kesimpulan:
Persamaan akuntansi Laba (Rugi) adalah sebagai berikut:LABA (RUGI) = PENDAPATAN – BIAYA
Persamaan akuntansi untuk Modal adalah sebagai berikut:MODAL = MODAL DISETOR + LABA (RUGI)
Persamaan akuntansi untuk Neraca adalah sebagai berikut:ASET = KEWAJIBAN + MODAL
 
Belajar Akuntansi Debet dan Kredit (Memahami Konsep Dengan Ilustrasi)
Seringkali kita belajar akuntansi dimulai dari Debet dan Kredit tanpa tahu transaksi apa yang akan di debet dan di kredit, Untuk memahami konsep debet dan kredit sebaiknya dimulai dari ilustrasi transaksi sehari-hari pada diri sendiri.
Untuk memahami konsep debet dan kredit, yang harus kita lakukan adalah :1. Pertama-tama kita harus mengetahui bahwa transaksi dari akuntansi hanya melibatkan 5 (lima) unsur transaksi, yaitu Aset (harta), Kewajiban (utang), Ekuitas/Modal (capital), Pendapatan dan Biaya/Beban.
Dalam memahami pengertian atau definisi atas kelima unsur transaksi tersebut, cobalah dengan menggunakan pengertian sendiri jika definisi atau pendapat yang dikemukakan dari para ahli dalam teori akuntansi cukup membingungkan. Untuk definisi kelima unsur tersebut, saya coba mendefiniskan secara sederhana definisi dari kelima unsur akuntansi sebagai berikut:
Aset adalah semua kekayaan yang kita miliki, baik yang ada pada diri sendiri maupun tagihan pada pihak lain, aset yang kita miliki dapat berasal dari usaha sendiri ataupun pinjaman dari pihak lain tidak termasuk aset dari sewaKewajiban adalah suatu komitmen kita untuk membayar kepada pihak lain sebagai akibat pinjaman yang kita terimaModal adalah penyertaan atau pemberian dari diri sendiri atau pihak lain untuk memulai usaha atau dalam rangka menambah usaha.Pendapatan adalah penerimaan atas penyerahan jasa atau barangBiaya/Beban adalah pengeluaran aset atau aset yang akan dikeluarkan sehubungan dengan jasa yang kita terima atau pengeluaran atas kegiatan usaha yang kita lakukan
2. Tanamkan dalam diri kita bahwa dalam akuntansi, setiap transaksi debet harus diikuti oleh transaksi kredit sebagai lawannya
3. Dengan transaksi yang sederhana buatlah konsep debet dan kredit yang terkait dengan 5 (lima) unsur akuntansi, dengan cara sebagai berikut:
a. Contoh 1: Misalnya terdapat penerimaan uang gaji bulan Januari 2010 sebesar Rp 5.000.000,-
Atas transaksi tersebut, cobalah kita pikirkan apa yang kita terima? dan kenapa kita terima?
Yang kita terima adalah uang (kas) sebesar Rp 5.000.000,-
Kemudian tentukanlah uang termasuk bagian dari apa diantara kelima unsur akuntansi diatas
Dengan menggunakan definisi dari kelima unsur akuntansi diatas, kita dapat simpulkan bahwa uang adalah bagian dari Aset atau Harta.Setelah itu kita harus mengetahui kenapa kita menerima uang?Jawabannya adalah: Kita menerima uang, karena kita telah memberikan jasa sehingga kita memperoleh penghasilan, Dengan menggunakan definisi dari kelima unsur akuntansi diatas, kita dapat simpulkan bahwa penghasilan dalam transaksi tersebut masuk kedalam unsur pendapatan.
Dalam contoh transaksi diatas, kita bisa nyatakan bahwa "Aset" mengalami penambahan berupa uang, disisi lain "Pendapatan" juga bertambah karena ada jasa yang kita berikan.Setelah kita mengetahui unsur akuntansinya Sekarang cobalah kita tentukan Debet dan Kredit atas transaksi diatas.
Dalam transaksi diatas kita sudah mengetahui ada dua unsur yang terlibat yaitu Aset dan Pendapatan, dari kedua unsur tersebut cobalah kita tentukan mana yang debet dan mana yang kredit?
Dalam catatan ini saya akan menentukan untuk debet adalah ASET, dengan demikian yang dicatat sebagai kredit adalah PENDAPATAN
Atas transaksi tersebut kita dapat simpulkan sebagai berikut:o Aset bertambah dan pendapatan bertambaho Apabila aset bertambah maka akan dicatat disebelah DEBETo Apabila Pendapatan bertambah maka akan dicatat disebelah KREDIT
Dengan kesimpulan diatas; mulai sekarang apabila ingin mempelajari konsep debet dan kredit dalam akuntansi, cobalah tanamkan dalam diri kita bahwa apabila Aset Bertambah maka akan dicatat disebelah debet dan apabila berkurang akan dicatat disebelah kredit. Untuk pendapatan; apabila Pendapatan Bertambah akan dicatat disebelah kredit dan apabila berkurang akan dicatat disebelah Debet.
b. Contoh 2: Misalnya kita ingin membeli kendaraan senilai Rp 100.000.000,-, secara kredit.
Dari transaksi tersebut dapat kita bayangkan apa yang kita terima? dan dengan cara apa kita terima?
Yang kita terima adalah kendaraan, dan berdasarkan kelima unsur akuntansi diatas dapat kita simpulkan bahwa kendaraan merupakan bagian dari Aset
Untuk memiliki kendaraan tersebut kita membeli secara kredit, ini artinya bahwa kita mempunyai utang yang harus dibayar. Utang dalam kelima unsur akuntansi diatas masuk dalam kelompok Kewajiban
Dalam contoh transaksi ini, kita bisa nyatakan bahwa "Aset" mengalami penambahan berupa kendaraan, disisi lain "Kewajiban" juga bertambah karena ada utang yang harus dibayar sebagai akibat kredit kendaraan.Setelah kita mengetahui unsur akuntansinya Sekarang cobalah kita tentukan Debet dan Kredit atas transaksi diatas.
Dalam transaksi diatas kita sudah mengetahui ada dua unsur yang terlibat yaitu Aset dan Kewajiban, dari kedua unsur tersebut cobalah kita tentukan mana yang debet dan mana yang kredit?
Seperti sudah ditentukan pada contoh 1 diatas, bahwa ASET apabila bertambah akan dicatat di sebelah DEBET, dengan demikian kita harus menyepakati bahwa KEWAJIBAN apabila bertambah harus di catat disebelah KREDIT
Atas transaksi ini kita dapat simpulkan sebagai berikut:o Aset bertambah dan Kewajiban bertambaho Apabila aset bertambah maka akan dicatat disebelah DEBETo Apabila Kewajiban bertambah maka akan dicatat disebelah KREDIT
Dengan kesimpulan diatas; mulai sekarang kita sudah mengetahuai apabila Kewajiban Bertambah akan dicatat disebelah kredit dan apabila berkurang akan dicatat disebelah Debet.
c. Contoh 3; misalnya, kita akan membuka usaha dalam bidang rental komputer, modal yang kita punya hanya berupa satu unit komputer seharga Rp 10.000.000,-
Dari transaksi tersebut dapat kita bayangkan apa yang kita punya untuk membuka usaha rental komputer?
Disini dapat kita jelaskan bahwa yang kita punya untuk menjalankan usaha rental komputer adalah sebuah komputer dan berdasarkan kelima unsur akuntansi diatas dapat kita simpulkan bahwa komputer merupakan bagian dari Aset
Seperti sudah dinyatakan diatas bahwa komputer yang dipakai untuk usaha tersebut adalah milik seseorang yang membuka usaha, dengan kata lain komputer tersebut berupa modal
Dalam contoh transaksi ini, kita bisa nyatakan bahwa "Aset" mengalami penambahan berupa komputer, disisi lain "Modal" juga bertambah karena ada tambahan modal dari pemilik berupa komputer.
Setelah kita mengetahui unsur akuntansinya Sekarang cobalah kita tentukan Debet dan Kredit atas transaksi diatas.
Dalam transaksi diatas kita sudah mengetahui ada dua unsur yang terlibat yaitu Aset dan Modal, dari kedua unsur tersebut cobalah kita tentukan mana yang debet dan mana yang kredit?
Seperti sudah ditentukan pada contoh 1 dan contoh 2 diatas, bahwa ASET apabila bertambah akan dicatat di sebelah DEBET, dengan demikian kita harus menyepakati bahwa MODAL apabila bertambah harus di catat disebelah KREDIT
Atas transaksi ini kita dapat simpulkan sebagai berikut:o Aset bertambah dan Modal bertambaho Apabila Aset bertambah maka akan dicatat disebelah DEBETo Apabila Modal bertambah maka akan dicatat disebelah KREDIT
Dengan kesimpulan diatas; mulai sekarang kita sudah mengetahuai apabila Modal Bertambah akan dicatat disebelah kredit dan apabila berkurang akan dicatat disebelah Debet.
d. Contoh 4; misalnya, untuk berangkat kerja kita membutuhkan ongkos untuk angkutan umum, katakanlah sebesar Rp 5.000,- perhari
Dari transaksi ini kita dapat simpulkan bahwa untuk berangkat kerja kita harus mengeluarkan uang untuk ongkos angkutan umum sebesar Rp 5.000,- hal ini berarti apabila kita menggunakan jasa angkutan umum maka ada tambahan beban/biaya yang harus dikeluarkan
Sehubungan ada beban/biaya yang harus kita keluarkan untuk jasa angkutan umum, maka terdapat kas/uang yang harus dikeluarkan sebesar Rp 5.000,-
Dari transaksi ini dapat kita nyatakan bahwa Beban/Biaya akan bertambah sebesar Rp 5.000,- sebagai akibat penggunaan jasa angkutan umum, disisi lain kas/uang akan berkurang sebesar Rp 5.000,- yang digunakan untuk pembayaran jasa angkutan umum
Beban/Biaya jasa angkutan umum masuk kedalam kelompok Beban/Biaya, sedangkan kas/uang masuk kedalam kelompok Aset
Setelah kita mengetahui unsur akuntansinya Sekarang cobalah kita tentukan Debet dan Kredit atas transaksi diatas.
Dalam transaksi diatas kita sudah mengetahui ada dua unsur yang terlibat yaitu Aset dan Beban/Biaya, dari kedua unsur tersebut cobalah kita tentukan mana yang debet dan mana yang kredit?
Seperti sudah diketahui pada contoh 1, contoh 2 dan contoh 3 diatas, bahwa apabila ASET berkurang akan dicatat di sebelah KREDIT, dengan demikian kita harus menyepakati bahwa BEBAN/BIAYA apabila bertambah harus di catat disebelah DEBET
Atas transaksi ini kita dapat simpulkan sebagai berikut:o Aset berkurang dan Beban/Biaya bertambaho Apabila Aset berkurang maka akan dicatat disebelah KREDITo Apabila Beban/Biaya bertambah maka akan dicatat disebelah DEBET
Dengan kesimpulan diatas; mulai sekarang kita sudah mengetahuai apabila Beban/Biaya Bertambah akan dicatat disebelah DEBET dan apabila berkurang akan dicatat disebelah KREDIT.
Dari ke empat contoh transaksi akuntansi diatas dapat diambil kesimpulan secara umum sebagai berikut:
- ASET apabila bertambah akan dicatat disebelah Debet dan apabila berkurang akan dicatat disebelah kredit- PENDAPATAN apabila bertambah akan dicatat disebelah Kredit dan apabila berkurang akan dicatat disebelah Debet- KEWAJIBAN apabila bertambah akan dicatat disebelah Kredit dan apabila berkurang akan dicatat disebelah Debet- MODAL apabila bertambah akan dicatat disebelah Kredit dan apabila berkurang akan dicatat disebelah Debet- BEBAN/BIAYA apabila bertambah akan dicatat disebelah Debet dasn apabila berkurang akan dicatat disebelah Kredit
Demikian Catatan dari Saya untuk konsep Debet dan Kredit dalam Akuntansi.


Download Bahan belajar.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca Bahan belajar. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon