September 06, 2016

akuntansi Leasing


Judul: akuntansi Leasing
Penulis: Anto Andreawan


PENGERTIAN

L
easing adalah segala kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal yang penggunaanya diserahkan pada suatu perusahaan,melalui pembayaran secara berkala dalam jangka waktu tertentu.Lease(sewa guna usaha) adalah kontrak yang menetapkan syarat –syarat pengalihan hak pengalihan harta atau aktiva kepada lease oleh pemiliknya ,yaitu Leasor.Dalam kegiatan leasing ada dua pihak yang terkait langsung:
Perusahaan yang kegiatanya melakukan pembiyaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan perusahaan lain.Jenis perusahaan demikian disebut Perusahaan Sewa Guna Usaha(Leasing Company). Selanjutnya bertindak sebagai pihak yang menyewa atau sebagai Lessor.
Perusahaan yang menerima hak untuk menggunakan barang-barang modal,bertindak sebagai Penyewa Guna Usaha atau di sebut Lesee.
KEUNTUNGAN LEASING DARI SEGI EKONOMI
KEUNTUNGAN LEASING DARI SEGI EKONOMI
Tanpa ada uang muka.sebagian terbesar pembelian harta yang di biayai dengan menuntut agar sebagian dari harga beli di bayar langsung oleh peminjam pada saat transaksi di lakukan.Hal ini member perlindungan tambahan bagi kreditor apabila terjadi kemacetan pembayaran dan pengembalian aktiva : Sebaliknya,kontraklease seringkali di buat sedemikian rupa sehingga 100 % nilai aktiva dibiayai melalui Lease. Aspek ini membuat Leasing menjadi alternative yang menarik bagi Perusahaan yang tidak memiliki kas yang cukup untuk membayar Uang muka atau perusahaan yang ingin menggunakan modal yang tersedia untuk tujuan operasi serta investasi yang lain.
Menghindari resiko pemilikan. Ada banyak resiko dalam pemilihan harta. Resiko ini meliputi kerugian karena bencana,keausan,kondisi perekonomian yang berubah,dan kerusakan fisik.Lesse boleh menghentikan lease,meskipun biasanya dikenakan denda tertentu,dan dengan demikian menghindari penanggungan resiko dari kejadian ini. Keluwesan ini sangat penting bagi perusahaan dimana inovasi dan perubahan Teknologi membuat kegunaan dan fasilitas tertentu menjadi sangat tidak pasti.
ILUSTRASI KASUS LEASING

Pada tanggal 1 januari 1997,PT Rima (lessor0 dan PT.Rina (Lessee) menandatangani perjanjian SGU . Ketentuan-ketentuan SGU yang telah di sepakati,sebagai berikut :
Jangka waktu SGU adalah 5 tahun . Perjanjian SGU tidak dapat di batalkan .Pembayaran sewa tahunan dimulai awal tahun (dasar anuitas) masing-masing sebesar Rp. 51.963,24
Nilai wajar aktiva SGU pada inception of the lease adalah Rp. 200.000 dengan taksiran umur ekonomis 5 tahun,tanpa nilai residu
PT.Rina membayar kos eksekutori secara langsung kepada pihak ketiga,kecuali untuk pajak kekayaan Rp.4.000 per tahun,yang termasuk dalam pembayaran tahunan(poin a)
Perjanjian SGU tidak berisi opsi untuk memperbarui dan lesse di harapkan mengembalikan aktiva kepada lessor pada akhir masa SGU
Tingkat bunga inkriminasi lessee sebesar 11 % per tahun
Lesse mendepresiasi aktiva serupa dengan dasar garis lurus
Lessor menentukan sewa tahunan untuk mendapatkan tingkat return sebesar 10 % per tahun: kondisi ini di ketahui oleh lessee
Jawab
Berdasar kodisi di atas perjanjian SGU memenuhi klasifikasi sebagai capital leasel,sebab memenuhi criteria :
Jangka waktu lease 5 tahun ;umur ekonomis aktiva SGU 5 tahun ;memenuhi uji periode 75 %
Nilai sekarang pembayaran lease minimum melebihi 90 %dari nilai wajar aktiva SGU.
Jumlah pembayaran lease minimum= Rp.963,24 x 5
=Rp. 259.816,20
Jumlah kapitalisasi aktiva SGU sama dengan nilai tunai pembayaran lease minimum dengan mengeluarkan jumlah kos eksekutori (Rp. 4.000)
Tingkat bunga nyang di gunakan adalah tingkat bunga implicit(lessor) sebesar 10 %
Jumlah Kapitalisasi= (Rp. 51. 963,24- Rp. 4.000)x PV Anuity
Due ; (5 tahun ;I = 10%)
= Rp. 47.963,24 x 4,16986]
= Rp. 200.000
Jurnal yang perlu di buat PT Rina (Lessee) pada tanggal 1 januari 1996 adalah :
Biaya pajak kekayaan Rp 4.000
Utang SGURp 47.9634,24
KasRp. 51.963,24
Total bunga yang di bayar selama waktu SGU adalah Rp. 59.816,20 merupakan beda antara nila tunai pembayaran sewa ( Rp.200.00,00) dengan kas actual yang di keluarkan ( Rp.258.816,20).Berdasarkan metode bunga efektif, maka biaya bunga tahunan merupakan fungsi utang SGU yang beredar ,seperti tampak pada table berikut :
Tanggal Sewa
Tahunan (a) Kos
Eksekutori(b) Biaya Bunga
10 % © Amortisasi
Utang SGU (d) Utang SGU (e)
1/1/97 200,000.00
1/1/98 51,963.24 4,000 0 47,963.24 152,036.76
1/1/99 51,963.24 4,000 15,203.68 32,759.56 119,277.20
1/1/99 51,963.24 4,000 11,927.17 36,035.52 83,241.68
1/1/00 51,963.24 4,000 8,324.72 39,639.07 43,602.61
1/1/01 51,963.24 4,000 4,360.26 43,602.61 0.00
Total 259,816.2 20,000 39,815.83 200,000 -


Download akuntansi Leasing.docx

Download Now



Terimakasih telah membaca akuntansi Leasing. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat


Tinggalkan Komentar
EmoticonEmoticon